| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,1117 | -0,22% |
GBPUSD | 1,3211 | -0,22% |
AUDUSD | 0,6763 | 0,15% |
NZDUSD | 0,6209 | 0,10% |
USDJPY | 142,27 | 0,93% |
USDCHF | 0,8463 | 0,37% |
USDCAD | 1,3600 | 0,13% |
GOLDUD | 2558,57 | -0,33% |
USD/IDR | 15320 | 0,03% |
Fokus Emas:
Kamis, 19 September 2024 – Harga emas turun ke zona $2558 per troy ons pasca keputusan penurunan suku bunga The Fed dalam pertemuan kebijakannya pada hari Rabu (18/9). Langkah tersebut mencerminkan keyakinan The Fed bahwa tekanan inflasi telah mereda dan akan terus bergerak turun menuju target 2%, sehingga memungkinkan adanya pelonggaran moneter yang lebih agresif untuk mendukung pasar tenaga kerja yang cenderung melemah selama beberapa waktu ke belakang.
The Fed menerapkan penurunan suku bunga dalam level yang lebih besar ke kisaran 4,75%-5,00%. Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan sebuah pergeseran dalam pendekatan yang dilakukan oleh bank sentral AS dengan fokus untuk menghindari pelemahan di pasar tenaga kerja. Para pembuat kebijakan The Fed juga memperkirakan bahwa suku bunga acuan akan turun sebesar setengah poin persentase pada akhir tahun ini, satu poin persentase penuh pada akhir tahun 2025, dan setengah poin persentase pada akhir tahun 2026 menyusul rilisnya Ringkasan Proyeksi Ekonomi The Fed terkini yang menyatakan bahwa indeks personal consumption expenditures (PCE) AS diproyeksikan turun menjadi 2,3% pada akhir tahun 2024 dan tren penurunan akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2025 menjadi 2,1%. Kemudian, pertumbuhan ekonomi AS diproyeksikan tumbuh sebesar 2,1% hingga akhir tahun 2024 dan berada di level 2% pada akhir tahun 2025. Selain itu, tingkat pengangguran diprediksi akan meningkat ke level 4,4% pada akhir tahun 2024 dan bertahan dalam level yang sama hingga akhir tahun 2025.
Sementara itu, kepemilikan surat berharga AS oleh asing pada bulan Juli meningkat menjadi sebesar $8,339 triliun, dari sebelumnya berada di angka $8,211 triliun pada bulan Juni, dan berhasil mencapai rekor tertinggi menurut data terkini yang dirilis oleh The Fed dan Departemen Keuangan AS. Kondisi tersebut mencerminkan kepercayaan investor asing terhadap stabilitas surat utang pemerintah AS di tengah membaiknya kondisi perekonomian negara tersebut. Saat ini, Jepang menjadi negara dengan total nilai kepemilikan surat berharga AS terbesar, yaitu sebesar $1,116 triliun. Merespon beberapa data ekonomi AS yang dirilis, berbagai sentimen memengaruhi fluktuasi harga emas pada hari perdagangan kemarin sehingga membuat investor cenderung menunggu data ekonomi AS kedepannya dan membuat harga emas pada hari ini tertekan. Harga emas pada hari perdagangan sebelumnya juga sempat menyentuh all time high di level $2600 sehingga membuat investor melakukan aksi ambil untung.
Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2545 dan resistance terdekat berada di area $2590. Support terjauhnya berada di area $2530 hingga ke area $2500, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2600 hingga ke area $2620.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
1:00 | US - Federal Funds Rate | 5.00% | 5.25% | 5.50% | |||||
1:00 | US - FOMC Economic Projections | - | - | - | |||||
1:00 | US - FOMC Statement | - | - | - | |||||
1:00 | US - FOMC Press Conference | - | - | - | |||||
19:30 | US - Unemployment Claims | - | 230K | 230K | |||||
19:30 | US - Philly Fed Manufacturing Index | - | -0.8 | -7.0 | |||||
21:00 | US - Existing Home Sales | - | 3.90M | 3.95M | |||||