Home
>
News
>
Publication
>
Apa itu Renewable Energy, Manfaat dan Contohnya?
Apa itu Renewable Energy, Manfaat dan Contohnya?
Wednesday, 03 January 2024

Apa itu Renewable Energy atau Energi Terbarukan?

Renewable Energy atau energi terbarukan adalah sumber energi yang berasal dari sumber alam yang dapat diperbaharui secara alami dan memiliki jejak karbon yang lebih rendah. Sumber energi terbarukan ini berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan memerangi perubahan iklim.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis energi terbarukan yang umum, seperti energi surya, energi angin, energi geothermal, energi hidro, energi laut, dan bioenergi dapat memainkan peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan memberikan keberlanjutan energi untuk masa depan.

Manfaat dari Renewable Energy atau Energi Terbarukan

Penggunaan sumber energi terbarukan memiliki beberapa alasan mengapa sangat penting untuk masa depan kita. Karena sumber energi terbarukan lebih melimpah dibandingkan dengan bahan bakar fosil, banyak negara di seluruh dunia berusaha untuk mengembangkan energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi mereka.

Energi terbarukan menghasilkan emisi yang sedikit atau bahkan tidak ada ketika digunakan, sehingga energi bersih yang dihasilkannya memainkan peran penting dalam mencegah pemanasan global lebih lanjut. Hal tersebut membuat banyak negara memiliki target netral karbon di masa depan yang bergantung pada peningkatan penggunaan energi terbarukan saat ini.

Jenis-jenis Renewable Energy atau Energi Terbarukan

Ada beberapa jenis sumber energi terbarukan yang digunakan untuk menghasilkan listrik. Setiap jenis memiliki kontribusi yang berbeda dalam mencampur listrik yang digunakan, bersama dengan sumber energi non-terbarukan seperti bahan bakar fosil atau energi nuklir. Berikut adalah beberapa jenis sumber energi terbarukan yang umum digunakan:

  • Energi Surya

Energi surya adalah sumber energi terbarukan yang paling melimpah di antara semua sumber energi. Teknologi surya dapat digunakan untuk menghasilkan panas, pendinginan, pencahayaan alami, listrik, dan bahan bakar untuk berbagai aplikasi. Teknologi surya mengubah sinar matahari menjadi energi listrik melalui panel fotovoltaik atau dengan menggunakan cermin yang mengkonsentrasikan radiasi matahari.

Meskipun tidak semua negara memiliki potensi energi surya yang sama, setiap negara dapat memberikan kontribusi yang signifikan ke dalam campuran energi dengan memanfaatkan energi surya langsung. Panel surya memiliki masa pakai sekitar 30 tahun dan tersedia dalam berbagai jenis tergantung pada bahan yang digunakan dalam pembuatannya.

  • Energi Angin

Energi angin menggunakan energi kinetik dari udara yang bergerak dengan menggunakan turbin angin yang besar. Turbin angin ini bisa berada di darat (onshore) atau di perairan (offshore). Energi angin telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu, namun teknologi energi angin di darat dan di laut telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir untuk memaksimalkan produksi listrik dengan menaikkan tinggi turbin dan memperbesar diameter rotor.

Kecepatan angin rata-rata bervariasi di berbagai lokasi, namun potensi teknis energi angin di seluruh dunia melebihi produksi listrik global saat ini. Banyak wilayah di dunia memiliki angin yang kuat, namun lokasi terbaik untuk menghasilkan energi angin terkadang berada di tempat-tempat terpencil. Potensi energi angin di laut juga sangat besar.

  • Energi Geothermal

Energi panas bumi memanfaatkan energi termal yang dapat diakses dari dalam bumi. Panas diekstraksi dari reservoir panas bumi menggunakan sumur atau cara lainnya. Reservoir yang memiliki suhu panas yang cukup tinggi dan permeabilitas yang baik disebut reservoir hidrotermal, sementara reservoir yang memiliki suhu panas yang cukup tinggi tetapi ditingkatkan dengan stimulasi hidraulis disebut sistem geotermal yang diperkuat. Setelah mencapai permukaan, cairan dengan berbagai suhu dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.

  • Energi Hidro

Energi hidro memanfaatkan energi air yang mengalir dari ketinggian yang lebih tinggi ke ketinggian yang lebih rendah. Energi hidro dapat dihasilkan dari bendungan dan sungai. Pembangkit listrik tenaga air dengan bendungan mengandalkan penyimpanan air dalam waduk, sedangkan pembangkit listrik tenaga air aliran sungai memanfaatkan energi dari aliran sungai yang tersedia.

Waduk pembangkit listrik tenaga air sering kali memiliki banyak fungsi lain seperti menyediakan air minum, air untuk irigasi, pengendalian banjir, dan layanan navigasi, serta pasokan energi.

Pembangkit listrik tenaga air saat ini merupakan sumber energi terbarukan terbesar dalam sektor kelistrikan. Energi air mengandalkan pola curah hujan yang umumnya stabil, dan dapat terpengaruh oleh kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim atau perubahan dalam ekosistem yang mempengaruhi pola curah hujan.

  • Energi Laut

Energi laut merupakan energi yang berasal dari teknologi yang menggunakan energi kinetik dan termal air laut, seperti gelombang atau arus, untuk menghasilkan listrik atau panas.

Sistem energi laut masih dalam tahap pengembangan, dan beberapa prototipe perangkat gelombang dan arus pasang sedang dieksplorasi. Potensi teoretis energi laut jauh melebihi kebutuhan energi manusia saat ini.

  • Bioenergi

Bioenergi dihasilkan dari berbagai bahan organik yang disebut biomassa, seperti kayu, arang, pupuk dan limbah organik lainnya untuk produksi panas dan tenaga listrik, serta tanaman pertanian untuk bahan bakar bio.

Energi yang dihasilkan dari pembakaran biomassa menghasilkan emisi gas rumah kaca, namun emisi tersebut lebih rendah daripada pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas. Namun, bioenergi harus digunakan dalam aplikasi tertentu saja, mengingat potensi dampak lingkungan negatif yang terkait dengan peningkatan skala besar dalam perkebunan dan kehutanan biomassa, serta deforestasi dan perubahan penggunaan lahan yang dihasilkan.

Mengenal Renewable Energy Certificate
REC memainkan peran penting dalam penghitungan, pelacakan, dan penetapan kepemilikan atas pembangkitan dan penggunaan listrik terbarukan.
Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788