Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Jumat, 08 Oktober 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau kembali bergerak bullish pasca penegasan AS untuk tidak membuka cadangan minyak strategis saat ini serta ditambah dengan data ekonomi positif dari China.
Kamis, 7 Oktober 2021 - USDCAD tetap tertekan di sekitar 1.2565, memudarkan pullback korektif hari sebelumnya pagi ini. Meskipun kemunduran harga minyak dari tertinggi sejak November 2014 bergabung dengan penguatan Dolar AS untuk mendukung pemantulan USDCAD, suasana risk-on masih menantang pembeli pasangan. Sebelumnya, harga minyak turun karena penguatan USD dan laporan inventaris resmi yang suram dari Administrasi Informasi Energi AS (EIA) baru-baru ini untuk periode yang berakhir pada 01 Oktober naik melewati -0.418 juta barel yang diharapkan menjadi +2.346 juta barel. Selanjutnya, pidato dari Gubernur Bank of Canada (BOC) Tiff Macklem juga akan mengarahkan pergerakan USDCAD jangka pendek - dengan ekspektasi pidato yang mempertahankan bias hawkish dari bank sentral dengan lanjutan konfirmasi yang dinantikan dari laporan pekerjaan hari Jumat untuk bulan September.
Kamis, 7 Oktober 2021 - Harga emas kembali menguat pada sesi perdagangan kemarin, dengan harganya kembali diperdagangkan di zona $1760. Sentimen perdagangan datang dari peralihan aset obligasi AS yang mengalami penurunan tingkat imbal hasil ke aset emas.
Kamis, 07 Oktober 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dipicu pernyataan dari AS dan Rusia untuk menstabilkan situasi pasar minyak, serta ditambah dengan laporan kenaikan stok minyak dan bensin AS. Meski demikian, proyeksi EIA akan peningkatan konsumsi energi global hingga tahun 2050 membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Wednesday, 06 October 2021
Publication
Rabu, 7 Oktober 2021 - NZDUSD sempat memperbarui puncak intraday ke 0.6980 pagi ini sebagai reaksi instan terhadap keputusan kenaikan suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) terbaru - namun kembali ke 0.6950 untuk lanjut menghentikan tren naik empat hari. RBNZ menaikkan Official Cash Rate (OCR) sebesar 25 basis poin menjadi 0.5% selama pertemuan kebijakan moneter Oktober, seperti yang diantisipasi secara luas. Juga perlu digarisbawahi, RBNZ menjadi bank sentral besar pertama yang menaikkan suku bunga. Sebelum itu, harga turun setelah lonjakan angka COVID-19 harian dari Selandia Baru menjadi 39 versus 34 yang dilaporkan pada hari sebelumnya. Perlu dicatat bahwa Survei Kuartalan Opini Bisnis (QSBO) terbaru dari Institut Penelitian Ekonomi Selandia Baru (NZIER) dan penolakan PM Jacinda Ardern dalam mengurangi pembatasan aktivitas pandemi juga menantang bulls NZD.
Rabu, 06 Oktober 2021 - Reli bullish minyak sejak pekan lalu tertahan pagi ini pasca laporan kenaikan stok minyak AS serta keputusan Aramco untuk memangkas harga jual minyak untuk pengiriman bulan November. Potensi hambatan perjalanan internasional akibat aturan penerbangan terkait Covid-19 juga turut membebani pergerakan harga minyak lebih lanjut.
Wednesday, 06 October 2021
Publication
Rabu, 6 Oktober 2021 - Harga emas kembali merosot dan masih diperdagangkan di zona $1750 pagi ini. Koreksi harga emas ini terjadi ditengah rilis data ekonomi AS semalam yang cukup optimis dan membuat kinerja USD dan tingkat imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun terangkat sehingga menurunkan minat terhadap aset emas.
Selasa, 5 Oktober 2021 - Pasangan AUDUSD bergerak sedikit - masih korektif, setelah keputusan RBA, yang sesuai dengan yang diharapkan. Pada pertemuan kebijakan moneter Oktober mereka, anggota dewan Reserve Bank of Australia (RBA) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga resmi (OCR) tidak berubah pada rekor terendah 0.10%. Dewan memutuskan untuk mempertahankan target 10 basis poin untuk obligasi pemerintah Australia April 2024. Juga, Dewan memutuskan untuk terus membeli sekuritas pemerintah pada tingkat $4 miliar seminggu hingga setidaknya pertengahan Februari 2022. Di sisi lain, AUD masih kurang dorongan di belakang data ekonomi yang beragam. Iklan Pekerjaan turun sebesar 2.8% pada bulan September sedangkan Indeks Manajer Pembelian Komposit (PMI) IHS Markit Australia berada di 46.5 pada bulan September dibandingkan dengan 43.3 pada bulan Agustus.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788