| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0768 | 0.05% |
GBPUSD | 1.2599 | 0.06% |
AUDUSD | 0.6522 | 0.12% |
NZDUSD | 0.6095 | 0.07% |
USDJPY | 149.92 | -0.08% |
USDCHF | 0.8794 | -0.14% |
USDCAD | 1.3464 | -0.03% |
GOLDUD | 2004.19 | 0.08% |
COFU | 77.63 | 0.08% |
USD/IDR | 15644 | 0.13% |
Jumat, 16 Februari 2024 – Harga minyak mentah mengalami kenaikan pada pagi ini ke level $77.63 didukung oleh melemahnya dolar akibat penjualan ritel AS yang melemah mendukung ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik Timur Tengah.
Pada hari Kamis, Penjualan Ritel AS untuk bulan Januari turun 0,8% MoM dari kenaikan 0,4% pada pembacaan sebelumnya, di bawah konsensus pasar yang turun 0,1%. Meskipun demikian, suku bunga yang lebih rendah telah menyebabkan harga minyak naik yang berarti lebih banyak permintaan untuk minyak karena aktivitas meningkat dengan biaya yang lebih rendah. setelah data Penjualan Ritel AS yang lebih lemah dari prakiraan meningkatkan harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan segera mulai menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
Sementara itu, dalam berita yang beredar, Israel melancarkan serangan udara yang ekstensif dan mematikan di Lebanon selatan pada hari Rabu, sebagai tanggapan atas serangan rudal mematikan di Israel utara. Para pemimpin Israel telah memperingatkan bahwa mereka akan mengambil tindakan militer yang jauh lebih kuat di Lebanon jika kekerasan lintas batas terus berlanjut.
Di sisi lain, International Energy Agency (IEA) memperkirakan bahwa minyak mentah akan berlebih pada tahun 2024. IEA menyatakan bahwa konsumsi minyak global akan meningkat sebesar 1,2 juta bph pada tahun 2024, hampir setengah dari laju yang terlihat pada tahun lalu. Dari sisi pasokan, IEA memperkirakan pasokan akan tumbuh sebesar 1,7 juta barel per hari pada tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,5 juta barel per hari.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $84.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $77.50 per barel.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
1:15 | USD - FOMC Member Waller Speaks | - | - | - | |||||
20:30 | USD - Core PPI m/m | - | 0.1% | 0.0% | |||||
20:30 | USD - PPI m/m | - | 0.1% | -0.1% | |||||
20:30 | USD - Building Permits | - | 1.51M | 1.49M | |||||
22:00 | USD - Prelim UoM Consumer Sentiment | - | 80.0 | 79.0 | |||||
22:00 | USD - Prelim UoM Inflation Expectations | - | - | 2.9% | |||||