| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1655 | 0.21% |
GBPUSD | 1.3434 | 0.14% |
AUDUSD | 0.6511 | 0.26% |
NZDUSD | 0.5943 | 0.47% |
USDJPY | 147.10 | -0.26% |
USDCHF | 0.8063 | -0.11% |
USDCAD | 1.3749 | -0.13% |
GOLDUD | 3,400.40 | 0.27% |
COFU | 63.85 | 0.03% |
USD/IDR | 16,307 | -0.13% |
Jumat, 08 Agustus 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkonsolidasi dibayangi oleh beragam sentimen di pasar. Isyarat Israel untuk merebut seluruh Gaza dan sanksi lebih lanjut dari AS terhadap Iran menjadi katalis positif bagi harga minyak. Di sisi lain, potensi tarif lebih lanjut dari AS terhadap India, dan harapan gencatan senjata di Ukraina membatasi pergerakan harga minyak.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis mengatakan kabinet keamanan Israel telah menyetujui proposalnya untuk mengambil alih kendali militer atas seluruh Gaza. Namun, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak ingin menjadi badan pemerintahan di Gaza, dan ia berencana menyerahkan kepada pasukan Arab untuk memerintah wilayah tersebut, tanpa merinci lebih lanjut mengenai pengaturan tata kelola atau negara Arab mana yang dimaksud.
Turut mendukung harga, Departemen Keuangan AS pada hari Kamis menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran yang menargetkan 18 entitas dan individu, dengan tuduhan sebagai jaringan yang membantu Iran menghindari sanksi dan menghasilkan pendapatan. Sanksi lebih lanjut dari AS tersebut berpotensi memperketat pasokan minyak Iran ke pasar global.
Sementara itu, perusahaan penyulingan minyak terbesar di India, Indian Oil Corp, telah membeli 5 juta barel minyak mentah untuk pengiriman Oktober, kata sumber perdagangan. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan mendorong Trump untuk semakin meningkatkan tekanan tarif lebih lanjut terhadap India yang mengarah pada konflik tarif antara kedua negara konsumen minyak utama dunia itu.
Menambah tekanan pada harga, Kremlin pada hari Kamis mengonfirmasi Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu Trump dalam beberapa hari mendatang, meningkatkan harapan akan berakhirnya perang di Ukraina secara diplomatik.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $66 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $61 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
- | N/A | - | - | - |