Home
>
News
>
Publication
>
Sejumlah Katalis Positif Dukung Minyak Melaju Bullish
Sejumlah Katalis Positif Dukung Minyak Melaju Bullish
Tuesday, 19 April 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07810

-0.12%

GBPUSD

1.30150

-0.13%

AUDUSD

0.73470

0.12%

NZDUSD

0.67320

-0.07%

USDJPY

126.990

0.50%

USDCHF

0.94420

0.15%

USDCAD

1.26120

-0.06%

GOLDUD

1978.700

-0.05%

COFU

107.06

0.62%

USD/IDR

14350

0.02%

Fokus Crude Oil:

  1. Rusia luncurkan serangan baru yang menargetkan Ukraina bagian timur.
  2. China berencana percepat pelonggaran penguncian, pabrik-pabrik Shanghai siap dibuka kembali.

***************************************************************

Selasa, 19 April 2022 - Pergerakan harga minyak pagi ini terpantau masih berada pada tren bullish didukung sejumlah katalis positif antara lain ketegangan geopolitik di Eropa timur, rencana pembukaan kembali pabrik-pabrik di Shanghai serta potensi peningkatan aktifitas perjalanan di AS.

Tensi di Eropa timur kembali memuncak dipicu serangan terbaru yang diluncurkan oleh Rusia pada hari Senin di wilayah Ukraina bagian timur. Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa 16 fasilitas militer di wilayah Kharkiv, Zaporizhzhia, Donetsk dan Dnipropetrovsk dan di pelabuhan Mykolayiv, yang berada di selatan dan timur Ukraina telah dihancurkan dalam serangan tersebut. Presiden AS Joe Biden berencana mengadakan pertemuan dengan sekutunya pada hari Selasa untuk membahas perkembangan konflik Ukraina, termasuk untuk berkoordinasi menuntut pertanggungjawaban dari Rusia.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, China berencana untuk mempercepat pelonggaran penguncian, yang sekaligus meredam kekhawatiran pasar sebelumnya akan potensi penurunan permintaan minyak dari negara importir minyak terbesar pertama dunia itu. Sebagai langkah awal, pabrik-pabrik di Shanghai yang telah ditutup selama 3 minggu akan mulai dibuka kembali. Mengutip dari Reuters, China pada pekan lalu telah menyusun daftar yang berisi 666 perusahaan yang diprioritaskan untuk dibuka kembali, antara lain termasuk Tesla, Volkswagen dan mitra China SAIC Motor, serta perusahaan semikonduktor dan medis. 

Sementara itu, mandatori penggunaan masker dalam transportasi umum di AS resmi dicabut pada hari Senin, yang disusul oleh pelonggaran pembatasan di semua maskapai besar termasuk American Airlines, United Airlines dan Delta Air Lines, serta jalur kereta nasional Amtrak. Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada hari Senin mencabut larangan bepergian ke sekitar 90 tujuan internasional. Perubahan peraturan tersebut memicu keyakinan akan semakin meningkatnya aktifitas perjalanan, yang tentunya akan turut mendongkrak kenaikan permintaan bahan bakar.

Masih dari AS, pemerintah Biden berencana memberikan ijin pengeboran pada perusahaan minyak dan gas di area federal yang tersebar di setidaknya 8 negara bagian mulai bulan Juni, ungkap Biro Pengelolaan Pertanahan, bagian dari Departemen Dalam Negeri AS pada hari Senin. Pengumuman tersebut mengindikasikan potensi peningkatan produksi minyak AS di masa mendatang.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $115 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $100 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Building Permits

 

1.83M

1.86M

20:30

USA - Housing Starts

 

1.74M

1.77M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788