Home
>
News
>
Publication
>
Sejumlah Data Jadi Fokus, EURUSD Masih di Belakang Suasana Risk-Off
Sejumlah Data Jadi Fokus, EURUSD Masih di Belakang Suasana Risk-Off
Wednesday, 07 July 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.18220

-0.02%

GBPUSD

1.37990

-0.03%

AUDUSD

0.74950

-0.13%

NZDUSD

0.70090

-0.10%

USDJPY

110.62000

-0.07%

USDCHF

0.92410

0.00%

USDCAD

1.246

0.06%

GOLDUD

1796.683

0.14%

USD/IDR

14480

0.17%

Fokus EURUSD:

  1. EURUSD masih di zona bearish
  2. Data AS kembali dirilis suram

Rabu, 7 Juli 2021 - Dibuka melesu sejak awal perdagangan pekan ini, pasangan EURUSD masih belum temukan alasan rebound kuat di kisaran 1.18200 pada pembukaan perdagangan hari ini. Berbagai data dirilis dari dalam negeri, di antaranya adalah Retail Sales MoM yang dirilis meningkat hingga 4.6% dari yang diharapkan 4.3% setelah sebelumnya 3.9%. Dari Jerman, Factory Orders MoM dirilis menurun hinga -3.7% dari yang diharapkan 0.9% setelah sebelumnya 1.2%. Relatif searah dengan data sebelumnya, sentimen ekonomi di Jerman dinilai masih pesimis terhadap nilai ekonomi negara. Selain itu, ZEW Economic sentiment juga dinilai melemah hingga 61.2 dari yang doiharapkan 79 setelah sebelumnya 81.3. Meski banyak data dirilis pekan ini, EUR dinilai masih belum mampu mengalahkan dominasi USD.

Fokus dari AS kemarin datang dari Institute for Supply Management (ISM) yang melaporkan bahwa IMP Jasa turun tipis ke 60.1 di bulan Juni dari 64 di bulan Mei, jauh dari ekspektasi pasar di 63.5. Rincian yang mendasari publikasi menunjukkan bahwa Indeks Harga yang turun ke 79.5 dari 80.6 dan Indeks Ketenagakerjaan mundur ke 49.3 dari 55.3. Meskipun reaksi pasar awal terhadap laporan ini sebagian besar tidak terdengar, pergeseran negatif yang disaksikan dalam sentimen pasar membantu USD mengungguli para pesaingnya. Selain keraguan atas pemulihan ekonomi AS dan ketidakpastian penyesuaian kebijakan moneter, kebangkitan COVID terutama di kawasan Asia-Pasifik dan merebaknya berbagai varian yang memang resisten terhadap vaksin juga turut membebani sentimen tersebut - menyoroti varian Epsilon dan Lambda sebagai tantangan utama.

Pada saat penulisan, EURUSD kini bergerak melesu dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.17100 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.18600 Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.19400 dan support terjauhnya di 1.16400.

AUDUSD – AUDUSD turun kembali di bawah 0.750, di tengah sesi Asia hari ini. Pasangan ini mencatatkan pemerosotan paling dalam dalam satu minggu pada hari sebelumnya di tengah suasana risk-off yang luas di tengah kekhawatiran COVID di dalam negeri dan sentimen global yang secara luas suram - dipimpin oleh data AS yang lebih lemah baru-baru ini dan kebangkitan COVID. Di dalam negeri, Queensland, New South Wales (NSW) dan Victoria dikabarkan kemungkinan besar akan memperpanjang pembatasan aktivitas yang disebabkan oleh virus selama satu minggu lagi karena negara tersebut berdesak-desakan dengan vaksinasi. Meski begitu, pembatasan beberapa aktivitas di kawasan terlarang akhir-akhir ini dilonggarkan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.74600 dan resistance di 0.75300.

GBPUSD – GBPUSD tetap tertekan baru-baru ini di tengah awal perdagangan sesi Asia hari ini. Harga tercatat turun cukup dalam di hari sebelumnya di tengah suasana risk-off dan berita utama suram mengenai kondisi Brexit dan COVID di Inggris. Secara detail, Wakil Presiden Komisi Eropa Maroš efčovi memperingatkan Inggris tentang proses hukum jika Inggris gagal untuk menarik kembali perjanjian Brexit di Irlandia Utara (NI), serta beberapa pejabat mengatakan bahwa masalah Inggris dengan perbaikan perbatasan pasca-Brexit jauh lebih luas dan lebih dalam. Di tempat lain, infeksi COVID di Inggris juga tercatat melonjak ke level tertinggi sejak akhir Januari dan Menteri Kesehatan memperkirakan jumlahnya akan terus melonjak ke depan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.37700 dan resistance di 1.38400.

NZDUSD – NZDUSD mengkonsolidasikan penurunan hari sebelumnya di atas 0.7000 pagi ini. Dengan demikian, pasangan Kiwi masih berjuang antara taruhan hawkish untuk langkah selanjutnya dari RBNZ di balik sentimen suram terkait pandemi. Kemarin secara mendadak, Bank of New Zealand atau Australia and New Zealand Banking Group (ANZ), dilanjut oleh Westpac, semua tampaknya berada di halaman yang sama saat menyampaikan ekspektasinya atas kenaikan suku bunga dari RBNZ pada akhir tahun 2021. Bank-bank ini menggambarkan kemampuan Selandia Baru untuk menjinakkan penyebaran COVID di dalam negeri dengan fundamental optimis untuk mendukung pandangan bullish mereka. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69900 dan resistance di 0.70400.

USDCAD – USDCAD naik lebih jauh dan coba mencapai 1.25 kemarin sebagai level intraday tertinggi sejak 23 April. Kombinasi Dolar AS yang lebih kuat dan penurunan harga minyak mentah mendorong pasangan ini. Permintaan dolar AS melonjak di tengah mundurnya selera risiko, dan bahkan saat imbal hasil AS jatuh ke posisi terendah bulanan. Dari pasar minyak yang cenderung tertekan, investor tampaknya khawatir tentang Uni Emirat Arab (UEA) yang secara sepihak meningkatkan produksi minyaknya dan produsen lain melakukan hal yang sama setelah bentrokan Senin dengan Arab Saudi. UEA secara lantang menentang perpanjangan pembatasan produksi hingga akhir 2022 dari batas waktu saat ini April 2022. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.24400 dan resistance di 1.24800.

USDCHF – Minat beli Dolar AS mendorong USDCHF lebih tinggi pada jam perdagangan Asia hari ini. Pasangan ini pulih tajam di sesi perdagangan sebelumnya untuk menyentuh 0.925. Investor bergegas ke aset safe-haven setelah data ISM AS dirilis lebih lemah dari perkiraan sehari menjelang risalah FOMC. IMP Non-Manufaktur Institute of Supply Management turun ke 60.1 di bulan Juni dari angka tertinggi sepanjang masa 64 di bulan sebelumnya dan jauh di bawah ekspektasi pasar di 63.5. Di sisi lain, CHF tetap melemah setelah data terbaru menunjukkan bahwa aktivitas pabrik domestik melambat secara tak terduga pada bulan Juni. Untuk saat ini, para pedagang secara aktif menantikan pertemuan FOMC untuk rincian wawasan tentang inflasi jangka pendek Fed dan prospek kebijakan moneter. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.92300 dan resistance di 0.92500.

USDJPY – USDJPY memperpanjang pergerakan lamban hari sebelumnya pagi ini di jam-jam awal perdagangan Asia meskipun Investor bergegas ke Dolar AS menjelang risalah pertemuan FOMC dan safe-haven yang diuntungkan, karena volatilitas pasar meningkat di tengah suasana risk off. Di sisi lain, Yen masih bertahan pada daya tarik safe haven karena selera risiko investor berkurang karena meningkatnya kekhawatiran COVID yang kembali mengancam pemulihan ekonomi global - kekhawatiran tersebut datang dari varian baru yang disebut Epsilon dan Lambda, yang kini belum dipastikan kemampuan vaksin untuk menangkalnya. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 110.400 dan resistance di 110.700.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

16:00

EU - EU Economic Forecasts

-

-

-

21:00

CA - Ivey PMI

-

65

64.7

21:00

US - JOLTS Job Openings

-

9.30M

9.29M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788