Home
>
News
>
Publication
>
Balasan Iran Serta Ancaman Badai Hilary Buat Minyak Bertahan Bullish
Balasan Iran Serta Ancaman Badai Hilary Buat Minyak Bertahan Bullish
Monday, 21 August 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08760

-0.03%

GBPUSD

1.27310

-0.04%

AUDUSD

0.64050

-0.19%

NZDUSD

0.59190

-0.08%

USDJPY

145.330

0.17%

USDCHF

0.88160

0.06%

USDCAD

1.35480

0.04%

GOLDUD

1,888.900

-0.10%

COFU

80.76

0.80%

USD/IDR

15,325

-0.03%

Fokus Crude Oil:

  • Kargo minyak Iran yang disita AS sejak dua setengah bulan lalu mulai dibongkar pada hari Minggu.
  • Perusahaan kilang minyak di Los Angeles bersiap hadapi Badai Hilary.

***************************************************************

Senin, 21 Agustus 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh kekhawatiran akan ancaman balasan Iran atas pembongkaran kargo oleh AS, dan ancaman Badai Hilary yang melanda AS. Meski demikian, situasi ekonomi di China dan memburuknya tensi antara AS dengan China membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

Setelah disita oleh AS selama dua setengah bulan, kapal tanker Suez Rajan yang memuat kargo minyak mentah Iran berkapasitas 800 ribu barel (senilai $56 juta) akhirnya dibongkar dengan cara transfer muatan antar kapal yang dilakukan hari Minggu di lepas pantai Galveston menggunakan kapal tanker MR Euphrates, ungkap data pelacakan kapal di Refinitiv Eikon. Situasi tersebut memicu kekhawatiran akan berdampak pada keamanan kapal yang melintasi jalur perairan yang melalui Iran pasalnya Iran sebelumnya telah mengancam pembalasan terhadap perusahaan mana pun yang menurunkan minyak Iran dari kapal tanker yang disita.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, perusahaan kilang minyak di Los Angeles yang memiliki kapasitas pengolahan minyak mentah gabungan sebesar 1.1 juta bph dilaporkan sedang bersiap untuk menghadapi Badai Hilary, ungkap pernyataan dari perusahaan pada hari Jumat. Badai Hilary akan menjadi badai pertama yang mengancam California selatan sejak 1939. Pusat Topan Nasional AS mengatakan Hilary diperkirakan akan menjadi badai tropis ketika bergerak ke timur Los Angeles pada hari Senin. Hujan lebat, kemungkinan banjir bandang, dan angin dengan kecepatan 40 mil per jam (64 kpj) atau lebih kuat diperkirakan terjadi di Los Angeles pada hari Minggu dan Senin, tambah Pusat Topan Nasional AS.

Sementara itu, China berkomitmen untuk menyelesaikan masalah utang pemerintah daerah dengan mengoordinasikan dukungan keuangan, ungkap pernyataan dari bank sentral China pada hari Minggu. Berita tersebut menyusul pertemuan bersama antara regulator keuangan utama, PBOC, dengan regulator sekuritas pada hari Jumat yang membahas terkait krisis properti yang semakin mengkhawatirkan dan telah meluas ke dalam sistem keuangan.

Sentimen negatif lainnya datang dari AS yang mendesak China agar menghentikan tekanan militer dan diplomatik serta ekonomi kepada Taiwan, ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada hari Sabtu. AS juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau latihan militer yang dilakukan China di sekitar Taiwan pada hari Sabtu. Tensi antara AS dengan China telah memanas dalam beberapa waktu terakhir, sehingga isu terkait Taiwan berpotensi memicu peningkatan tensi lebih lanjut antara AS dengan China.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $84 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $79 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:30

USA - 3 Month Bill Auction

 

 

5.30%

22:30

USA - 6 Month Bill Auction

 

 

5.29%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788