| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.07120 | -0.04% |
GBPUSD | 1.29130 | -0.05% |
AUDUSD | 0.65820 | -0.17% |
NZDUSD | 0.59750 | -0.07% |
USDJPY | 152.660 | 0.35% |
USDCHF | 0.87560 | 0.01% |
USDCAD | 1.39080 | 0.04% |
GOLDUD | 2,684.060 | -0.42% |
COFU | 70.25 | -0.17% |
USD/IDR | 15,615 | 0.16% |
Senin, 11 November 2024 - Di tengah berlangsungnya libur perayaan Veteran Day di AS, harga minyak pagi ini terpantau bergerak tertekan oleh sejumlah katalis negatif antara lain potensi tambahan pasokan dari AS dan Rusia, serta rilisnya paket stimulus terbaru China yang mengecewakan. Meski demikian, penutupan aktivitas perusahaan energi yang masih berlangsung di Teluk Meksiko AS dan meredupnya harapan gencatan senjata Gaza memberikan dukungan pada harga minyak.
Tim transisi Presiden terpilih Donald Trump tengah menyiapkan perintah eksekutif dan pernyataan bagi AS untuk menarik diri dari perjanjian iklim Paris agar memungkinkan lebih banyak aktivitas pengeboran dan penambangan, kutip New York Times pada hari Jumat. Departemen Energi AS diharapkan dapat merilis draf analisis terbaru untuk periode komentar publik selama 60 hari sebelum akhir tahun, kata seorang pejabat departemen.
Turut membebani pergerakan harga, Rusia sedang menjajaki rencana penggabungan perusahaan minyak negara Rosneft Oil dengan Gazprom Neft dan Lukoil, kata Wall Street Journal pada hari Jumat. Mengutip dari orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, pembicaraan antara para eksekutif dan pejabat pemerintah telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, tambah surat kabar itu. Penggabungan ketiga perusahaan tersebut sekaligus akan menjadikan Rusia sebagai produsen minyak mentah terbesar kedua di dunia setelah Aramco milik Arab Saudi, dan produksinya diperkirakan hampir tiga kali lipat dari produsen minyak AS Exxon.
Sentimen negatif lainnya datang dari paket stimulus terbaru yang diumumkan oleh China pada hari Jumat yang berpotensi meringankan beban pembayaran utang bagi pemerintah daerah, namun dinilai tidak akan mendukung meningkatnya pertumbuhan ekonomi secara langsung karena hanya bersifat menstabilkan. Meski demikian, Menteri Keuangan Lan Foan menjanjikan bahwa lebih banyak langkah stimulus akan segera dilakukan.
Sementara itu, lebih dari seperempat minyak dan 16% produksi gas alam di Teluk Meksiko AS masih tetap tidak beroperasi setelah Badai Rafael, kata Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan (BSEE) pada hari Minggu. Kerugian produksi akibat penutupan tersebut hingga saat ini berjumlah total 2,07 juta barel minyak dan 1,12 miliar kaki kubik gas alam, tambah data BSEE.
Dari Timur Tengah, Qatar secara resmi menunda upaya untuk memediasi gencatan senjata Gaza dan kesepakatan pembebasan sandera hingga Hamas maupun Israel menunjukkan keinginan dan keseriusan untuk melanjutkan perundingan, kata kementerian luar negeri Qatar pada hari Sabtu. Pernyataan dari Qatar tersebut membuat harapan tercapainya gencatan senjata di Gaza semakin meredup.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | USA - Veterans Day |
|
|
|