| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0404 | -0.04% |
GBPUSD | 1.2533 | -0.08% |
AUDUSD | 0.6247 | -0.10% |
NZDUSD | 0.5648 | -0.04% |
USDJPY | 157.13 | 0.06% |
USDCHF | 0.8985 | 0.09% |
USDCAD | 1.4370 | 0.07% |
GOLDUD | 2612.92 | -0.10% |
USD/IDR | 16150 | 0.22% |
Fokus USDJPY:
Selasa, 24 Desember 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY naik ke zona 157.13 di tengah Risalah Rapat Bank of Japan bulan Oktober yang dirilis hari Selasa ini menegaskan kembali kemungkinan kenaikan suku bunga secara bertahap jika tren inflasi sesuai dengan ekspektasi. Sementara, Federal Reserve (The Fed) mengisyaratkan perlambatan laju pelonggaran moneter tahun depan.
Bank of Japan (BOJ) dalam rapat Oktober 2024 menunjukkan tekad untuk menaikkan suku bunga jika kondisi ekonomi memenuhi ekspektasi. Namun, para pembuat kebijakan menekankan pentingnya berhati-hati, mengingat ketidakpastian terkait kebijakan ekonomi AS di bawah pemerintahan baru. Risalah rapat tersebut mencatat adanya risiko dari volatilitas pasar dan kemungkinan perubahan kebijakan besar dari AS yang dapat mempengaruhi prospek ekonomi Jepang. Meskipun terdapat risiko eksternal, BOJ tetap optimis terhadap perkembangan ekonomi domestik, terutama karena prospek kenaikan upah yang diperkirakan akan mendukung konsumsi dan mendekatkan Jepang pada target inflasi 2%. Negosiasi upah pada musim semi mendatang diperkirakan akan memperkuat tren ini, memberikan dorongan lebih lanjut bagi pertumbuhan ekonomi domestik.
Pada pertemuan sebelumnya, BOJ mempertahankan suku bunga di level 0,25% pada pertemuan Oktober dan Desember, dengan proyeksi inflasi tetap berada di sekitar target 2% dalam beberapa tahun mendatang. Namun, keputusan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut akan dilakukan dengan hati-hati, mempertimbangkan data terbaru dan dinamika pasar global. Risalah rapat mencatat pandangan sebagian besar anggota bahwa suku bunga harus dinaikkan secara bertahap. Hal ini penting mengingat Jepang belum pernah melewati tingkat suku bunga 0,5% dalam tiga dekade terakhir.
Di sisi Dolar AS, Dolar menguat pada hari Selasa karena prospek suku bunga AS yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama tetap menjadi perhatian utama para pelaku pasar, meskipun terdapat data yang mengecewakan dari indeks Keyakinan Konsumen AS versi Conference Board, yang turun menjadi 104,7 dari sebelumnya 111,7. Selain itu, Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan November lebih lemah dari yang diproyeksikan. Pesanan Barang Tahan Lama baru turun 1,1%, lebih cepat dari perkiraan 0,4%. Pada bulan Oktober, pesanan baru untuk barang tahan lama naik 0,8%, direvisi lebih tinggi dari 0,2%. Menjelang kembalinya Presiden terpilih AS Donald Trump ke Gedung Putih pada bulan Januari, bank sentral global telah melakukannya mendesak hati-hati mengenai jalur suku bunga mereka karena ketidakpastian mengenai bagaimana tarif yang direncanakan Trump, pajak yang lebih rendah, dan pembatasan imigrasi dapat mempengaruhi kebijakan.
Harga pada pasangan mata uang USDJPY naik. Support terdekatnya di zona 156.60 dan resistance terdekatnya di zona 157.65 Support lanjutan di zona 156.25 dan dilanjutkan ke zona 155.83 Resistance lanjutan di zona 157.96 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 160.30
EURUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.0404 di tengah Dolar menguat sementara euro melemah pada akhir perdagangan Senin, karena pergerakan pasar ditentukan oleh pertemuan bank sentral global baru-baru ini yang menetapkan ekspektasi akan adanya perbedaan jalur penurunan suku bunga pada tahun depan. Di sisi lain, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengatakan zona euro semakin dekat mencapai sasaran inflasi jangka menengah ECB. Support terdekatnya di zona 1.0400 dan resistance terdekatnya di zona 1.0450.
GBPUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.2533 di tengah data yang dirilis pada hari Senin merevisi lebih rendah tingkat pertumbuhan Inggris untuk kuartal ketiga tahun ini, meningkatkan kekhawatiran atas prospek ekonomi Inggris. Office for National Statistics (ONS) melaporkan bahwa ekonomi tetap stagnan pada kuartal ketiga, dibandingkan dengan pertumbuhan 0,4% pada periode April-Juni dan lebih rendah dari ekspansi 0,1% yang diperkirakan sebelumnya. Bank of England pekan lalu memperkirakan bahwa perekonomian tidak akan tumbuh pada kuartal keempat. Namun biaya pinjaman tetap ditahan karena risiko yang masih ditimbulkan oleh inflasi. Support terdekatnya di zona 1.2500 dan resistance terdekatnya di zona 1.2590.
AUDUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.6247. Reserve Bank of Australia (RBA) menerbitkan Risalah Rapat kebijakan moneter bulan Desember pada hari Selasa, menyoroti bahwa dewan telah mendapatkan keyakinan akan inflasi sejak rapat sebelumnya, namun risiko-risiko masih ada. Kebijakan harus "cukup ketat" sampai ada keyakinan mengenai inflasi. Selain itu, Gubernur Reserve Bank of Australia Michele Bullock menyoroti kekuatan pasar tenaga kerja yang terus berlanjut sebagai alasan utama mengapa RBA lebih lambat daripada negara-negara lain untuk memulai siklus pelonggaran moneter. Support terdekatnya di zona 0.6190 dan resistance terdekatnya di zona 0.6280
NZDUSD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.5648. Data ekonomi selandia baru pada pertemuan sebelumnya menunjukan PDB Selandia Baru mengalami kontraksi 1,0% dari kuartal ke kuartal di Kuartal III, sedikit membaik dari revisi kontraksi 1,1% di Kuartal II tetapi lebih buruk dari penurunan 0,4% yang diantisipasi. Secara tahunan, PDB menyusut 1,5% di Kuartal III, penurunan yang lebih tajam dibandingkan dengan kontraksi 0,5% sebelumnya dan jauh di bawah penurunan 0,4% yang diprakirakan. Pelaku pasar menilai data ini sebagai ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter yang lebih agresif oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) dengan memperhitungkan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan RBNZ di bulan Februari. Support terdekatnya di area 0.5590 dan resistance terdekatnya di zona 0.5670.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.4370. Di sisi Kanada, kinerja Loonie tetap melemah meskipun data Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan untuk bulan Oktober lebih baik dari proyeksi. Ekonomi Kanada ekspansi 0,3%, lebih cepat dari estimasi 0,1% dan rilis sebelumnya 0,2%, direvisi lebih tinggi dari 0,1%. Di sisi lain, risalah pertemuan terbaru Bank of Canada yang menunjukkan beberapa anggota menyukai memotong suku bunga yang lebih kecil. Keputusan Bank Kanada Menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada 11 Desember merupakan sebuah keputusan yang sulit dilakukan, dengan beberapa anggota dewan pemerintahan berpendapat bahwa pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin lebih tepat, menurut risalah rapat. Support terdekatnya di zona 1.4350 dan resistance terdekatnya di zona 1.4425.
USDCHF – Pergerakan mata uang ini naik ke zona 0.8985 di tengah penguatan Dolar AS akibat ekspektasi pasar tetap tertuju pada ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melakukan penurunan suku bunga dengan hati-hati pada tahun 2025. Dot plot The Fed terbaru menunjukkan bahwa para pejabat secara kolektif melihat Federal Funds rate menuju 3,9% pada tahun 2025. Di sisi Swiss, pelaku pasar memperkirakan bahwa Swiss National Bank (SNB) kemungkinan melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut di tengah kekhawatiran inflasi berada di bawah target 2% bank. Sebelumnya, SNB telah menurunkan suku bunga sebesar 125 basis poin (bp) tahun ini menjadi 0,5%. Support terdekatnya di zona 0.8960 dan resistance terdekatnya di zona 0.8999
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||
1:30 | CAD - BOC Summary of Deliberations | - | - | - | |||
6:50 | JPY - Monetary Policy Meeting Minutes | - | - | - | |||
7:30 | AUD - Monetary Policy Meeting Minutes | - | - | - | |||
12:00 | JPY - BOJ Core CPI y/y | - | 1.5% | 1.5% | |||
22:00 | USD - Richmond Manufacturing Index | - | -10 | -14 | |||