Home
>
News
>
Publication
>
Tren Bearish Minyak Berlanjut Dipicu Isyarat Kenaikan Lebih Lanjut Produksi OPEC+
Tren Bearish Minyak Berlanjut Dipicu Isyarat Kenaikan Lebih Lanjut Produksi OPEC+
Thursday, 02 July 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1377

0.10%

GBPUSD

1.3274

0.15%

AUDUSD

0.6892

0.13%

NZDUSD

0.5671

0.23%

USDJPY

162.56

-0.05%

USDCHF

0.8084

0.15%

USDCAD

1.4214

0.07%

GOLDUD

4,038.71

0.74%

COFU

68.03

-0.37%

USD/IDR

17,956

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • OPEC+ pertimbangkan untuk meningkatkan target produksi minyak lebih lanjut mulai Agustus, sekitar 188.000 bph.
  • Qatar mengatakan Iran dan AS berkomitmen melanjutkan diskusi pasca mencapai kemajuan positif dalam pertemuan hari Rabu.

************************************************************

Kamis, 02 Juli 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish sejak awal pekan dibebani oleh beberapa sentimen diantaranya potensi pasokan berlebih, kemajuan positif dalam pertemuan tidak langsung AS - Iran, dan isyarat eskalasi tensi antara AS - Iran.

OPEC dan sekutunya kemungkinan akan menyepakati kenaikan lebih lanjut dalam target produksi mereka mulai Agustus ketika mereka bertemu pada hari Minggu, kata tiga sumber pada hari Rabu. Rencana peningkatan sekitar 188.000 bph, tambah sumber tersebut. Berita tersebut mengisyaratkan potensi tambahan pasokan di tengah kenaikan output UEA pasca keluar dari kelompok aliansi, dan pembukaan kembali Selat Hormuz secara bertahap.

Turut membebani harga, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan bahwa AS dan Iran telah mencapai kemajuan positif dalam pembicaraan tidak langsung yang berakhir pada hari Rabu, dan menambahkan bahwa kedua belah pihak berkomitmen akan melanjutkan diskusi dalam jangka waktu mendatang. Putaran selanjutnya dijadwalkan berlangsung setelah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu menuding bahwa China berupaya mendapatkan pengaruh atas Terusan Panama, dan ia bersumpah tidak akan membiarkan China mengambil alih Terusan Panama. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan meningkatkan tensi lebih lanjut antara AS dan China, di tengah rencana AS yang sedang menyusun draf larangan impor untuk perangkat inverter energi (konverter) buatan China.

Dari sisi pasokan, laporan stok resmi versi pemerintah yang dirilis oleh EIA pada Rabu malam menunjukkan persediaan minyak dan bensin di AS turun masing-masing sebesar 3,78 juta barel dan 2,33 juta barel pada penutupan pekan yang berakhir 26 Juni. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $70 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $65 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Unemployment rate

 

4.3%

4.3%

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

220K

215K

21:00

USA - Factory Orders MoM

 

-1.8%

4.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788