Home
>
News
>
Publication
>
CPI AS Melemah, Prospek Pelonggaran Moneter Topang Emas
CPI AS Melemah, Prospek Pelonggaran Moneter Topang Emas
Wednesday, 14 January 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1645

-0.08%

GBPUSD

1.3428

-0.08%

AUDUSD

0.6689

-0.18%

NZDUSD

0.5743

-0.23%

USDJPY

159.06

0.25%

USDCHF

0.8000

0.20%

USDCAD

1.3880

0.13%

GOLDUD

4591.49

0.63%

USD/IDR

16,870

0.00%

Fokus Emas:

  1. Pelemahan inflasi AS dan implikasinya terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed
  2. Risiko geopolitik dan isu independensi Federal Reserve 

Rabu, 14 Januari 2026 – Harga emas naik pada level US$4.591 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Indeks Harga Konsumen (CPI) inti AS tercatat naik 0,2% MoM dan 2,6% YoY pada Desember, di bawah konsensus pasar masing-masing 0,3% dan 2,7%. Data tersebut memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk mulai memangkas suku bunga tahun ini yang menjadi sentimen yang umumnya positif bagi emas.

Dari sisi kebijakan moneter, The Fed diperkirakan tetap menahan suku bunga pada pertemuan 27–28 Januari, meskipun pasar kini mengantisipasi dua kali pemangkasan suku bunga sepanjang 2026. Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan dorongan agar suku bunga diturunkan lebih agresif pasca rilis data inflasi. Ke depan, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data penjualan ritel AS dan inflasi produsen (PPI) yang berpotensi mempengaruhi ekspektasi suku bunga dan volatilitas emas dalam jangka pendek.

Selain faktor moneter, sentimen emas turut ditopang meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve. Isu penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell kembali menjadi sorotan dan memicu kehati-hatian pasar. Di ranah geopolitik, ancaman Trump untuk mengenakan tarif 25% terhadap negara-negara yang masih berdagang dengan Iran, eskalasi konflik Rusia–Ukraina, serta gejolak politik di Timur Tengah menjaga minat investor pada aset safe haven. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.559 hingga $4.531, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.624 hingga $4.661. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.466, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.726.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:01am

USD

30-y Bond Auction

4.83|2.4

-

4.77|2.4

2:00am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

2:00am

USD

Federal Budget Balance

-144.7B

-144.5B

-173.3B

4:00am

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

4:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

8:30pm

USD

Core PPI m/m

-

0.2%

-

8:30pm

USD

Core Retail Sales m/m

-

0.4%

0.4%

8:30pm

USD

PPI m/m

-

0.2%

-

8:30pm

USD

Retail Sales m/m

-

0.5%

0.0%

8:30pm

USD

Current Account

-

-235B

-251B

Oct Data

USD

Core PPI m/m

-

-

0.1%

Oct Data

USD

PPI m/m

-

-

0.3%

9:50pm

USD

FOMC Member Paulson Speaks

-

-

-

10:00pm

USD

Business Inventories m/m

-

0.1%

0.2%

10:00pm

USD

Existing Home Sales

-

4.21M

4.13M

10:00pm

USD

FOMC Member Miran Speaks

-

-

-

10:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

-1.7M

-3.8M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788