Home
>
News
>
Publication
>
Sejumlah Sentimen Positif Dukung Minyak Bergerak Bullish
Sejumlah Sentimen Positif Dukung Minyak Bergerak Bullish
Friday, 13 May 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.03770

0.08%

GBPUSD

1.21980

0.12%

AUDUSD

0.68540

0.35%

NZDUSD

0.62260

0.34%

USDJPY

128.330

0.62%

USDCHF

1.00330

-0.04%

USDCAD

1.30450

-0.28%

GOLDUD

1822.000

0.05%

COFU

106.65

0.69%

USD/IDR

14595

0.15%

Fokus Crude Oil:

  1. IEA proyeksikan penurunan produksi minyak Rusia sebesar hampir 3 juta bph mulai bulan Juli.
  2. OPEC pangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak 2022.

***************************************************************

Jumat, 13 Mei 2022 - Harga minyak pada penutupan pekan pagi ini terpantau bergerak bullish didukung sejumlah sentimen positif antara lain laporan IEA, pembatalan kontrak sewa minyak dan gas di AS, serta eskalasi gangguan pasokan gas di Eropa. Meski demikian, pemangkasan proyeksi dari OPEC membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Dalam sebuah laporan yang dirilis hari Kamis, International Energy Agency (IEA) memproyeksikan produksi minyak Rusia akan mengalami penurunan hampir 3 juta bph mulai bulan Juli, atau sekitar tiga kali lebih banyak dari level produksi saat ini, jika sanksi embargo minyak benar-benar diberlakukan. IEA juga menambahkan dengan peningkatan produksi di Timur Tengah dan AS, serta pelambatan pertumbuhan permintaan yang dipicu oleh kebangkitan kembali Covid di China, diharapkan akan dapat menutupi defisit pasokan dari Rusia tersebut.

Turut mendukung pergerakan harga minyak, Presiden AS Joe Biden membatalkan 3 kontrak sewa minyak dan gas, dimana 1 kontrak untuk pengeboran minyak di Cook Inlet Alaska dan dua sewa di Teluk Meksiko. Keputusan dari Biden tersebut meningkatkan kekhawatiran akan kondisi pasokan di pasar yang sudah ketat sejak konflik Ukraina serta ditambah dengan potensi tidak tercapainya kebijakan perilisan cadangan minyak dalam skala besar yang diumumkan pada bulan April lalu bersama negara-negara anggota IEA.

Dari Eropa, Finlandia berpotensi menyusul Polandia dan Bulgaria untuk dihentikan pasokan gasnya oleh Rusia pasca Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Sanna Marin pada hari Kamis mengatakan Finlandia akan mengajukan permohonan untuk bergabung dengan aliansi NATO sesegera mungkin, ungkap surat kabar lokal Iltalehti pada hari Kamis.

Turut menambah peningkatan gangguan pasokan gas ke Eropa lebih lanjut, Ukraina menegaskan tidak akan membuka kembali rute transit gas Sokhranovka dari Rusia ke Eropa sampai Kyiv memperoleh kendali penuh atas sistem perpipaannya, ungkap kepala operator GTSOU pada hari Kamis.

Sementara itu, OPEC pada hari Kamis merevisi turun perkiraan untuk pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak tahun ini, dengan mempertimbangkan efek dari pembatasan akibat Covid serta ketegangan geopolitik. OPEC memperkirakan ekonomi global akan tumbuh sebesar 3.5% pada tahun 2022, dibandingkan perkiraan sebesar 3.9% yang dirilis bulan lalu. Untuk permintaan minyak global tahun ini akan meningkat sebesar 3.4 juta bph atau turun 300 ribu bph dari proyeksi yang dirilis bulan lalu.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $115 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $100 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

00:00

USA - Baker Hughes Oil Rig Count

 

 

557

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788