Home
>
News
>
Publication
>
BoJ Memperdebatkan Kemungkinan Suku Bunga Lanjutan Topang Kenaikan USDJPY
BoJ Memperdebatkan Kemungkinan Suku Bunga Lanjutan Topang Kenaikan USDJPY
Thursday, 08 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0921

-0.04%

GBPUSD

1.2690

-0.04%

AUDUSD

0.6516

0.32%

NZDUSD

0.5993

0.17%

USDJPY

146.65

0.02%

USDCHF

0.8616

0.15%

USDCAD

1.3759

-0.20%

GOLDUD

2381.98

-0.05%

USD/IDR

16000

-0.16%

Fokus USDJPY:

  1. Terdapat pejabat BoJ yang melihat tingkat netral sebesar 1%
  2. BOJ menaikkan suku bunga pada pertemuan 30-31 Juli, menyusun rencana pengurangan obligasi 

Kamis, 8 Agustus 2024 – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 146.65 akibat penguatan kinerja Dolar AS meskipun terdapat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan tingkat suku bunga The Fed dan rilisnya ringkasan opini pertemuan BoJ pada hari ini serta komentar dovish salah satu pejabat BoJ.

Ringkasan opini pada hari Kamis menunjukan beberapa pengambil kebijakan di Bank of Japan pada bulan lalu menyerukan agar bank sentral terus menaikkan suku bunga, dan salah satu pengambil kebijakan mengatakan suku bunga pada akhirnya harus berada di kisaran 1%. Selain itu, sembilan anggota dewan memperdebatkan memperdebatkan risiko bahwa kenaikan biaya impor dan kenaikan upah yang stabil dapat mendorong inflasi lebih dari yang diharapkan, ringkasan tersebut menunjukkan, menyoroti meningkatnya perasaan di dewan bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan lebih banyak. Pengambil kebijakan lain meminta BOJ untuk terus menaikkan suku bunga secara tepat waktu dan bertahap akibat kebijakan tingkat biaya pinjaman yang tidak mendinginkan atau memanaskan perekonomian tampaknya setidaknya berada di sekitar 1%, ringkasan tersebut menunjukkan. Di sisi lain, Pada hari Rabu, Deputi Gubernur BoJ, Uchida, mengatakan, "Saya percaya bahwa bank perlu mempertahankan pelonggaran moneter dengan tingkat suku bunga kebijakan saat ini untuk saat ini, dengan perkembangan di pasar keuangan dan pasar modal dalam dan luar negeri yang sangat tidak stabil." Uchida menyarankan agar BoJ tidak menaikkan suku bunga jika pasar tidak stabil.

Pada pertemuan sebelumnya saat 31 Juli, Bank of Japan secara mengejutkan menaikan target kebijakan jangka pendeknya menjadi 0,25%, tertinggi dalam 15 tahun, dari kisaran nol hingga 0,1% serta merilis rencana untuk mengurangi pembelian aset dalam jumlah besar sebagai perubahan penting dari program stimulus yang telah berlangsung selama satu dekade.

Di sisi Dolar AS, kinerja Dolar AS meningkat meskipun ekspektasi para pelaku pasar telah memperhitungkan kemungkinan penurunan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin dan kemungkinan penurunan lanjutan lagi di bulan lainnya di tengah kekhawatiran terhadap ekonomi AS. Fokus pasar saat ini menunggu Klaim Tunjangan Pengangguran Awal mingguan AS pada hari Kamis untuk mendapatkan dorongan baru. Laporan ini dapat memberikan konfirmasi mengenai kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja di Amerika Serikat.

Harga pada pasangan mata uang USDJPY meningkat. Support terdekatnya di zona 149.23 dan resistance terdekatnya di zona 149.65 Support lanjutan di zona 148.80 dan dilanjutkan ke zona 148.50 Resistance lanjutan di zona 150.10 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 150.60

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0910. Pasangan mata uang Euro masih berada dalam tekanan akibat Imbal hasil obligasi Treasury AS melanjutkan kenaikan semalam, yang merupakan kenaikan terbesar sejak awal Juni, dan membantu USD pulih. Disisi lain, pandangan suram Bank Sentral Eropa (ECB) terhadap prospek ekonomi Zona Euro turut menekan kinerja mata uang ini. Meskipun demikian, data makro Jerman yang optimis menawarkan beberapa dukungan terhadap harga spot dan membantu membatasi penurunan lebih lanjut. Produksi industri Jerman meningkat sebesar 1,4% pada bulan Juni setelah turun sebesar 3,1% pada bulan Mei. Meskipun angka produksinya optimis, angka ekspor menunjukkan gambaran yang lebih suram, yang menandakan berkurangnya permintaan global. Ekspor ke UE turun 3,4% di bulan Juni, sementara impor meningkat 1,0%. Ekspor kawasan Euro turun 3,2% di bulan Juni, sementara impor dari kawasan Euro turun 0,3%. Ekspor ke negara-negara non-UE turun 3,5% di bulan Juni, sementara impor turun 0,4%. Support terdekatnya di zona 1.0880 dan resistance terdekatnya di zona 1.0990.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2670. Melemahnya performa asset Poundsterling masih tertekan oleh penguatan yang terjadi pada mata uang Dolar Amerika (USD) menyusul meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih agresif yang dimulai pada bulan September setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah pada bulan Juli meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya resesi di AS. Disisi domestik, Pound Sterling (GBP) menghadapi tantangan karena Bank of England (BoE) menerapkan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin yang banyak diantisipasi pada pertemuan bulan Agustus. Selain itu, ekspektasi pasar kini mencakup kemungkinan penurunan suku bunga BoE dua kali lagi sebesar seperempat poin pada bulan Desember. Support terdekatnya di areal 1.2630 dan resistance terdekatnya di zona 1.2770.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6550. Penguatan pada kinerja mata uang Aussie masih didapat dari Keputusan suku bunga stabil RBA yang disepakati pada Selasa lalu. Gubernur Bullock menegaskan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk menurunkan suku bunga, sehingga mengamankan posisi Dolar Australia. Karena prospek ekonomi Australia yang beragam dan sikap hawkish RBA, pasar kini memperkirakan pelonggaran hanya sebesar 25bps pada tahun 2024. Reserve Bank of Australia dengan tegas mempertahankan suku bunga pada 4,35%, memperkuat bahwa "Dewan tidak mengesampingkan atau mengesampingkan apa pun.” RBA juga menggarisbawahi perlunya kewaspadaan terhadap risiko kenaikan inflasi. Gubernur Bullock mengklarifikasi bahwa "Dewan memang mempertimbangkan kenaikan suku bunga" dan penurunan suku bunga "tidak ada dalam agenda dalam waktu dekat." Dia menambahkan bahwa ekspektasi penurunan suku bunga "sedikit terlalu tinggi." Support terdekatnya di zona 0.6470 dan resistance terdekatnya di zona 0.6620.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6000. Pasangan mata uang Kiwi didukung oleh Pasar tenaga kerja Selandia Baru telah mereda karena kenaikan suku bunga dan pasar bersiap menghadapi laporan pekerjaan yang lemah pada kuartal kedua. Sebaliknya, pertumbuhan lapangan kerja kembali pulih dan angka pengangguran lebih rendah dari perkiraan, sehingga membuat dolar Selandia Baru menguat tajam. Pertumbuhan lapangan kerja meningkat sebesar 0,4% pada kuartal kedua, naik dari -0,2% pada Q1 dan di atas perkiraan pasar sebesar -0,2%. Tingkat pengangguran meningkat dari 4,4% menjadi 4,6%, sedikit di bawah perkiraan pasar sebesar 4,7%. Ini merupakan level tertinggi sejak kuartal pertama tahun 2021, namun investor senang karena angka tersebut lebih rendah dari perkiraan. Dari sisi data negara rekanan utama Selandia Baru membawa kabar positif untuk pasangan mata uang ini, Neraca Perdagangan Tiongkok pada bulan Juli, dalam Yuan Tiongkok, adalah CNY601,98 miliar, turun dari CNY703,77 miliar pada bulan Juni. Impor negara tersebut meningkat sebesar 6,6% YoY di bulan Juli dari -0,6% yang tercatat di bulan Juni, sementara ekspor naik sebesar 6,5% YoY vs. 10,7% yang terlihat di bulan Juni. Penting untuk dicatat bahwa Tiongkok adalah mitra dagang penting Selandia Baru, dan Kiwi sensitif terhadap data Tiongkok. Support terdekatnya di areal 0.5940 dan resistance terdekatnya di zona 0.6050.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3759 di tengah akibat meningkatnya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah dan penurunan stok minyak mentah mendorong harga minyak mentah dan mengangkat Loonie yang terkait dengan komoditas. Selain itu, pada hari Rabu, BoC merilis risalah rapat dari pertemuan baru-baru ini yang menunjukan bahwa para anggota melihat adanya risiko bahwa belanja konsumen akan jauh lebih lemah dari yang diharapkan pada tahun 2025 dan 2026. Risalah rapat tersebut mengamati bahwa tekanan pasar tenaga kerja telah mereda dan bahwa ekonomi berkembang sebagian besar seperti yang diharapkan, meskipun penciptaan lapangan kerja lebih lambat pada populasi usia kerja.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8616 terdorong oleh kinerja Dolar AS. Di sisi Swiss, data ekonomi pada hari Selasa menunjukan Penjualan Ritel Riil secara tak terduga turun 2,2% year-on-year di bulan Juni, tidak sesuai dengan ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,5% dan mengikuti revisi penurunan 0,2% di bulan Mei. Angka ini merupakan kontraksi penjualan ritel selama dua bulan berturut-turut. Data ekonomi lainnya menunjukan Tingkat Pengangguran Swiss tetap stabil di 2,3% pada basis non-musiman yang disesuaikan, tidak berubah dari tiga bulan sebelumnya. Namun, tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman sedikit meningkat menjadi 2,5%, naik dari 2,4% sebelumnya.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

0:01

USD - 10-y Bond Auction

3.96|2.3

-

4.28|2.6

0:30

CAD - BOC Summary of Deliberations

-

-

-

2:00

USD - Consumer Credit m/m

8.9B

9.8B

13.9B

6:01

GBP - RICS House Price Balance

-19%

-12%

-17%

6:50

JPY - Bank Lending y/y

3.2%

3.2%

3.20%

6:50

JPY - BOJ Summary of OpinionsQ

-

-

-

6:50

JPY - Current Account

1.78T

2.34T

2.41T

9:40

AUD - RBA Gov Bullock Speaks

-

-

-

10:00

NZD - Inflation Expectations q/q

-

-

2.33%

12:00

JPY - Economy Watchers Sentiment

-

47.4

47.0

19:30

USD - Unemployment Claims

-

241K

249K

21:00

USD - Final Wholesale Inventories m/m

-

0.2%

0.2%

Tentative

USD - Mortgage Delinquencies

-

-

0.0

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788