Home
>
News
>
Publication
>
Sinyal Permintaan Melemah, Minyak Merosot Dekati Level Terendah Tiga Bulan
Sinyal Permintaan Melemah, Minyak Merosot Dekati Level Terendah Tiga Bulan
Thursday, 19 August 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.17090

-0.28%

GBPUSD

1.37550

-0.28%

AUDUSD

0.72310

-0.33%

NZDUSD

0.68930

-0.59%

USDJPY

109.740

0.40%

USDCHF

0.91670

0.37%

USDCAD

1.26500

0.28%

GOLDUD

1787.790

-0.39%

COFR

926791

-0.51%

USD/IDR

14380

0.21%

Fokus Crude Oil:

  1. Persediaan stok bensin AS naik 696 ribu barel, kenaikan pertama dalam lebih dari sebulan, ungkap EIA.
  2. AS akan batasi kapasitas penumpang China hingga 40% untuk beberapa maskapai penerbangan. 

Kamis, 19 Agustus 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau masih melanjutkan tren bearish dan bergerak dekat level terendah sejak Mei. Kenaikan tak terduga persediaan bensin AS serta aksi saling membatasi kapasitas penerbangan antara AS dan China semakin menguatkan ancaman pelemahan permintaan di tengah lonjakan penyebaran Covid-19 secara global saat ini.

Badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA), merilis laporan mingguan pasar minyak AS pada Rabu Malam yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah sebesar 3.23 juta barel, lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 1.06 juta barel. Namun, untuk stok bensin mengalami kenaikan di luar dugaan sebesar 696 ribu barel, dari prediksi sebelumnya yang memperkirakan akan terjadi penurunan sebesar 1.67 juta barel. Kenaikan tak terduga persediaan bensin AS mengisyaratkan permintaan bahan bakar yang melambat akibat penyebaran Covid-19. Dari sisi produksi minyak mentah, EIA juga melaporkan kenaikan menjadi 11.4 juta barel dari posisi pekan sebelumnya di level 11.3 juta barel.

Turut membebani pergerakan harga minyak, Departemen Transportasi AS pada hari Rabu mengatakan akan membatasi beberapa penerbangan dari maskapai China hingga 40% kapasitas penumpang selama empat minggu setelah pemerintah China memberlakukan batasan serupa pada empat penerbangan United Airlines. Pernyataan tersebut semakin menambah tekanan terhadap pemulihan permintaan bahan bakar dari sektor penerbangan, yang saat ini sudah terbebani oleh lonjakan Covid-19 varian Delta secara global.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 950,000 - 970,000 per barel serta kisaran Support di IDR 900,000 - 880,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

-

2800K

2866K

19:30

USA - Initial Jobless Claims

-

363K

375K

19:30

USA - Philadelphia Fed Manufacturing Index

-

23

21.9

21:00

USA - CB Leading Index MoM

-

0.8%

0.7%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788