Home
>
News
>
Publication
>
Ancaman Meluasnya Perang Regional Buat Minyak Kembali Bangkit
Ancaman Meluasnya Perang Regional Buat Minyak Kembali Bangkit
Tuesday, 06 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.09520

0.03%

GBPUSD

1.27770

0.05%

AUDUSD

0.64960

0.22%

NZDUSD

0.59400

0.19%

USDJPY

144.160

-0.04%

USDCHF

0.85180

-0.09%

USDCAD

1.38240

-0.07%

GOLDUD

2,409.790

-0.16%

COFU

73.86

0.46%

USD/IDR

16,200

-0.06%

Fokus Crude Oil:

  • AS melihat kawasan Timur Tengah dalam "momen kritis" dan mendesak Iran agar tidak melakukan eskalasi.
  • Operasional ladang minyak Sharara Libya dihentikan total, output berkurang 60.000 bph.

***********************************************************

Selasa, 06 Agustus 2024 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat seiring dengan meningkatnya potensi ancaman eskalasi perang Gaza berubah menjadi perang regional yang lebih luas. Selain itu, gangguan produksi di Libya juga turut memberikan dukungan pada harga minyak.

AS berupaya melakukan diplomatis secara intens guna mendesak negara-negara lain untuk menasehati Iran agar tidak melakukan eskalasi konflik di "momen kritis" Timur Tengah saat ini, kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada hari Senin. Upaya diplomasi tersebut dipicu oleh kekhawatiran akan serangan balasan Iran terhadap Israel pasca pembunuhan pemimpin Hamas di ibu kota Iran pada minggu lalu.

Selain itu, di hari Senin dilaporkan bahwa setidaknya lima personel AS terluka dalam serangan roket yang diluncurkan ke pangkalan udara al Asad di Irak barat. Serangan tersebut berpotensi menandai awal serangan balasan Iran, yang pada pekan lalu menuding bahwa AS juga memikul tanggung jawab karena mendukung Israel.

Turut menambah dukungan, dalam pertemuan dengan Sergei Shoigu, sekretaris dewan keamanan Rusia yang berlangsung pada hari Senin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan akan berkomitmen untuk memperluas hubungan dengan Rusia. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara itu juga membahas terkait respons lebih lanjut Iran atas pembunuhan pemimpin Hamas.

Sentimen positif lainnya datang dari berita penghentian total operasional di ladang minyak Sharara Libya pada hari Senin akibat berlangsungnya aksi unjuk rasa, yang telah berlangsung sejak akhir pekan lalu. Dua teknisi lapangan pada hari Senin mengatakan bahwa output minyak dari ladang minyak terbesar negara itu telah berkurang 60 ribu bph atau sekitar 20% dari kapasitasnya.

Untuk indikator yang dipantau pasar dalam waktu dekat adalah laporan mingguan stok minyak AS yang akan dirilis oleh grup industri API pada hari Selasa pukul 4:30 sore ET. Laporan API ini biasanya dijadikan indikasi awal oleh pelaku untuk melihat arah permintaan minyak di pasar AS, sebelum rilisnya laporan resmi versi pemerintah pada Rabu malam.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $76 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Trade Balance

 

$-72.4B

$-75.1B

21:10

USA - RCM/TIPP Economic Optimism Index

 

45

44.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788