| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08900 | 0.05% |
GBPUSD | 1.29310 | 0.04% |
AUDUSD | 0.66420 | -0.11% |
NZDUSD | 0.59800 | -0.25% |
USDJPY | 157.010 | -0.18% |
USDCHF | 0.88950 | -0.02% |
USDCAD | 1.37520 | 0.06% |
GOLDUD | 2,396.580 | 0.18% |
COFU | 78.27 | 0.32% |
USD/IDR | 16,210 | -0.12% |
Selasa, 23 Juli 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat didukung oleh langkah mengejutkan bank sentral China yang menurunkan suku bunga pinjaman, dan ketegangan geopolitik di Gaza. Selain itu, fokus pasar juga tertuju pada rilisnya laporan stok API.
Bank sentral China pada hari Senin mengumumkan pemangkasan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Agustus 2023 dengan menurunkan suku bunga pinjaman untuk jangka pendek menjadi 3,35% dari sebelumnya 3,45%, dan untuk jangka panjang diturunkan menjadi 3,85% dari 3,95%. Keputusan bank sentral tersebut mengisyaratkan keseriusan pemerintah China untuk mendorong pemulihan ekonomi guna mencapai target pertumbuhan yang diharapkan.
Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, ketegangan geopolitik di jalur Gaza yang belum mereda semakin membuat harapan gencatan senjata kian meredup. Petugas medis Gaza pada hari Senin melaporkan sedikitnya 200 orang terluka dan 70 orang tewas dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh pasukan Israel di wilayah Khan Younis. Serangan tersebut dilakukan setelah pihak militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru. Presiden AS Joe Biden dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis di Gedung Putih untuk kembali membahas upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, kata seorang pejabat AS pada hari Senin.
Sementara itu, perusahaan energi negara terbesar di Ukraina, Naftogaz, berencana meningkatkan produksi gas menjadi 15 miliar kubik dan 2 juta ton minyak pada tahun ini, kata CEO Naftogaz, Oleksiy Chernyshov, pada hari Senin.
Untuk indikator yang dipantau pasar dalam waktu dekat adalah rilisnya laporan stok minyak mentah versi grup industri API pada hari Selasa, yang biasanya dijadikan referensi untuk melihat gambaran awal arah permintaan di pasar energi AS.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $81 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
21:00 | USA - Existing Home Sales |
| 3.99M | 4.11M |
21:00 | USA - Richmond Fed Manufacturing Index |
| -7 | -10 |