Home
>
News
>
Publication
>
AUD/USD Menguat Terbatas di Tengah Dukungan Inflasi Australia dan Bayang-Bayang Kebijakan AS
AUD/USD Menguat Terbatas di Tengah Dukungan Inflasi Australia dan Bayang-Bayang Kebijakan AS
Wednesday, 25 February 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1771

0.11%

GBPUSD

1.3484

0.19%

AUDUSD

0.7061

0.34%

NZDUSD

0.5965

0.17%

USDJPY

155.66

0.21%

USDCHF

0.7738

-0.13%

USDCAD

1.3705

-0.09%

GOLDUD

5135.49

1.06%

USD/IDR

16,825

0.00%

Fokus AUD/USD:

  1. Inflasi Asutralia dilevel 3.8%
  2. Ancaman tarif Trump terbaru

Selasa, 25 Februari 2026 – Dolar Australia dibuka di 0.7065 dan melemah -0.24%. AUD/USD menjadi sorotan utama pada perdagangan terbaru setelah rilis data inflasi Australia memberikan dorongan moderat bagi mata uang tersebut. Inflasi tahunan Januari tercatat sebesar 3,8%, sedikit di atas ekspektasi pasar dan sejalan dengan pembacaan sebelumnya, memperkuat persepsi bahwa tekanan harga domestik masih relatif tinggi. Kondisi ini mendukung sikap kebijakan yang cenderung ketat dari Reserve Bank of Australia, sehingga memberikan sentimen positif bagi Dolar Australia. Meski demikian, penguatan yang terjadi masih terbatas karena pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang sejumlah agenda penting dari Amerika Serikat.

Fokus pasar global kini tertuju pada pidato Presiden Donald Trump, yang berlangsung di tengah meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan. Ancaman tarif baru setelah putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatasi sebagian kebijakan sebelumnya memicu kekhawatiran baru mengenai potensi eskalasi perang dagang. Selain itu, isu geopolitik yang melibatkan Iran turut menjadi perhatian, karena setiap peningkatan tensi berpotensi mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti Dolar AS. Dalam situasi seperti ini, mata uang berbasis komoditas dan sensitif terhadap risiko global, termasuk Dolar Australia, cenderung bergerak fluktuatif mengikuti perubahan sentimen pasar.

Di sisi lain, pergerakan Indeks Dolar AS yang masih bertahan dekat level tertinggi bulanannya membatasi ruang apresiasi AUD/USD. Sikap pejabat Federal Reserve yang relatif berhati-hati terhadap prospek penurunan suku bunga juga menopang Dolar AS di tengah ketidakpastian inflasi dan kebijakan perdagangan. Dengan kombinasi faktor domestik Australia yang cukup solid namun dibayangi dinamika eksternal dari AS, AUD/USD saat ini berada dalam fase penyeimbangan antara optimisme inflasi domestik dan kekuatan fundamental Dolar AS secara global.

Tekanan masih mendominasi pergerakan, dengan support terdekat di 0.7030 dan resistance di 0.7105.

EURUSD – Euro dibuka di 1.1796 dan melemah -0.21%. EUR/USD bergerak relatif menguat dan bertahan stabil di tengah penguatan moderat Dolar AS. Ketahanan Euro menunjukkan bahwa sentimen terhadap kawasan Eropa tetap cukup solid, meskipun pasar masih mencermati dinamika kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat terkait kebijakan tarif serta respons lanjutan dari Donald Trump menciptakan ketidakpastian, namun pelaku pasar menilai dampaknya kemungkinan bersifat sementara. Fokus berikutnya tertuju pada pidato sejumlah pejabat Federal Reserve yang dapat memengaruhi ekspektasi arah suku bunga AS dalam waktu dekat. Di sisi Eropa, sikap European Central Bank yang cenderung mempertahankan kebijakan saat ini memberi stabilitas tambahan bagi Euro. Presiden ECB Christine Lagarde menegaskan bahwa posisi kebijakan saat ini sudah berada di jalur yang tepat dan tidak memerlukan penyesuaian drastis. Dengan inflasi kawasan yang relatif mendekati target, tekanan terhadap Euro cenderung terbatas. Kombinasi ekspektasi kebijakan yang stabil di Eropa dan kehati hatian pasar terhadap arah kebijakan AS membuat EUR/USD memiliki ruang penguatan secara bertahap. Tekanan jual terlihat meningkat pada sesi awal, dengan support terdekat di 1.1765 dan resistance di 1.1830.

GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3499 dan turun -0.16%. GBP/USD juga menunjukkan penguatan, didukung oleh kombinasi perbaikan sentimen domestik dan pelemahan terbatas Dolar AS. Data aktivitas ekonomi Inggris yang cukup resilien memberi fondasi bagi Sterling, meskipun pernyataan pejabat Bank of England membuka ruang kemungkinan pelonggaran kebijakan ke depan. Gubernur Andrew Bailey menekankan bahwa keputusan mendatang masih terbuka, terutama dengan inflasi yang mulai mendekati sasaran, namun tetap mengingatkan adanya risiko pada pasar tenaga kerja. Di sisi eksternal, kebijakan tarif baru Amerika Serikat kembali menjadi perhatian investor global. Ketidakpastian arah perdagangan dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi global menciptakan volatilitas, namun pasar juga mempertimbangkan bahwa Inggris relatif tidak terdampak langsung oleh kebijakan tersebut. Selama ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga AS tetap terjaga, GBP/USD berpeluang mempertahankan bias positif, meskipun faktor politik domestik Inggris tetap menjadi risiko yang perlu diperhitungkan. Pergerakan cenderung terkoreksi moderat, dengan support di 1.3460 dan resistance terdekat di 1.3540.

NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5962 dan turun -0.25%. NZD/USD bergerak menguat terbatas meskipun menghadapi tekanan dari sikap akomodatif Reserve Bank of New Zealand. Bank sentral Selandia Baru mempertahankan suku bunga dan memberi sinyal bahwa pengetatan lebih lanjut belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Nada kebijakan yang lebih lunak ini sempat menekan Kiwi, terutama karena pasar menyesuaikan kembali ekspektasi kenaikan suku bunga yang sebelumnya lebih agresif. Namun demikian, pelemahan Dolar AS akibat meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan serta ekspektasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve membantu menopang NZD. Sentimen risiko global menjadi faktor kunci bagi mata uang berbasis komoditas ini. Selama pasar melihat peluang stabilisasi ekonomi global dan tidak terjadi eskalasi besar dalam isu perdagangan atau geopolitik, NZD/USD berpotensi mempertahankan penguatan secara bertahap. Pelemahan berlanjut dalam rentang terbatas, dengan support di 0.5925 dan resistance terdekat di 0.6005.

USDJPY – USDJPY dibuka di 154.64 dan menguat 0.32%. USD/JPY mencatat penguatan signifikan, terutama dipicu oleh pelemahan Yen Jepang. Laporan mengenai kekhawatiran Perdana Menteri Jepang terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Bank of Japan memicu spekulasi bahwa normalisasi kebijakan moneter dapat tertunda. Sikap yang lebih berhati hati dari otoritas Jepang ini mengurangi daya tarik Yen dan mendorong arus keluar ke Dolar AS. Di sisi lain, komentar yang relatif tegas dari pejabat Federal Reserve serta data ekonomi AS yang cukup solid mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Kombinasi antara potensi penundaan pengetatan di Jepang dan ketahanan ekonomi AS menciptakan dukungan tambahan bagi USD/JPY. Meski demikian, pasar tetap mencermati risiko intervensi otoritas Jepang apabila pelemahan Yen dinilai terlalu cepat. Penguatan dolar terhadap yen masih bertahap, dengan support terdekat di 154.10 dan resistance di 155.30.

USDCHF – USDCHF dibuka di 0.7736 dan naik 0.31%. USD/CHF turut bergerak melemah, mencerminkan meningkatnya minat terhadap aset yang lebih defensif. Franc Swiss kembali diminati di tengah ketidakpastian perdagangan dan geopolitik global. Data ekonomi Swiss yang lebih lemah sempat membatasi penguatan, namun arus lindung nilai tetap memberi dukungan terhadap mata uang ini. Di sisi Amerika Serikat, kebijakan tarif baru yang diumumkan setelah putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat memicu kekhawatiran mengenai stabilitas kebijakan jangka panjang. Walaupun Dolar AS mendapat dukungan dari sebagian komentar pejabat Federal Reserve, sentimen hati hati investor membatasi penguatannya. Dalam konteks ini, USD/CHF cenderung tertekan seiring pasar mencari keseimbangan antara risiko global dan arah kebijakan moneter AS. Rebound cukup solid terjadi pada pasangan ini, dengan support di 0.7700 dan resistance terdekat di 0.7775.

USDCAD – USDCAD dibuka di 1.3688 dan menguat 0.21%. Berbeda dengan pasangan lainnya, USD/CAD menunjukkan pelemahan. Tekanan terhadap pasangan ini dipengaruhi oleh dinamika harga minyak yang relatif stabil serta sentimen hati hati terhadap Dolar AS. Kanada sebagai eksportir energi utama mendapat dukungan dari pergerakan harga minyak, terutama di tengah ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan global. Sementara itu, ketidakpastian kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan domestik menahan penguatan Dolar AS. Bank of Canada diperkirakan mempertahankan kebijakan stabil, namun tetap membuka ruang penyesuaian apabila prospek ekonomi berubah. Dengan latar belakang tersebut, USD/CAD cenderung bergerak lebih lemah seiring pelaku pasar menyeimbangkan faktor risiko eksternal dan dukungan fundamental Kanada. Pergerakan cenderung stabil dengan bias naik, dengan support terdekat di 1.3650 dan resistance di 1.3730.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:30am

CHF

SNB Chairman Schlegel Speaks

-

-

-

3:20am

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

3:20am

USD

FOMC Member Collins Speaks

-

-

-

4:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

6:50am

JPY

SPPI y/y

2.6%

2.6%

2.6%

7:30am

AUD

CPI m/m

0.4%

0.2%

1.0%

7:30am

AUD

CPI y/y

3.8%

3.7%

3.8%

7:30am

AUD

Trimmed Mean CPI m/m

0.3%

0.4%

0.2%

7:30am

AUD

Construction Work Done q/q

-0.1%

1.2%

0.1%

9:00am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

12:00pm

JPY

BOJ Core CPI y/y

-

1.8%

1.9%

2:00pm

EUR

German Final GDP q/q

-

0.3%

0.3%

2:00pm

EUR

German GfK Consumer Climate

-

-23

-24.1

Tentative

CNY

Foreign Direct Investment ytd/y

-

-

-9.5%

3:40pm

AUD

RBA Gov Bullock Speaks

-

-

-

4:00pm

CHF

UBS Economic Expectations

-

-

-4.7

5:00pm

EUR

Final Core CPI y/y

-

2.2%

2.2%

5:00pm

EUR

Final CPI y/y

-

1.7%

1.7%

8:30pm

CAD

Corporate Profits q/q

-

-

7.6%

9:00pm

CNY

CB Leading Index m/m

-

-

-0.1%

9:30pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

10:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

1.8M

-9.0M

11:00pm

USD

FOMC Member Schmid Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788