Home
>
News
>
Publication
>
Badai Tropis Francine Serta Komentar Hamas Buat Minyak Terkonsolidasi
Badai Tropis Francine Serta Komentar Hamas Buat Minyak Terkonsolidasi
Thursday, 12 September 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.10110

-0.05%

GBPUSD

1.30430

-0.08%

AUDUSD

0.66720

-0.01%

NZDUSD

0.61360

-0.11%

USDJPY

142.350

0.15%

USDCHF

0.85220

0.02%

USDCAD

1.35730

0.08%

GOLDUD

2,511.525

-0.04%

COFU

67.39

0.01%

USD/IDR

15,390

0.14%

Fokus Crude Oil:

  • Badai Francine paksa penutupan produksi minyak di Teluk Meksiko AS hampir 40%, dan hampir 50% untuk produksi gas alam.
  • Hamas siap melakukan gencatan senjata segera dengan Israel di Gaza, tanpa syarat baru dari pihak mana pun.

***********************************************************

Kamis, 12 September 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dipicu oleh sentimen dari Badai Tropis Francine yang memaksa ditutupnya produksi minyak hampir 40% di Teluk Meksiko AS. Di sisi lain, ekspektasi akan tercapainya gencatan senjata di Gaza pasca komentar terbaru dari Hamas, membatasi pergerakan harga minyak.

Badai Tropis Francine yang melalui Louisiana telah memaksa beberapa kilang utama mengurangi aktivitas produksinya, dan penutupan terhadap beberapa pelabuhan utama yang membuat kegiatan ekspor impor minyak dan produk pertanian menjadi terganggu. Berdasarkan data yang dirilis pada Rabu sore oleh Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan AS (BSEE), hampir 40% produksi minyak dan hampir 50% produksi gas alam di Teluk Meksiko telah ditutup.

Sementara itu, kelompok Hamas Palestina pada hari Rabu mengatakan bahwa negosiatornya menegaskan kembali kesiapannya untuk melaksanakan gencatan senjata "segera" dengan Israel di Gaza berdasarkan usulan AS sebelumnya tanpa syarat baru dari pihak mana pun. Komentar tersebut memicu harapan akan segera tercapainya kesepakatan gencatan senjata Gaza dan mengakhiri perang yang telah berlangsung selama lebih dari 11 bulan itu.

Turut membebani pergerakan harga, dalam laporan terbaru yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik EIA menunjukkan stok minyak mentah dan stok bensin mengalami kenaikan masing-masing sebesar 833 ribu barel dan 2,31 juta barel. Laporan EIA itu mengindikasikan permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS, dan sekaligus meredupkan optimisme pelaku pasca rilisnya laporan versi grup industri API.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $70 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $65 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

230K

227K

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1850K

1838K

19:30

USA - PPI YoY

 

2.2%

1.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788