Home
>
News
>
Publication
>
Blinken Optimis Kesepakatan Gaza Hampir Rampung, Harga Minyak Jadi Meredup
Blinken Optimis Kesepakatan Gaza Hampir Rampung, Harga Minyak Jadi Meredup
Friday, 06 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.11090

0.02%

GBPUSD

1.31760

0.08%

AUDUSD

0.67350

0.07%

NZDUSD

0.62230

0.10%

USDJPY

143.440

-0.13%

USDCHF

0.84390

-0.07%

USDCAD

1.35010

-0.01%

GOLDUD

2,516.600

0.09%

COFU

69.33

-0.10%

USD/IDR

15,380

-0.03%

Fokus Crude Oil:

  • Blinken melihat para pihak telah 90% setujui dengan isi kesepakatan Gaza, hanya beberapa isu yang tersisa.
  • OPEC+ sepakat mulai tingkatkan output sebesar 189.000 bph pada bulan Desember, dan ditingkatkan menjadi 207.000 bph pada Januari.

***********************************************************

Jumat, 06 September 2024 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari meningkatnya ekspektasi akan segera tercapainya kesepakatan Gaza, dan melonjaknya pasokan minyak dari Venezuela ke pasar global. Meski demikian, keputusan OPEC+ untuk menunda kenaikan produksi, dan laporan EIA membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Kamis secara optimis mengatakan bahwa 90% isi kesepakatan telah disetujui oleh Israel dan Hamas, sehingga hanya tersisa beberapa isu untuk dapat mencapai kesepakatan yang telah melalui negosiasi selama berbulan-bulan. Blinken juga menambahkan dalam beberapa hari mendatang akan dilakukan pertemuan kembali antara AS, para mediator (Qatar dan Mesir), Israel dan Hamas untuk menyelesaikan isu-isu yang masih tersisa itu.

Turut membebani pergerakan harga, ekspor minyak Venezuela bulan Agustus dilaporkan mencapai rata-rata hampir 885.000 bph, lebih tinggi 50% dari bulan Juli dan 62% lebih besar dari periode yang sama tahun lalu, ungkap data pelacakan kapal tanker. Ada sebanyak 51 kargo yang memuat minyak dan bahan bakar dari Venezuela ditujukan ke Asia sebagai tujuan utama, disusul oleh AS, Eropa, dan Kuba, tambah data tersebut.

Sementara itu, dalam upaya untuk mendukung pasar minyak di tengah penurunan harga dan bahan bakar, aliansi OPEC+ pada hari Kamis mengumumkan keputusan terkait rencana menambah produksi sebesar 189.000 bph yang akan dimulai pada bulan Oktober, ditunda pelaksanaannya hingga bulan Desember, kemudian akan ditingkatkan menjadi 207.000 bph pada bulan Januari. Meski demikian, sumber delegasi mengisyaratkan bahwa dalam pertemuan juga disepakati fleksibilitas untuk menghentikan sementara atau membalikkan penyesuaian tersebut jika diperlukan.

Dari sisi pasokan, badan statistik EIA pada Kamis malam merilis laporan stok terbaru yang menunjukkan persediaan minyak mentah merosot turun sebesar 6,9 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Agustus, jauh melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 1,1 juta barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $73 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $67 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Non Farm Payrolls

 

160K

114K

19:30

USA - Unemployment Rate

 

4.2%

4.3%

19:45

USA - Fed Williams Speech

 

 

 

22:00

USA - Fed Waller Speech

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788