Home
>
News
>
Publication
>
Angka IHK Inggris Yang Lebih Lemah Topang Penguatan Pada Poundsterling
Angka IHK Inggris Yang Lebih Lemah Topang Penguatan Pada Poundsterling
Thursday, 18 January 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0881

0.16%

GBPUSD

1.2672

0.16%

AUDUSD

0.6552

-0.18%

NZDUSD

0.6115

-0.08%

USDJPY

148.14

0.04%

USDCHF

0.8643

0.07%

USDCAD

1.3505

0.07%

GOLDUD

2005.89

-0.08%

USD/IDR

15610

0.10%

Fokus GBPUSD: 

  1. Rilis angka CPI Inggris
  2. Angka Retail Sales AS Tumbuh 0,6%

Kamis, 18 Januari 2024 – Pasangan mata uang Pound naik ke areal 1.2672. Kenaikan pada mata uang Sterling ditopang oleh rilis data CPI Inggris yang lebih lemah. Rilis angka inflasi yang lebih lemah memungkinkan Bank of England untuk mulai membahas penurunan suku bunga. Rabu kemarin, tingkat inflasi tahunan Inggris naik dari 3,9% menjadi 4,0% di bulan Desember. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi sebesar 3,8%. Inflasi inti tetap tidak berubah pada 5,1%. Para ekonom memperkirakan tingkat inflasi inti sebesar 4,9%. Siklus pengetatan suku bunga yang dilakukan BoE telah memangkas inflasi dan BoE berharap kenaikan suku bunga yang tidak terduga ini hanya terjadi sekali saja. BoE tetap berpegang pada kebijakan 'lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama', dan mempertahankan suku bunga pada 5,25% selama tiga bulan berturut-turut. Para pengambil kebijakan ragu-ragu untuk menurunkan suku bunga, meskipun terdapat ancaman resesi, karena inflasi masih dua kali lebih tinggi dari target BoE sebesar 2%.

Disisi AS, Departemen Perdagangan melaporkan pada hari Rabu bahwa Penjualan Ritel AS naik 0,6% MoM di bulan Desember dari 0,3% di bulan November, lebih baik dari estimasi sebesar 0,4%. Sementara itu, Grup Kontrol Penjualan Ritel tumbuh 0,8% MoM di bulan Desember dari 0,5% pada pembacaan sebelumnya, lebih kuat dari perkiraan. Greenback memperoleh daya tarik untuk hari keempat berturut-turut karena berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed). Bank sentral AS tampaknya belum yakin bahwa inflasi akan mencapai 2% dan Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Selasa bahwa setiap penurunan suku bunga tahun ini harus dilakukan “secara metodis dan hati-hati.”

Dari sisi data yang lain, National Association of Home Builders merilis Laporan Indeks Pasar Perumahan NAHB untuk bulan Januari. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Indeks Pasar Perumahan NAHB membaik dari 37 pada bulan Desember menjadi 44 pada bulan Januari, dibandingkan dengan konsensus analis sebesar 39. National Association of Home Builders berkomentar: “Suku bunga yang lebih rendah memperbaiki kondisi keterjangkauan perumahan selama sebulan terakhir, membawa beberapa pembeli kembali ke pasar setelah tersingkir pada musim gugur karena biaya pinjaman yang lebih tinggi.”

Harga pada pasangan mata uang ini naik. Support terdekatnya di areal 1.2630 dan resistance terdekatnya di zona 1.2720. Support lanjutan di zona 1.2600 dan dilanjutkan ke zona 1.2570. Resistance lanjutan di zona 1.2750 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.2780.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0881. Kenaikan kinerja mata uang Euro ditopang oleh sikap agresif Bank Sentral Eropa (ECB) telah menolak ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal. Beberapa pengambil kebijakan ECB berpendapat bahwa inflasi di kawasan Euro masih terlalu tinggi, dan mereka menolak ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal. Anggota Dewan Pengurus ECB Bostjan Vasle mengatakan terlalu dini untuk mengharapkan penurunan suku bunga pertama pada awal kuartal kedua. Meskipun investor mengantisipasi tidak ada perubahan dalam kebijakan ECB pada pertemuan bulan Januari, pelaku pasar akan memantau dengan cermat konferensi pers tersebut untuk mendapatkan konfirmasi apakah Dewan Pengatur membahas penurunan suku bunga dan potensi waktu pemotongan tersebut. Support terdekatnya di zona 1.0850 dan resistance terdekatnya di zona 1.0930.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6552. Kinerja mata uang Aussie melemah ditekan oleh angka Penjualan Ritel (Bulanan) AS naik 0,6% di bulan Desember, melebihi konsensus pasar sebelumnya sebesar 0,4 dan 0,3%. Grup Kontrol Penjualan Ritel AS membaik menjadi 0,8% dari pembacaan sebelumnya sebesar 0,5%. Disisi data dalam negeri belum mampu menopang kinerja AUDUSD, Ekspektasi Inflasi Konsumen tetap stabil di 4,5% pada bulan Januari, sementara Tingkat Pengangguran yang disesuaikan secara musiman tetap stabil di 3,9% sejalan dengan ekspektasi untuk bulan Desember. Namun, data Perubahan Ketenagakerjaan menunjukkan adanya penurunan, dengan jumlah orang yang bekerja berkurang sebesar 65,1 ribu, berlawanan dengan perkiraan peningkatan sebesar 17,5 ribu. Support terdekatnya di zona 0.6490 dan resistance terdekatnya di zona 0.6550.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6115. Turunnya kinerja mata uang Kiwi ditekan oleh penguatan mata uang Dolar AS setelah melaporkan laporan Penjualan Ritel yang lebih baik dari perkiraan untuk bulan Desember. Data Penjualan Ritel AS yang optimis diperkirakan akan memperkuat sikap para pengambil kebijakan Federal Reserve (Fed) dalam mempertahankan suku bunga pada tingkat terbatas untuk jangka waktu lebih lama dari yang diharapkan oleh pelaku pasar. Disisi lain, Indeks Harga Pangan (FPI) Selandia Baru mengalami kenaikan harga pangan tahunan terendah sejak Desember 2021 menurut Statistik NZ. Meskipun harga pangan secara umum lebih tinggi di lima kategori utama pada tahun yang berakhir pada bulan Desember, bulan Desember juga mengalami penurunan inflasi pangan selama empat bulan berturut-turut. Harga pangan bulanan turun 0,1% di bulan Desember, laju penurunan yang lebih lambat dibandingkan penurunan 0,2% di bulan November, namun masih selangkah lebih rendah. Support terdekatnya di areal 0.6100 dan resistance terdekatnya di zona 0.6160.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen naik ke zona 148.14. Kinerja mata uang Yen didukung oleh berkurangnya peluang penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) pada bulan Maret. Ekspektasi tersebut ditegaskan kembali oleh data Penjualan Ritel AS yang lebih kuat dari perkiraan, yang menunjukkan tanda-tanda konsumen yang lebih kuat dan menunjukkan bahwa perekonomian tetap dalam kondisi yang baik. Disisi Yen Jepang terus melemah oleh meningkatnya penerimaan bahwa Bank of Japan kemungkinan tidak akan mengubah sikap ultra-dovishnya pada pertemuan kebijakan tanggal 22-23 Januari.Gempa bumi dahsyat yang melanda Jepang pada Hari Tahun Baru mempersulit Bank of Japan (BoJ) untuk menghapuskan suku bunga negatif pada minggu depan. Ditambah lagi, jatuhnya inflasi di Tokyo, ibu kota Jepang dan lemahnya data upah yang dirilis minggu lalu menegaskan kembali ekspektasi pasar bahwa bank sentral Jepang akan tetap berpegang pada sikap ultra-dovishnya. Support terdekatnya di zona 147.30 dan resistance terdekatnya di zona 148.80

USDCAD - Pasangan mata uang Loonie naik ke areal 1.3505. Kenaikan pada kinerja mata uang Loonie ditopang oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed yang semakin besar, terutama setelah rilis angka Penjualan Retail AS yang secara tak terduga lebih kuat dari perkiraan. Disisi dalam negeri, Tingkat inflasi tahunan Kanada meningkat pada bulan Desember menjadi 3,4%, naik dari 3,1% pada bulan November dan sesuai dengan perkiraan pasar. Menariknya, laporan inflasi AS bulan Desember juga meningkat dari 3,1% menjadi 3,4%. Secara bulanan, inflasi turun 0,3%, turun dari kenaikan 0,1% di bulan November dan sesuai dengan perkiraan pasar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh rendahnya harga perjalanan dan bensin. Kenaikan inflasi menunjukkan bahwa tekanan inflasi masih terus berlanjut dan akan menjadi tantangan bagi Bank of Canada untuk menurunkan inflasi kembali ke angka 2%. Disisi minyak mentah, Stok minyak mentah AS secara tak terduga meningkat minggu lalu, API melaporkan pada hari Rabu, pada saat kekhawatiran terhadap permintaan terus meningkat menyusul melemahnya pertumbuhan dari Tiongkok. Kenaikan minyak mentah turut menguatkan kinerja Loonie. Karena minyak mentah adalah komoditas unggulan negara Kanada. Support terdekatnya di areal 1.3440 dan resistance terdekatnya di zona 1.3560.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.8643. Naiknya kinerja mata uang Swiss sejalan dengan penguatan yang terjadi pada kinerja USD yang menguat akibat investor mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga, menjelang rilis angka Penjualan Ritel AS. Konsumsi ritel diperkirakan meningkat lebih cepat sebesar 0,4% di bulan Desember, dengan cuaca yang sejuk mendorong para pembeli untuk berbelanja. Hal ini kemungkinan besar akan menegaskan bahwa perekonomian AS tetap tangguh dan The Fed masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran inflasi. Support terdekatnya di zona 0.8610 dan resistance terdekatnya di zona 0.8680.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:30

EUR - German Buba President Nagel Speaks

-

-

-

3:00

USD - FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

4:45

NZD - FPI m/m

0.1%

-

-0.2%

6:30

JPY - Core Machinery Orders m/m

-4.9%

-0.8%

0.7%

7:01

GBP - RICS House Price Balance

-30%

-35%

-41%

7:03

AUD - MI Inflation Expectations

4.5%

-

4.5%

7:30

AUD - Employment Change

-65.1K

15.4K

72.6K

7:30

AUD - Unemployment Rate

3.9%

3.9%

3.9%

Day 4

ALL - WEF Annual Meetings

-

-

-

17:30

CHF - SNB Chairman Jordan Speaks

-

-

-

20:30

USD - Unemployment Claims

-

206K

202K

20:30

USD - Building Permits

-

1.47M

1.47M

20:30

USD - Philly Fed Manufacturing Index

-

-6.6

-10.5

22:15

EUR - ECB President Lagarde Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788