Home
>
News
>
Publication
>
Sempat Bangkit, Emas Kembali Bergerak Lesu
Sempat Bangkit, Emas Kembali Bergerak Lesu
Monday, 05 September 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

0.9948

-0.36%

GBPUSD

1.1515

-0.36%

AUDUSD

0.6800

-0.35%

NZDUSD

0.6095

-0.21%

USDJPY

140.17

0.09%

USDCHF

0.9810

0.11%

USDCAD

1.3128

0.18%

GOLDUD

1712.0

-0.13%

USD/IDR

14880

0.24%

Fokus emas :

1.      Harga emas melemah di zona 1709.21 per troy ons.

2.      Rilis data ketenagakerjaan AS dan indeks dolar di zona 109.32.

Senin, 5 September 2022 harga emas bergerak melemah di zona $ 1709.21 per troy ons.  Pada pagi hari ini harga emas bergerak melemah setelah ditutup menguat pada hari perdagangan kemarin. Pergerakan emas dipicu oleh rilisnya beragam sinyal dari sektor ketenagakerjaan AS dan indeks dolar yang bergerak di level tertinggi.

Harga emas hari ini bergerak melemah setelah sempat bangkit pada hari perdagangan sebelumnya. Rilisnya data US Unemployment Rate oleh Bureau of Labor Statistics yang memburuk di level 3.7% dibandingkan dengan ekspektasi dan data sebelumnya di level 3.5% dan Average Hourly Earnings m/m di level 0.3% dibandingkan data sebelumnya di angka 0.5% membawa emas ditutup menguat ke level $ 1718.01 di hari perdagangan sebelumnya. Meningkatnya tingkat pengangguran dan perlambatan kenaikan upah memicu anggapan pasar bahwa suku bunga pada tahun depan kemungkinan tidak berakhir setinggi yang sebelumnya diantisipasi. Di lain sisi, berdasarkan data Non-Farm Employment Change pasar tenaga AS tercatat menyerap 315.000 tenaga kerja yang berada di atas perkiraan di angka 300.000 menandakan pasar tenaga kerja dalam kondisi ideal sekaligus mematahkan anggapan terjadinya pelemahan ekonomi AS yang memungkinkan The Fed mempertimbangkan langkah agresifnya dalam menaikan suku bunga acuan. Walaupun sudah kembali di atas zona $ 1700, pergerakan emas tertahan oleh indeks dolar yang masih bergerak di level tertingginya di zona 109.32 membuat emas yang dihargakan dengan dolar terasa lebih mahal sehingga membuat emas kembali melemah. Pergerakan emas juga masih dibayangi ekspektasi kenaikan suku bunga acuan dengan beragam sinyal yang diberikan oleh Gubernur Fed Jerome Powell dan pejabat Fed lainnya bahwa komitmen bank sentral AS dalam menaikan suku bunga tidak tergoyahkan walau terjadi resesi sampai inflasi dianggap mendekati target The Fed yaitu 2%. Pasar masih berekspektasi pada kenaikan 75 basis poin pada September mendatang. Tingginya suku bunga acuan membuat emas kehilangan daya tarik karena produk keuangan yang menghasilkan bunga dianggap memberi imbal hasil lebih. Imbal hasil surat utang pemerintah AS saat ini berada di zona 3.19%. Indeks dolar dan yield obligasi AS yang masih berada di level tertinggi serta ekspektasi kenaikan suku bunga acuan menjadi katalis negatif bagi emas.

Harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal $ 1705.62 dan resistance terdekatnya berada di areal $ 1718.36. Support terjauhnya berada di areal $ 1698.45 hingga ke areal $ 1693.68, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal $ 1725.13 hingga ke areal $ 1730.31.

Data Ekonomi Hari Ini

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

USD - Bank Holiday

-

-

-

22:30

GBP - MPC Member Mann Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788