Home
>
News
>
Publication
>
AS Berpotensi Dilanda Badai Tambahan, Harga Minyak Ikut Menguat
AS Berpotensi Dilanda Badai Tambahan, Harga Minyak Ikut Menguat
Wednesday, 28 January 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1995

0.42%

GBPUSD

1.3801

0.33%

AUDUSD

0.6986

0.52%

NZDUSD

0.6013

0.50%

USDJPY

153.02

-0.58%

USDCHF

0.7660

-0.77%

USDCAD

1.3612

-0.16%

GOLDUD

5,181.64

0.84%

COFU

62.58

0.06%

USD/IDR

16,796

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Badai musim dingin lainnya dapat melanda sebagian Pantai Timur akhir pekan ini, kata Badan Layanan Cuaca Nasional.
  • AS tengah mengupayakan untuk segera mengeluarkan izin umum yang akan mencabut beberapa sanksi terhadap sektor energi Venezuela.

************************************************************

Rabu, 28 Januari 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didukung oleh ancaman badai lainnya yang berpotensi menyebabkan gangguan pasokan lebih lanjut di pasar energi AS. Selain itu, laporan stok API juga menjadi katalis positif yang mendukung harga.

Badan Layanan Cuaca Nasional pada hari Selasa memperingatkan bahwa badai musim dingin lainnya dapat melanda sebagian Pantai Timur akhir pekan ini, dan situasi tersebut bisa menjadi suhu terdingin yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir untuk beberapa tempat dan durasi dingin terlama dalam beberapa dekade. Peringatan tersebut memicu kekhawatiran akan menyebabkan gangguan pasokan energi lebih lanjut di AS, menyusul badai Fern yang mengganggu produksi minyak mentah dan menghentikan ekspor Pantai Teluk selama akhir pekan lalu.

Dukungan lainnya datang dari laporan terbaru grup industri API yang menunjukkan stok minyak mentah AS mengalami penurunan sebesar 247.000 barel pada penutupan pekan yang berakhir 23 Januari. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan stok resmi versi pemerintah yang akan dirilis oleh EIA pada Rabu malam.

Sementara itu, para pejabat AS sedang berupaya untuk segera mengeluarkan izin umum yang akan mencabut beberapa sanksi terhadap sektor energi Venezuela, kata tiga sumber pada hari Selasa. Banyak mitra dan pelanggan perusahaan minyak negara PDVSA, termasuk Chevron, telah mengajukan permohonan lisensi individual dalam beberapa minggu terakhir untuk memperluas produksi dan ekspor minyak dari negara anggota OPEC tersebut.

Turut membebani harga, perang di Ukraina berpotensi terselesaikan dengan campur tangan dari China. Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo pada hari Selasa menyatakan optimis bahwa China memiliki kekuatan untuk membantu mengakhiri perang antara Rusia dengan Ukraina, dan hal itu sudah disampaikan langsung ke Presiden Xi Jinping dalam kunjungan kenegaraan Orpo ke Tiongkok.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $65 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $60 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

 

3.602M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

 

5.977M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788