Home
>
News
>
Publication
>
China Mulai Investigasi Anti-Dumping, Minyak Ikut Terkerek Turun
China Mulai Investigasi Anti-Dumping, Minyak Ikut Terkerek Turun
Friday, 19 July 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08990

-0.11%

GBPUSD

1.29410

-0.05%

AUDUSD

0.67040

-0.03%

NZDUSD

0.60430

-0.23%

USDJPY

157.370

0.04%

USDCHF

0.88710

0.16%

USDCAD

1.37040

0.03%

GOLDUD

2,443.050

-0.56%

COFU

80.88

-0.38%

USD/IDR

16,160

0.34%

Fokus Crude Oil:

  • China memasukkan perusahaan Denmark, Belanda, dan Spanyol sebagai target awal penyelidikan anti-dumping impor UE.
  • Presiden Fed San Francisco melihat masih butuh lebih banyak keyakinan terkait inflasi sebelum menurunkan suku bunga.

***********************************************************

Jumat, 19 Juli 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak bearish dibebani oleh sinyal awal dimulainya perang dagang UE dengan China. Selain itu, sikap hati-hati The Fed dalam keputusan terkait suku bunga turut memberikan tekanan pada harga minyak.

Kementerian Perdagangan China pada hari Kamis mengumumkan dimulainya investigasi awal untuk anti-dumping impor daging babi UE dengan menggunakan sampel dari perusahaan pengolah daging asal Denmark, Belanda, dan Spanyol. Ketiga negara tersebut merupakan pemasok utama daging babi UE ke China. Selain itu, para eksekutif dari perusahaan cognac Prancis dan pejabat UE pada hari Kamis menghadiri sidang awal penyelidikan anti-dumping China terhadap minuman keras asal UE tersebut. Penyelidikan anti-dumping sebagai tindakan balasan yang diambil oleh China tersebut berpotensi menjadi tanda awal dimulainya perang dagang antar kedua negara.

Turut membebani pergerakan lebih lanjut, Presiden Federal Reserve Bank San Francisco Mary Daly pada hari Kamis mengatakan bahwa stabilitas harga saat ini belum tercapai, sehingga butuh lebih banyak keyakinan bahwa inflasi telah kembali ke target The Fed sebesar 2% sebelum menyerukan penurunan suku bunga. The Fed dijadwalkan akan mengadakan pertemuan pada akhir bulan Juli.

Sementara itu, potensi eskalasi tensi antara Israel dengan Lebanon semakin menguat yang memicu kekhawatiran akan membuat wilayah konflik di Timur Tengah makin meluas. Dalam salah satu dari beberapa serangan di desa perbatasan Safad El Battikh dan Jmaijmeh, Lebanon selatan, Israel berhasil membunuh dua komandan lapangan pasukan elit Radwan, kata militer Israel dan dua sumber keamanan pada hari Kamis.

Dari OPEC dilaporkan bahwa dalam pertemuan tingkat menteri OPEC+ skala kecil yang dijadwalkan berlangsung secara online pada 1 Agustus mendatang hanya akan fokus untuk meninjau situasi pasar, dan diperkirakan tidak akan merekomendasikan perubahan kebijakan produksi aliansi, ungkap tiga sumber pada hari Kamis.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $78 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:40

USA - Fed Williams Speech

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788