Home
>
News
>
Publication
>
China Tolak Keras Tarif Baru UE, Pergerakan Minyak Ikut Tertahan
China Tolak Keras Tarif Baru UE, Pergerakan Minyak Ikut Tertahan
Wednesday, 30 October 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08180

0.02%

GBPUSD

1.30150

0.04%

AUDUSD

0.65600

-0.11%

NZDUSD

0.59710

-0.13%

USDJPY

153.350

0.03%

USDCHF

0.86750

0.05%

USDCAD

1.39140

0.04%

GOLDUD

2,774.560

0.19%

COFU

67.47

-0.01%

USD/IDR

15,735

-0.06%

Fokus Crude Oil:

  • Kementerian Perdagangan China tegaskan tidak setuju ataupun menerima keputusan tarif tambahan baru UE.
  • Aramco proyeksikan permintaan minyak global akan mencapai rata-rata 104,5 juta barel per hari pada tahun 2024.

***********************************************************

Rabu, 30 Oktober 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dan tertahan di bawah level $70 per barel. Meningkatnya tensi antara China dengan Uni Eropa yang berpotensi mengarah pada perang dagang baru membebani harga minyak. Meski demikian, pandangan optimis Aramco, ancaman Israel terhadap Hizbullah, dan laporan API membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Rencana Uni Eropa untuk menetapkan tarif tambahan baru pada kendaraan listrik buatan China memicu kehawatiran akan meningkatkan ketegangan antar kedua negara ekonomi utama yang berpotensi mengarah pada perang dagang baru. Komisi Eropa pada hari Selasa menyetujui secara resmi akan menetapkan tarif tambahan mulai dari 7,8% untuk Tesla hingga 35,3% untuk SAIC produksi China, di atas bea masuk mobil standar UE sebesar 10%, dan mulai berlaku resmi pada hari Rabu. Kamar Dagang China menyatakan sangat kecewa atas tindakan yang diambil Uni Eropa tersebut, bahkan Kementerian Perdagangan China merilis sebuah pernyataan pada hari Rabu yang menegaskan bahwa China tidak setuju dan tidak menerima putusan tersebut.

Sementara itu, Saudi Aramco melihat bahwa saat ini kondisi pasar minyak dalam kondisi seimbang dan estimasi permintaan akan mencapai rata-rata 104,5 juta barel per hari pada tahun ini, di mana untuk kuartal keempat diperkirakan mendekati 106 juta barel per hari, kata Amin Nasser, CEO perusahaan minyak raksasa Saudi pada hari Selasa. Selain itu, Nasser juga optimis bahwa meskipun peningkatan kendaraan listrik dan situasi ekonomi China berdampak kecil pada permintaan minyak, namun masih ada pertumbuhan yang terlihat di negara importir minyak terbesar pertama dunia itu.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, Israel mengisyaratkan untuk meningkatkan serangan ke Lebanon pasca penunjukkan Naim Qassem sebagai pemimpin baru kelompok Hizbullah pada hari Selasa. Di hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant merespon dengan melontarkan komentar bahwa pengangkatan Qassem hanya akan bersifat sementara dan masa jabatannya tidak akan lama. Gallant juga menegaskan tidak ada solusi lain untuk Lebanon kecuali membubarkan kelompok Hizbullah.

Dari sisi pasokan, laporan mingguan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin turun masing-masing sebesar 573 ribu barel dan 282 ribu barel. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan laporan resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $70 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $65 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:15

USA - ADP Employment Change

 

115K

143K

19:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

 

3%

3%

21:00

USA - Pending Home Sales MoM

 

1.1%

0.6%

21:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

2.3M

5.474M

21:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

0.6M

0.878M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788