Home
>
News
>
Publication
>
Saudi Tegaskan Sikap OPEC+, Harga Minyak Ikut Terdongkrak
Saudi Tegaskan Sikap OPEC+, Harga Minyak Ikut Terdongkrak
Wednesday, 21 December 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.06210

0.04%

GBPUSD

1.21830

0.03%

AUDUSD

0.66790

0.09%

NZDUSD

0.63450

-0.47%

USDJPY

131.690

-0.16%

USDCHF

0.92620

-0.10%

USDCAD

1.36120

-0.17%

GOLDUD

1,817.900

0.07%

COFU

75.99

0.54%

USD/IDR

15,617

-0.12%

Fokus Crude Oil:

  • OPEC+ akan kesampingkan faktor politik dalam pengambilan keputusan mereka.
  • Oman proyeksikan peningkatan produksi minyak lebih dari 10% pada tahun 2023.

***************************************************************

Rabu, 21 Desember 2022 - Harga minyak pagi ini terpantau masih berada pada tren bullish didukung pernyataan dari Arab Saudi, sinyal pengetatan pasokan minyak di Eropa, dan laporan stok API. Meski demikian, potensi kenaikan produksi Oman dan terus meningkatnya kasus infeksi Covid baru di China membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman pada hari Selasa menegaskan pernyataan sikap OPEC dan sekutunya untuk mengesampingkan faktor politik dalam proses pengambilan keputusan, baik terkait penilaian maupun proyeksi pasar minyak kedepan. Pangeran Abdulaziz juga menambahkan bahwa keputusan dari aliansi ke 23 negara produsen itu untuk tetap memangkas produksinya, yang awalnya banyak dikritik, justru dianggap tepat dalam upaya mendukung stabilitas pasar dan industri.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, kepala Transneft Nikolay Tokarev pada hari Selasa mengatakan pihaknya telah menerima permintaan dari Polandia dan Jerman untuk memasok minyak Rusia pada tahun 2023. Transneft merupakan perusahaan milik negara Rusia yang menangani lebih dari 80% total minyak yang diproduksi di negara tersebut. Berita tersebut mengindikasikan bahwa pasokan di negara Uni Eropa mulai mengetat, imbas dari embargo serta batas harga yang diterapkan pada Rusia sejak 5 Desember lalu.

Sentimen positif lainnya datang dari persediaan minyak mentah AS dalam sepekan yang mengalami penurunan sebesar 3.07 juta barel, ungkap laporan yang dirilis oleh grup industri American Petroleum Institute (API) untuk pekan yang berakhir 16 Desember. Laporan tersebut menunjukkan permintaan minyak yang sedang kuat di pasar energi AS. Meski demikian, pasar masih menantikan angka resmi versi pemerintah yang akan dirilis malam nanti oleh badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA). 

Sementara itu, produksi minyak mentah negara Oman diproyeksikan akan meningkat lebih dari 10% menjadi 1.175 juta bph pada tahun 2023, ungkap Kementerian Keuangan Oman dalam pertemuan pembahasan anggaran awal untuk tahun 2023 pada hari Selasa. Saat ini, produksi negara Teluk Persia itu mencapai sekitar 1 juta bph. Oman yang menduduki peringkat terbesar ke-7 di antara produsen minyak Timur Tengah dan ke-21 dunia ini tergabung dalam sekutu OPEC dan merupakan produsen minyak non-OPEC terbesar di Timur Tengah. 

Dari China dilaporkan kasus infeksi baru mencapai 3,101 kasus pada 20 Desember, naik dari 2,722 sehari sebelumnya. Meski demikian, Komisi Kesehatan Nasional melaporkan tidak ada kematian baru akibat Covid pada 20 Desember, dibandingkan 5 kematian pada sehari sebelumnya.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $80 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $72 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

22:30

USA - EIA Crude Oil Domestic Production

 

 

12.100M

22:30

USA - EIA Crude Oil Stocks Change

 

-1.657M

10.231M

22:30

USA - EIA Gasoline Stocks Change

 

2.14M

4.496M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788