Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Selasa, 23 November 2021 - Emas pagi ini bergerak masih di bawah zona kunci level $1830, meski coba bangkit dari penurunan tajamnya yang telah berlangsung sejak pekan lalu dan berhasil menarik harga untuk mundur dari tren reli dua-mingguannya.
Senin, 22 November 2021 - Arah harga masih tidak terlihat baik untuk EURUSD, dengan fluktuasi memaksa harga mundur di bawah level 1.1300 yang penting secara psikologis dan mencapai level terendah 16-bulan. DI balik itu, ada lonjakan COVID di dalam blok dan sementara ekspektasi juga tumbuh bahwa Bank Sentral Eropa akan tertinggal dalam hal kenaikan suku bunga dibandingkan dengan bank sentral lainnya. Diberitakan sejak Jumat kemarin, Austria diberitakan akan menerapkan penguncian penuh dan Jerman akan segera menyusu. Analis dengan suara bulat setuju bahwa penguncian yang meluas di Eropa selama beberapa bulan mendatang akan memberikan pukulan signifikan terhadap pertumbuhan Zona Euro, dan akan memberi ECB lebih banyak alasan untuk bersikap dovish dalam menghadapi inflasi yang tinggi.
Senin, 22 November 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak lesu dibebani oleh sinyal Jepang untuk melepas cadangan minyak negara, menyusul pernyataan serupa dari China pada pekan lalu. Selain itu, potensi penguncian kembali akibat rebound Covid-19 di Eropa juga turut membebani dari sisi permintaan bahan bakar.
Monday, 22 November 2021
Publication
Senin, 22 November 2021 - Harga emas kembali terkoreksi dari zona resistance $1870 pada akhir sesi perdagangan pekan lalu. Koreksi harga emas tersebut terjadi ditengah kondisi pasar AS yang sebagian libur dan relatif menunggu perkembangan sentimen selanjutnya yang dapat mempengaruhi arah kebijakan moneter AS.
Jumat, 19 November 2021 - Harga emas bergerak konsolidasi di zona $1860, dengan koreksi tipis terjadi dipicu oleh penguatan USD paska rilis data klaim pengangguran AS yang cukup baik semalam sehingga memberikan dorongan harapan terkait perubahan kebijakan moneter AS.
Jumat, 19 November 2021 - USDJPY terus melayang di sekitar level 114.00 pagi hari ini, dan pada saat penulisan mulai coba menunjukkan kinerja yang terus membaik didukung oleh peningkatan Imbal Hasil Treasury AS 10-tahun, yang saat ini diperdagangkan naik 1.59% - salah satu faktor sensitif bagi harga. Di balik itu, para ahli percaya alasan rebound bisa jadi adalah aksi buy-dip (beli ketika jatuh) dalam tren 2021 yang diikuti oleh investor USDJPY. Selain itu, berita yang keluar dari Tokyo tentang paket stimulus COVID-19 juga menciptakan tekanan tersendiri bagi Yen dalam melawan USD. Sebuah laporan menyatakan bahwa Jepang siap untuk mengkompilasi rekor paket stimulus fiskal senilai 56 triliun Yen yang akan jatuh tempo hari ini. Stimulus tersebut bertujuan untuk meredam ekonomi Jepang yang masih dilanda dampak negatif pandemi, menolak langkah-langkah pengurangan yang mulai berlaku secara global.
Jumat, 19 November 2021 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bullish didukung oleh sejumlah sentimen positif antara lain penolakan dari Jepang dan Korea Selatan atas usulan AS untuk melepas cadangan minyak negara, kenaikan ekspor Saudi ke level tertinggi sejak Januari serta proyeksi kehabisan cadangan kapasitas produksi OPEC+ dalam satu tahun kedepan.
Kamis, 18 November 2021 - GBPUSD turun dari puncak mingguan ke bawah zona 1.35 pagi hari ini. Di balik itu, pasangan mengkonsolidasikan kenaikan harian terbesar dalam lebih dari seminggu sebelumnya di tengah sentimen hati-hati pada sejumlah tajuk dari dalam Inggris. Sebelumnya, kenaikan harga dapat dikaitkan dengan data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris yang kuat dan obrolan bahwa London dan Brussels mungkin menyetujui beberapa bagian dari protokol perbatasan Irlandia Utara (NI) selama pembicaraan utama hari Jumat. IHK Inggris tidak hanya berlipat ganda dari target inflasi Bank of England (BOE) sebesar 2.0% tetapi juga melonjak ke level tertinggi lebih dari 10 tahun di angka 4.2% YoY untuk Oktober. Data tersebut bergabung dengan rilis awal pekan ini, dimana data ketenagakerjaan Inggris menunjukkan angka positif dan memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga BOE.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788