| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0932 | -0.04% |
GBPUSD | 1.3058 | -0.02% |
AUDUSD | 0.6738 | 0.03% |
NZDUSD | 0.6091 | 0.03% |
USDJPY | 148.55 | 0.10% |
USDCHF | 0.8565 | 0.09% |
USDCAD | 1.3738 | 0.12% |
GOLDUD | 2630.50 | 0.21% |
USD/IDR | 15640 | -0.03% |
Fokus USDJPY:
Jumat, 11 Oktober 2024 – Pergerakan pasangan mata uang USDJPY naik ke zona 148.55 pasca rilisnya Harga konsumen AS naik sedikit lebih tinggi dari perkiraan pada bulan September serta ekspektasi BoJ kemungkinan tidak menaikan tingkat suku bunga pada pertemuan mendatang.
Perdana Menteri Shigeru Ishiba telah menimbulkan keraguan mengenai kapan bank sentral akan memperketat kebijakan selanjutnya. Sebelumnya, BOJ mengakhiri suku bunga negatif pada bulan Maret dan menaikkan biaya pinjaman jangka pendek menjadi 0,25% pada bulan Juli. Ke depan, pelaku pasar memperkirakan BOJ kemungkinan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan 30-31 Oktober, BOJ diperkirakan mempertahankan inflasi agar tetap berada di sekitar target 2% hingga beberapa tahun mendatang. Ekspektasi bahwa Bank of Japan kemungkinan tidak akan terburu-buru untuk menaikkan biaya pinjaman gagal membantu Yen Jepang.
Di sisi data ekonomi Jepang pada hari Kamis menunjukan, Inflasi grosir Jepang meningkat pada bulan September tetapi harga barang impor turun karena rebound yen. Indeks harga barang korporasi (CGPI), yang mengukur harga yang dibebankan perusahaan satu sama lain atas barang dan jasa mereka, naik 2,8% pada bulan September dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data BOJ, melebihi perkiraan median pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 2,3%.
Di sisi Dolar AS, data Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis menunjukkan bahwa indeks harga konsumen meningkat 0,2% pada bulan September. Namun, dalam 12 bulan hingga September, CPI naik 2,4%, yang merupakan kenaikan tahunan terkecil sejak Februari 2021. Dalam laporan terpisah yang dirilis pada hari Kamis, klaim pengangguran juga naik menjadi 258,000 untuk pekan yang berakhir 5 Oktober, dibandingkan perkiraan 230,000. Di sisi lain, Presiden Federal Reserve Bank Atlanta Raphael Bostic pada hari Kamis mengatakan dia akan "sangat nyaman" untuk melewatkan penurunan suku bunga pada pertemuan bank sentral AS yang akan datang, menambahkan bahwa "ketidakstabilan" dalam data inflasi dan lapangan kerja baru-baru ini mungkin memerlukan penghentian suku bunga. ditahan pada bulan November. Selain itu, Presiden Fed Chicago, Austan D. Goolsbee mengatakan dia melihat penurunan suku bunga "bertahap" selama satu setengah tahun ke depan, sementara The Fed New York John Williams mengatakan dia masih melihat penurunan suku bunga di masa depan.
Harga pada pasangan mata uang USDJPY meningkat. Support terdekatnya di zona 148.30 dan resistance terdekatnya di zona 148.75 Support lanjutan di zona 148.00 dan dilanjutkan ke zona 147.53 Resistance lanjutan di zona 148.95 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 149.40
EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0930. Kinerja pasangan mata uang Euro ditekan oleh kinerja USD yang menguat pasca rilis data Inflasi IHK AS turun kurang dari perkiraan pada tahun yang berakhir di bulan September, turun dari 2,5% menjadi 2,4%. Perkiraan pasar median memperkirakan angka 2,4% YoY. Di sisi lain, inflasi CPI inti AS meningkat YoY di bulan September, naik menjadi 3,3% dari sebelumnya 3,2%. Klaim Pengangguran Awal AS secara tak terduga naik untuk pekan yang berakhir pada tanggal 4 Oktober, naik ke 258 ribu minggu ke minggu dan memotong tingkat tertinggi pencari tunjangan pengangguran baru sejak Juni 2023. Disisi domestik, perekonomian Jerman sedang mengalami kesulitan namun terdapat berita positif karena penjualan ritel Jerman naik 1,6% pada bulan Agustus dan 1,5% pada bulan Juli, setelah penurunan sebesar 1,1% pada bulan Juni dan 1,4% pada bulan Mei. Rilisan empat bulanan semuanya diterbitkan hari ini karena masalah teknis pada bulan Juni. Support terdekatnya di zona 1.0890 dan resistance terdekatnya di zona 1.0980.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.3050. Tekanan yang dialami oleh mata uang Poundsterling diakibatkan oleh rilis data Inflasi AS. CPI inti masih agak tinggi dan mencapai 3,3% tahun/tahun, di atas angka bulan Agustus sebesar 3,2% dan perkiraan pasar sebesar 3,2%. Namun, The Fed telah menunjukkan keinginannya untuk memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin meskipun inflasi berada di atas target 2%. Data inflasi hari ini tidak mengubah ekspektasi pasar untuk pertemuan bulan November, yang tetap berada di sekitar 85% dengan penurunan sebesar 25 basis poin. Disisi GBP, Sejak Bank of England (BoE) melakukan pemotongan suku bunga pertama sebesar 25 basis poin (bps) untuk menurunkan suku bunga kebijakan utamanya menjadi 5,00% pada bulan Agustus, pesan dan panduan mengenai kebijakan moneter yang akomodatif telah bersifat dovish dengan hati-hati ketika inflasi jasa di Inggris tetap lengket. Oleh karena itu, para pelaku pasar telah memperhitungkan siklus penurunan suku bunga yang lebih dangkal dan lebih lambat di Inggris dibandingkan Amerika Serikat dimana dolar AS berada pada posisi terlemah terhadap Poundsterling Inggris. Support terdekatnya di areal 1.3000 dan resistance terdekatnya di zona 1.3110.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6740. Penguatan yang terjadi pada kinerja mata uang Aussie didorong oleh pelaku pasar yang sedang mengantisipasi stimulus lebih lanjut dari Tiongkok, mitra dagang utama Australia. Langkah-langkah ekonomi yang positif dari Tiongkok dapat meningkatkan permintaan untuk ekspor Australia, mendorong AUD lebih tinggi. Disisi lain, risalah RBA dari pertemuan September menunjukkan para anggota dewan mengabaikan peringatan bahwa tidak akan ada penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Bank sentral Australia ingin tetap membuka opsi-opsinya, mengamati apakah ekonomi mulai meningkat di paruh kedua tahun ini. Namun, AUD tetap sensitif terhadap data ekonomi AS, dengan angka PPI AS yang akan datang dan metrik inflasi memainkan peran penting dalam menentukan langkah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya, yang mempengaruhi kinerja AUDUSD. Support terdekatnya di zona 0.6710 dan resistance terdekatnya di zona 0.6790
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6090. Kenaikan yang dialami oleh Dolar Kiwi sejalan dengan penguatan yang bersumber dari mata uang Dolar Aussie serta sentimen pasar sangat optimis menjelang data Indeks Harga Produsen (PPI) utama AS, dengan para trader berharap akan adanya peningkatan minat risiko. Disisi NZD, mata uang ini masih rentan karena lemahnya indikator-indikator ekonomi domestik, namun faktor eksternal seperti upaya stimulus Tiongkok memberikan dukungan pada NZDUSD. Disisi USD Dolar AS (USD) tetap menguat, didukung oleh ekspektasi data inflasi utama. PPI yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat bias pengetatan Federal Reserve, membatasi kenaikan NZD dan menjaga tekanan pada NZD/USD dalam jangka pendek. Support terdekatnya di areal 0.6060 dan resistance terdekatnya di zona 0.6130.
USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 1.3738 terdorong oleh kinerja Dolar AS akibat pelaku pasar mempertimbangkan prospek Federal Reserve menghentikan penurunan suku bunganya dan menunggu data pekerjaan domestik yang dapat memandu taruhan pada Bank of Canada. Laporan ketenagakerjaan bulanan Kanada, yang dirilis pada hari Jumat, diperkirakan menunjukkan perekonomian menambah 27.000 pekerjaan pada bulan September dan tingkat pengangguran meningkat menjadi 6,7%. Di sisi lain, pelaku pasar memperkirakan bahwa Bank of Canada kemungkinan menurunkan suku bunga pada pertemuan keempat berturut-turut pada tanggal 23 Oktober, dan pasar memperkirakan sepertiga peluang bank tersebut akan meningkatkan laju pelonggaran menjadi 50 basis poin dari 25 basis poin. Support terdekatnya di zona 1.3720 dan resistance terdekatnya di zona 1.3755.
USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 0.8565 terdorong oleh kinerja Dolar AS pasca data IHK utama naik 2,4% dalam 12 bulan hingga September dibandingkan dengan ekspektasi 2,3%. Namun, ini lebih rendah dari 2,5% pada Agustus dan juga kenaikan tahun-ke-tahun terkecil sejak Februari 2021. Selain itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran melonjak 33.000, menjadi 258.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir tanggal 5 Oktober dan menunjukkan tanda-tanda awal pelemahan di pasar tenaga kerja AS. Support terdekatnya di zona 0.8530 dan resistance terdekatnya di zona 0.8580.
DATA EKONOMI HARIAN
Jam | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
1:00 | USD - FOMC Meeting Minute | - | - | - | |||||
4:30 | NZD - BusinessNZ Manufacturing Index | 46.9 | - | 46.1 | |||||
4:45 | NZD - FPI m/m | 0.5% | - | 0.2% | |||||
4:45 | NZD - Visitor Arrivals m/m | -4.3% | - | 2.2% | |||||
6:50 | JPY - M2 Money Stock y/y | 1.3% | 1.5% | 1.3% | |||||
13:00 | EUR - German Final CPI m/m | - | 0.0% | 0.0% | |||||
13:00 | GBP - GDP m/m | - | 0.2% | 0.0% | |||||
13:00 | GBP - Goods Trade Balance | - | -18.8B | -20.0B | |||||
13:00 | GBP - Industrial Production m/m | - | 0.2% | -0.8% | |||||
13:00 | GBP - Manufacturing Production m/m | - | 0.3% | -1.0% | |||||
14:00 | CHF - SECO Consumer Climate | - | -33 | -35 | |||||
19:30 | CAD - Employment Change | - | 29.8K | 22.1K | |||||
19:30 | CAD - Unemployment Rate | - | 6.7% | 6.6% | |||||
19:30 | USD - Core PPI m/m | - | 0.2% | 0.3% | |||||
19:30 | USD - PPI m/m | - | 0.1% | 0.2% | |||||
21:00 | USD - Prelim UoM Consumer Sentiment | - | 70.9 | 70.1 | |||||
21:00 | USD - Prelim UoM Inflation Expectations | - | - | 2.7% | |||||