Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Melambung Didukung Sikap AS Untuk Tidak Merilis Cadangan Strategis
Minyak Melambung Didukung Sikap AS Untuk Tidak Merilis Cadangan Strategis
Friday, 08 October 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.15490

0.03%

GBPUSD

1.36150

-0.01%

AUDUSD

0.73130

0.01%

NZDUSD

0.69220

0.32%

USDJPY

111.610

0.21%

USDCHF

0.92840

0.09%

USDCAD

1.25470

-0.04%

GOLDUD

1755.433

0.16%

COFR

1119812

0.27%

USD/IDR

14200

0.04%

Fokus Crude Oil:

  1. AS tidak berencana untuk membuka cadangan minyak strategisnya dalam upaya meredam harga bahan bakar.
  2. Aktivitas di sektor jasa China kembali tumbuh pada bulan September.


Jumat, 08 Oktober 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau kembali bergerak bullish pasca penegasan AS untuk tidak membuka cadangan minyak strategis saat ini serta ditambah dengan data ekonomi positif dari China.

Departemen Energi AS menegaskan tidak memiliki rencana "saat ini" untuk memanfaatkan cadangan minyak negara, ujar sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki. Pernyataan tersebut menyusul komentar sebelumnya bahwa AS berencana merilis cadangan minyak strategisnya guna meredam harga bensin yang tinggi. Krisis energi dari Eropa ke Asia yang dipicu oleh kekurangan pasokan gas telah mendorong peralihan energi dari gas ke minyak, yang turut mendongkrak kenaikan permintaan minyak, terlebih menjelang musim dingin.

Turut mendukung harga minyak, aktivitas di sektor jasa China kembali tumbuh pada bulan September ke level 53.4 dari 46.7 di bulan Agustus, menjauh dari level terendah sejak pandemi tahun lalu, ungkap data dari Indeks Manajer Pembelian (PMI) Caixin. Data tersebut memberikan dukungan positif terhadap ekonomi China pasca dihantam pandemi.

Sementara itu, indikator dalam waktu dekat yang dipantau pasar untuk melihat pergerakan arah minyak adalah laporan mingguan mengenai hitungan jumah rig minyak AS yang akan dirilis akhir pekan ini oleh perusahaan layanan jasa energi Baker Hughes.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,140,000 - 1,160,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,100,000 - 1,080,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30
USA - Non Farm Employment Change
-
490K
235K
19:30
USA - Unemployment Rate
-
5.1%
5.2%
21:00
USA - Final Wholesale Inventories MoM
-
1.2%
1.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788