| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1,1080 | -0,07% |
GBPUSD | 1,3114 | -0,03% |
AUDUSD | 0,6656 | -0,09% |
NZDUSD | 0,6172 | -0,18% |
USDJPY | 142,22 | 0,45% |
USDCHF | 0,8433 | 0,21% |
USDCAD | 1,3570 | 0,07% |
GOLDUD | 2496,82 | -0,09% |
USD/IDR | 15450 | 0,13% |
Fokus Emas:
Senin, 09 September 2024 – Harga emas kembali merosot ke zona $2496 per troy ons pasca People's Bank of China (PBOC), yang merupakan bank sentral negara Cina, kembali menunda pembelian emasnya pada bulan Agustus lalu. Isu terkait keseimbangan pasokan dan permintaan emas di Cina, yang merupakan salah satu negara pembeli emas terbesar di dunia, kembali menciptakan fluktuasi dalam harga emas di pasar. Sementara itu, rilisnya data ketenagakaerjaan AS terkini kembali membuat spekulasi pasar mengarah pada pemangkasan suku bunga dilakukan dalam level yang lebih kecil, sehingga berpengaruh terhadap merosotnya harga emas pada pagi hari ini.
PBOC kembali melanjutkan tren penghentian pembelian emas sebagai cadangan devisanya. Keputusan penghentian pembelian emas ini telah berlangsung selama empat bulan terakhir, membuat cadangan emas Cina tidak berubah berdasarkan data resmi yang dirilis pada hari Sabtu (7/9). Sebelum menghentikan pembeliannya, PBOC merupakan pembeli tunggal emas terbesar di dunia pada tahun 2023 pasca melakukan pembelian emas selama delapan belas bulan berturut-turut. Keputusan PBOC untuk menghentikan pembelian emasnya telah membuat permintaan investor dari Cina terhadap emas melemah selama sejak bulan Mei lalu. Saat ini, meskipun PBOC telah membuat kebijakan untuk mengeluarkan kuota impor emas bagi beberapa bank di Cina pada bulan Agustus kemarin, permintaan terhadap emas dari sektor ritel masih cenderung lesu akibat harga yang tinggi dan sentimen konsumen yang lemah.
Sementara itu, pasar tenaga kerja AS menunjukkan peningkatan pada bulan Agustus, meskipun cenderung tidak signifikan, pasca rilisnya data terkini yang menunjukkan bahwa penurunan pada tingkat pengangguran dan peningkatan pada perubahan ketenagakerjaan swasta non-pertanian masih berada di bawah ekspektasi. Rilisnya data ketenagakerjaan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja dari Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Jumat (6/9) kemarin menunjukkan bahwa tingkat pengangguran untuk bulan Agustus lalu turun dan berada di level 4,2%, setelah sebelumnya berada di level 4,3% pada bulan Juli. Kemudian, data perubahan ketenagakerjaan swasta non-pertanian menunjukkan peningkatan sebesar 142.000 pekerjaan, meningkat dari bulan Juli yang setelah direvisi menunjukkan bahwa perubahan jumlah lapangan kerja meningkat sebesar 89.000. Sementara itu, pendapatan rata-rata per jam naik dan berada di level 0,4%, setelah sebelumnya berada di level 0,2% pada bulan Juli, sehingga diharapkan mampu mendorong tingkat belanja konsumen dan mencegah ekonomi AS memasuki jurang resesi untuk saat ini. Di tengah pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang menyebutkan bahwa siklus pemangkasan suku bunga dapat dimulai pada pertemuan bulan September ini, optimisme pasar cenderung mengarah pada pemangkasan suku bunga dilakukan dalam level yang lebih kecil mengingat pasar tenaga kerja masih mengalami peningkatan meskipun dengan kecepatan yang relatif lambat.
Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2485 dan resistance terdekat berada di area $2520. Support terjauhnya berada di area $2470 hingga ke area $2455, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2525 hingga ke area $2530.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
21:00 | US - Final Wholesale Inventories m/m | - | 0.3% | 0.3% | |||||
21:00 | US - Employment Trends | - | - | 109.61 | |||||