| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.18660 | 0.00% |
GBPUSD | 1.38090 | 0.04% |
AUDUSD | 0.74760 | 0.51% |
NZDUSD | 0.69260 | 0.64% |
USDJPY | 110.250 | -0.19% |
USDCHF | 0.92040 | 0.20% |
USDCAD | 1.24600 | -0.16% |
GOLDUD | 1763.990 | 0.65% |
COFR | 1023137 | 1.08% |
USD/IDR | 14380 | 0.14% |
Fokus Crude Oil:
Senin, 21 Juni 2021 - Harga minyak pada pembukaan pekan pagi ini terpantau bergerak bullish di kisaran harga IDR 1,022,000 - 1,036,000 per barel. Dukungan pada pasar minyak datang dari berlarutnya negosiasi kesepakatan nuklir Iran serta meningkatnya aktifitas perjalanan selama liburan musim panas.
Negosiasi mengenai kesepakatan nuklir Iran ditunda setelah Ebrahim Raisi pada hari Minggu memenangkan pemilihan Presiden Iran di tengah jumlah pemilih yang rendah pada hari Sabtu. Kemenangan Raisi tersebut berpotensi menempatkan Iran pada jalur yang lebih bermusuhan terhadap Barat, dan banyak pengamat yang meyakini bahwa sanksi AS akan tetap diberlakukan meskipun Raisi mengatakan bahwa dia akan mempertahankan kesepakatan nuklir. Perkembangan situasi tersebut meredam kekhawatiran akan kembalinya pasokan minyak Iran ke pasar minyak global dalam waktu dekat.
American Airlines pada hari Minggu mengumumkan akan membatalkan sekitar 1% penerbangan pada bulan Juli akibat kekurangan tenaga kerja di beberapa hubnya di tengah melonjaknya permintaan yang dipicu oleh tingkat vaksinasi Covid-19 AS meningkat dan pembatasan perjalanan dicabut dalam beberapa pekan terakhir. Menurut data dari Administrasi Keamanan Transportasi AS, hampir 50 juta penumpang bandara terdaftar pada Mei, naik 19% dari April. Sejauh ini hampir 35 juta penumpang udara telah terdaftar pada bulan Juni.
Turut mendukung harga minyak, India - negara konsumen minyak terbesar ketiga dunia - pada hari Minggu melaporkan kasus infeksi Covid-19 baru sebanyak 58,419 kasus selama 24 jam terakhir, yang merupakan jumlah harian terendah dalam hampir tiga bulan. Banyak negara bagian mulai melonggarkan pembatasan dan ibu kota Delhi pada hari Minggu mengumumkan pembukaan kembali bar, taman umum, kebun, dan klub golf.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,050,000 - 1,070,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,000,000 - 980,000 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
| | | | | |||||