| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.17700 | -0.05% |
GBPUSD | 1.37590 | -0.04% |
AUDUSD | 0.72750 | -0.21% |
NZDUSD | 0.69720 | -0.14% |
USDJPY | 109.98000 | -0.01% |
USDCHF | 0.91360 | 0.07% |
USDCAD | 1.259 | 0.18% |
GOLDUD | 1790.800 | -0.13% |
USD/IDR | 14410 | 0.08% |
Fokus USDCAD:
Kamis, 26 Agustus 2021 - Setelah menyentuh level tinggi di dekat 1.265 di sesi AS kemarin, USDCAD kini lanjut beringsut lebih tinggi dan bergerak dalam rentang perdagangan yang cenderung melebar. Di balik itu, ada Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kerugian dan tergelincir di bawah 93.00 karena optimisme vaksin, yang membantu aset berisiko pada sentimen risiko yang membaik. Di sisi lain, Dolar Kanada sementara menguat di tengah upaya stabilitas harga minyak mentah yang konsisten. Harga minyak saat ini naik hampir dekat $68.00, yang semakin membatasi pergerakan untuk USDCAD. Sementara dari data, angka penjualan grosir di Kanada turun 2% pada bulan Juli, meski jadi salah satu alat Bank Sentral untuk menilai kondisi ekonomi, data gagal menggerakkan pasangan ke arah yang berarti.
Terlepas dari dorongan global untuk percepatan dan persetujuan vaksin yang lebih cepat, ketakutan COVID-19 masih ada. Baru-baru ini, negara bagian terpadat di Australia, New South Wales, mencatat infeksi tertinggi sepanjang masa, ditambah dengan rekor kasus COVID harian Selandia Baru. Statistik pandemi dari China juga lebih tinggi dari yang sebelumnya dan beberapa negara di Barat belum mengoreksi sentimen yang ada. Saat yang sama, sebuah penelitian yang dikembangkan di Inggris menunjukkan bahwa perlindungan dari vaksin COVID berkurang setelah enam bulan. Di atas segalanya, kehati-hatian pasar menjelang Simposium Jackson Hole, tidak melupakan data Inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS (PCE) dan pembacaan kedua PDB Q2 AS, menjadi fokus utama pada selera risiko pasar.
Pada saat penulisan, USDCAD bergerak dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.25800 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.26300. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.26500 dan support terjauhnya di 1.25200.
AUDUSD – AUDUSD pagi ini gagal memanfaatkan data Aussie yang lebih baik dari perkiraan karena kekhawatiran virus masih membebani harga di dekat 0.7265. Maka, pasangan menghentikan tren naik tiga hari karena sentimen pasar memburuk menjelang katalis penting minggu ini. Pengeluaran Modal Swasta (CAPEX) Q2 Australia pagi ini dirilis melewati konsensus pasar 2.5% dengan angka 4.4% tetapi tetap di bawah 6.3% pembacaan sebelumnya. Selain hasil mengecewakan dari komponen utama PDB Aussie, meningkatnya kesengsaraan pandemi di dalam negeri juga membebani harga. Baru-baru ini, negara bagian terpadat di Australia, New South Wales (NSW) melaporkan infeksi harian tertinggi sepanjang masa, 1,029 kasus, dan mendorong jumlah nasional menjadi 1,116. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72400 dan resistance di 0.72800.
EURUSD – Setelah ditutup hampir tidak berubah pada hari Selasa, pasangan EURUSD beringsut lebih rendah selama sesi Rabu dan menyentuh terendah harian di 1.1723. Sebelumnya pada hari itu, Survei IFO menunjukkan bahwa Indeks Iklim Bisnis pada bulan Agustus turun menjadi 99.4 pada bulan Agustus dari 100.7 pada bulan Juli. Sebagai catatan positif, Indeks Penilaian Saat Ini sedikit meningkat menjadi 101.4 dari 100.4. Pembacaan campuran ini gagal memicu reaksi pasar yang nyata. Namun demikian, pergerakan masih disponsori aksi hati-hati pasar karena investor tampaknya memilih untuk tetap menunggu pidato Ketua FOMC Jerome Powell di Jackson Hole Symposium Jumat nanti - dan Rekening Rapat Kebijakan Moneter pada hari Kamis oleh ECB. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.17500 dan resistance di 1.17700.
GBPUSD – GBPUSD sempat berangsut lebih tinggi dalam koreksi kuat dari tren harian sebelumnya tetapi kegagalan pada saat ini membuka risiko kelanjutan penurunan untuk jangka pendek. Namun, sebagian besar mata uang utama tetap dalam kisaran perdagangan baru-baru ini menjelang Jackson Hole dan dengan tidak adanya data penting, fase konsolidasi ini kemungkinan akan bertahan hingga Jumat, menurut beberapa analis. Pound telah menemukan dukungan sebelumnya karena USD jatuh dan penilaian investor di puncak gelombang varian delta di ekonomi utama seperti AS dan China. Hal ini memberikan harga komoditas terangkat sejak awal minggu, mendukung mata uang berisiko seperti GBP. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37400 dan resistance di 1.37700.
NZDUSD – NZDUSD memulaiawal Asia di wilayah positif karena aksi pasar bergerak loyo menjelang acara Jackson Hole yang ditunggu-tunggu. Selain USD, seperti yang telah disaksikan sejak awal minggu, sentimen lokal terhadap perkembangan tajuk COVID varian Delta sangat menyeluruh. Dari dalam negeri, ada komentar Hawkish oleh seorang pejabat RBNZ kemarin yang melihat inflasi berarti akan kembali terjadi pada bulan Oktober. Kendati demikian, suasana hati-hati yang belum dikoreksi terutama di Asia-Pasifik akan menjaga batas atas dan bawah NZDUSD untuk beberapa saat ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69300 dan resistance di 0.69800.
USDCHF – USDCHF mengkonsolidasikan kenaikan di jam perdagangan Asia pagi ini. Setelah menguji tertinggi di sekitar 0.916 di sesi sebelumnya, kenaikan terbatas karena Indeks Dolar AS (DXY) menyimpang dan diperdagangkan di bawah 93.00. Dari data AS, angka Pesanan Barang Tahan Lama AS turun 0.1% pada bulan Juli, kurang dari perkiraan pasar pada penurunan 0.3%. Di sisi lain, CHF berada di bawah tekanan setelah indeks sentimen Credit Suisse jatuh sekitar 51 poin pada bulan Agustus hingga -7.8, yang menunjukkan bahwa perekonomian Swiss berisiko berakhir secara tiba-tiba dari kebangkitan kembali pandemi di AS dan China. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91300 dan resistance di 0.91600.
USDJPY – Pasangan USDJPY tetap berada di sisi yang lebih tinggi pagi ini. Meskipun USD cenderung melemah, USDJPY berhasil diperdagangkan sedikit lebih tinggi karena Yen berjuang untuk menemukan permintaan pada situasi COVID-19 domestik dan lingkungan pasar yang berisiko. Di sisi lain, Yen tetap berada di jalur penawaran setelah muncul berita bahwa pemerintah Jepang berencana untuk memperluas keadaan darurat ke delapan negara bagian lagi, Hokkaido, Miyagi. Gifu, Aichi, Mie, Shiga, Okayama, dan Hiroshima. Untuk saat ini, investor menunggu sejumlah arahan dari AS dimana Indeks Harga Domestik Bruto (PDB), Laba Perusahaan, dan Klaim Pengangguran Awal akan ditawarkan di kalender perdagangan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.800 dan resistance di 110.200.
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
19:30 | US - Prelim GDP q/q | - | 6.7% | 6.5% |
Day 1 | US - Simposium Jackson Hole | - | - | - |