Home
>
News
>
Publication
>
USDJPY Gerak Tipis Nantikan Paparan Bank of Japan
USDJPY Gerak Tipis Nantikan Paparan Bank of Japan
Friday, 18 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.19060

0.08%

GBPUSD

1.39190

0.17%

AUDUSD

0.75520

0.00%

NZDUSD

0.69990

0.07%

USDJPY

110.19000

0.01%

USDCHF

0.91790

-0.07%

USDCAD

1.236

-0.13%

GOLDUD

1771.730

0.68%

USD/IDR

14360

0.21%

Fokus USDJPY :

  1. USDJPY ikut konsolidasi korektif pagi ini
  2. Sentimen di pasar cenderung baik

Jumat, 18 Juni 2021 - Pagi ini USDJPY terpantau memudarkan kenaikan substansialnya, dan kini cenderung bergerak tipis di awal sesi Asia. Katalis tersebut dapat dilacak dari kinerja beragam imbal hasil Treasury AS dan pasar ekuitas di tengah kalender ringan dan kehati-hatian pra-BOJ. Loyonya data inflasi Jepang sebelumnya mungkin telah menjaga daya saing Yen vs USD. Sebelumnya Indeks Harga Konsumen Nasional (CPI) Jepang naik pulih dari -0.4% menjadi -0.1% YoY di bulan Mei, dibandingkan perkiraan 0.7%. Namun, keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ) cenderung tidak menawarkan pergerakan dramatis apa pun ke USD.JPY karena bank sentral Jepang secara luas diperkirakan akan terus melakukan kebijakan "uang mudah". Namun, niat bank sentral untuk memperpanjang langkah-langkah bantuan terkait pandemi hingga September dapat membantu. 

Di samping itu, perlu dicatat bahwa sentimen pasar yang agak positif mungkin telah mengambil petunjuk dari meningkatnya peluang pengeluaran Infrastruktur Presiden AS Joe Biden serta keputusan Jepang untuk menghapus keadaan darurat pandemi di sebagian besar prefektur, kecuali Tokyo. Selain itu, meningkatnya pembicaraan mengenai pembukaan awal Inggris, dibandingkan dengan penundaan empat minggu yang baru-baru ini diumumkan hingga batas waktu 21 Juni, juga membantu para pedagang untuk mengkonsolidasikan persepsi risikonya. Mengingat kurangnya data/peristiwa utama di Asia, berita utama terkait sentimen dan konsolidasi pasar terhadap pergerakan yang dipimpin tajuk dari AS pasca acara penting The Fed kemarin akan menjadi kunci untuk memperkirakan arah langsung sentimen risiko. 

Pada saat penulisan, USDJPY masih konsolidasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 110.000 dengan resistance terdekatnya berada di areal 110.400. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 110.700 dan support terjauhnya di 109.800.

AUDUSD –AUDUSD bertahan lebih rendah di dekat 0.7550 pagi ini, meski tekanan bearish sedang mengambil jeda di sekitar level rendah tahunan, yang menyerang AUDUSD selama tiga sesi ke belakang. Meskipun penyesuaian pasar terhadap sinyal kenaikan suku bunga Fed menjadi katalis utama yang mendukung Dolar AS, juga membebani harga, kurangnya petunjuk baru cendrung semakin menarik pasar ke Dolar AS sebagai safe-haven. Di sisi lain, laporan pekerjaan Australia yang kuat untuk Mei juga ikut gagal mendorong daya tarik AUD, bergabaung dengan pidato Gubernur RBA Philip Lowe yang sekali lagi minim arahan dan dianggap pasar terlalu ragu-ragu. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.70500 dan resistance di 1.76000.

EURUSD – Setelah jeda konsolidasi singkat, EURUSD melanjutkan penurunan dan sempat menembus di bawah 1.900, jatuh ke 1.1890, yang dicetak sebagai level terendah baru dua bulanan. Di balik itu, ada Dolar AS yang tetap kokoh terhadap sebagian besar mata uang G10, dan paling dirasakan oleh Euro karena pasar cenderung membandingkan kedua mata uang ini jika sentimen berkaitan dengan perekonomian dalam negeri. Ke depannya, lanjutan sikap pasar dalam mencerna tajuk dari AS akan terus menyetir pergerakan pasangan di tengah kalender yang minim. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18900 dan resistance di 1.19700.

GBPUSD – GBPUSD menghentikan tren turun tiga hari ke posisi terendah awal Mei dan kini tetap coba menguat di sekitar 1.3935 di awal sesi Asia hari ini. Di balik itu, pasangan Pound memanfaatkan kinerja pasar ekuitas serta berita positif tentang Brexit dan perkembangan wacana pembukaan aktivitas pandemi Inggris. Dengan tingkat rawat inap di Inggris masih di bawah rekor puncak Januari, kemungkinan pembukaan Inggris lebih awal dua minggu, seperti yang diusulkan oleh PM Boris Johnson kembali mencuat. Dari Brexit, ada permintaan resmi Inggris untuk kelonggaran tiga bulan untuk menyelesaikan carut marut permasalahan Irlandia Utara (NI) - menandakan keseriusan Inggris untuk mencari jalan keluar. Ke depannya, angka Penjualan Ritel Inggirs untuk bulan Mei akan menjadi fokus GBP terdekat. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.39000 dan resistance di 1.39700.

NZDUSD – Pasangan Kiwi terpantau ragu-ragu di awal sesi Asia pada hari ini dengan melanjutkan momentum penurunannya sejak awal bulan, setelah menguji level resistance di dekat level 0.7320. Sikap Fed yang hawkish pada inflasi dan perkiraan suku bunga mendorong USD lebih tinggi, dan dampaknya masih dirasakan di hampir seluruh papan pasar keuangan. Di sisi lain, Kiwi juga tertekan karena investor beralih ke aset yang lebih aman di tengah meningkatnya volatilitas setelah The Fed mengejutkan pasar. Di sisi domestik, indikator ekonomi Selandia Baru tumbuh jauh lebih cepat dari yang diharapkan di Q1. Produk Domestik Bruto (PDB) naik menjadi 1.6% pada bulan Maret dibandingkan dengan konsensus pasar sebesar 0.5%. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69800 dan resistance di 0.70400.

USDCAD – USDCAD naik untuk hari kelima berturut-turut dekat tertinggi enam mingguan yang sebelumnya dicapai pada hari Kamis dekat 1.235, didorong oleh reli Dolar AS yang berakselerasi ke atas setelah pernyataan dan proyeksi FOMC. Sinyal The Fed akan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, memicu daya spekulasi pasar terhadap USD. Faktor negatif lainnya untuk CAD yang sensitif komoditas dan mata uang pasar berkembang adalah konsolidasi kinerja pasar ekuitas. Sementara itu tak luput dari rentetan katalis, setelah mencapai level tertinggi sejak Oktober 2018 di hari Rabu, harga minyak mentah acuan WTI yang sensitif terhadap CAD telah berbalik arah tajam dan menghentikan kenaikan beruntun empat hari, kehilangan lebih dari 1% di momen yang sama. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.23000 dan resistance di 1.23700.

USDCHF – Dorongan beli dalam Dolar AS ikut dimanfaatkan USDCHF dalam beberapa jam sesi ke belakang, dan sempat menyentuh tertinggi multi-bulan di sesi sebelumnya. Di balik itu, masih sama, mayoritas investor telah mencerna nada hawkish The Fed dan pembacaan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Juga, Klaim Pengangguran Awal AS naik menjadi 412 ribu untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu terakhir dan di atas ekspektasi pasar 359 ribu. Di sisi lain, CHF tetap tertinggal setelah Swiss National Bank (SNB) juga datang ke publik untuk menyampaikan sikap mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgarnya, meskipun menaikkan perkiraan inflasi. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91100 dan resistance di 0.92000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

Tentative

JP - BoJ Monetary Policy & Rate Statement

-

-0.10%

-0.10%

Tentative

JP - BoJ Press Conference

-

-

-

13:00

GB - Retail Sales m/m

-

1.5%

9.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788