Home
>
News
>
Publication
>
Stres Sektor Perbankan Bayangi Pergerakan Minyak
Stres Sektor Perbankan Bayangi Pergerakan Minyak
Monday, 27 March 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07650

-0.03%

GBPUSD

1.22250

-0.04%

AUDUSD

0.66440

-0.09%

NZDUSD

0.61920

-0.06%

USDJPY

130.530

0.25%

USDCHF

0.91700

0.23%

USDCAD

1.37400

0.07%

GOLDUD

1,977.300

-0.27%

COFU

69.42

-0.33%

USD/IDR

15,180

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • IMF peringatkan stabilitas keuangan global berpotensi terganggu akibat turbulensi di sektor perbankan.
  • Rusia berencana tempatkan senjata nuklir taktis di Belarus, ungkap Presiden Vladimir Putin.

***************************************************************

Senin, 27 Maret 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran akan stabilitas keuangan global akibat gejolak di sektor perbankan. Selain itu, pemogokan besar-besaran di dua negara ekonomi utama Eropa juga membebani sisi permintaan bahan bakar.

Kepala Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva pada hari Minggu memperingatkan bahwa ekonomi global berpotensi menghadapi risiko stabilitas keuangan karena turbulensi di sektor perbankan. Komentar Georgieva tersebut menyusul kekhawatiran yang disampaikan sebelumnya oleh Luis de Guindos, wakil presiden Bank Sentral Eropa (ECB) bahwa masalah di sektor perbankan baru-baru ini dapat mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, melonjaknya inflasi di Jerman memicu aksi pemogokan besar-besaran di negara ekonomi terbesar pertama Uni Eropa (UE) itu, yang akan dimulai pada hari Senin dan diperkirakan akan melumpuhkan transportasi massal dan bandara di salah satu pemogokan terbesar dalam beberapa dekade. Kondisi serupa juga terjadi di Prancis, di mana aksi protes di negara ekonomi terbesar kedua UE itu telah berlangsung sejak awal Maret. Pemogokan di dua negara ekonomi utama UE berpotensi mengurangi produksi serta permintaan bahan bakar.

Sementara itu, sinyal ketegangan geopolitik di Eropa kembali memuncak setelah Presiden Vladimir Putin pada hari Sabtu menyatakan bahwa Rusia akan menempatkan senjata nuklir taktis di Belarus, yang sekaligus menandai pertama kalinya Rusia menempatkan senjata di luar negeri sejak pertengahan 1990-an. Putin juga menambahkan bahwa rencana tersebut tidak akan melanggar janji non-proliferasi nuklir, karena sama dengan yang dilakukan selama ini oleh AS yang menempatkan senjatanya di Eropa. Keyakinan akan realisasi rencana Putin itu diperkuat oleh informasi dari pejabat senior administrasi AS yang mencatat bahwa Rusia dan Belarus telah berbicara mengenai transfer senjata nuklir dalam beberapa waktu. NATO pada hari Minggu melontarkan kritik keras atas rencana Putin tersebut.

Sentimen positif lainnya datang dari berita bahwa Irak telah menghentikan ekspor minyak mentah sebesar 450 ribu bph dari wilayah semi-otonom Kurdistan dan kilang Kirkuk utara ke Turki mulai hari Sabtu lalu, setelah memenangkan kasus arbitrase melawan Turki. 

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $72 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $67 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:30

USA - Dallas Fed Manufacturing Index

 

-13.5

-10.0

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788