Home
>
News
>
Publication
>
Rilis Data Dari RBNZ, NZDUSD terpuruk ke sekitar 0.7031
Rilis Data Dari RBNZ, NZDUSD terpuruk ke sekitar 0.7031
Tuesday, 29 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,19330

-0,09%

GBPUSD

1,38820

-0,02%

AUDUSD

0,75870

-0,05%

NZDUSD

0,70850

-0,25%

USDJPY

110,74000

-0,06%

USDCHF

0,91760

0,10%

USDCAD

1,229

0,11%

GOLDUD

1780,900

-0,39%

USD/IDR

14400

0,35%

Fokus NZDUSD:

  1. NZDUSD buka sesi dengan pergerakan loyo
  2. Pasar kembali dalam mode waspada Pasar kembali dalam mode waspada


Selasa, 29 Juni 2021 - Terus mendapat pukulan berganda dari AS, pagi ini pasangan NZDUSD bergerak tajam menuju 0.7027, searah dengan pergerakannya kemarin. Dari dalam negri, pembicaraan Gubernur RBNZ Orr pagi ini menjadi fokus perhatian besar pasar dalam kinerja bagi kebijakan nasional. Dilansir pagi ini, Bank Sentral memberikan tujuan melalui mandatnya untuk menjaga inflasi yang rendah dan stabil, serta berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian. Dalam program transformasinya, Bank Sentral berkomitmen untuk berinvestasi pada sumber daya, poses dan program transformasi dalam pertumbuhan perekonomian pasca krisis pandemi. Selain itu, Undang-Undang Reserve Bank Selandia baru dijadwalkan untuk persetujuan pada akhir tahun ini

Rilis data ekonomi meningkat hari ini saat kita mendekati akhir Juni dan Q2, kondisi perdagangan akan tipis dengan likuiditas premium. Dari AS, FOMC Member Williams dan FOMC Member Barkin menjadi fokus pasar kemarin. Dalam pemulihan perekonomian, AS dinilai membutuhkan stimulus agar mengawal pemulihan lebih cepat terjadi dan memberikan kekuatan bagi fundamental ekonomi yang kuat. Sementara itu, dirilisnya dari AS hari ini memberikan suasana hati-hati pasar menanti pergerakan perekonomiannya. Selain itu, data dari China dalam industri manufaktur menjadi perhatian pasar pada penutupan hari nanti. 

Pada saat penulisan, NZDUSD masih loyo dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.69445 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.71366. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.71914 dan support terjauhnya di 0.69304.

AUDUSD – Setelah rebound minggu lalu, pasangan AUDUSD membuka pekan baru dengan tenang dan bergerak sideways dalam kisaran yang sangat ketat selama paruh pertama hari Senin kemarin. Namun, dengan USD yang terlihat mulai mengumpulkan kekuatan, pasangan ini kehilangan daya tariknya dan terakhir terlihat diperdagangkan di level terendah dalam hampir seminggu di 0.756. Tidak akan ada rilis data tingkat tinggi yang ditampilkan dalam kalender ekonomi Australia pada hari ini, oleh karena itu, barometer risiko dan suasana pasar yang berhati-hati tampaknya akan terus mengambil kendali. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.75400 dan resistance di 0.75600.

EURUSD – Pasangan EURUSD sempat turun ke level terendah mingguan kemarin, tetapi tidak mengalami kesulitan menghapus sebagian dari penurunan hariannya. Dengan tidak adanya rilis data makroekonomi tingkat tinggi dari kawasan Eropa dan AS, penilaian pasar USD tetap menjadi pendorong utama pergerakan EURUSD di awal minggu. Pada hari ini, data Keyakinan Konsumen dan Indikator Sentimen Ekonomi untuk kawasan Eropa dan data Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Jerman akan ditawarkan dalam kalender ekonomi Eropa. Di kemudian hari, laporan Keyakinan Konsumen AS untuk Juni dari Conference Board akan dilihat untuk dorongan baru dari USD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18900 dan resistance di 1.94000.

GBPUSD – Arus bearish GBPUSD kembali mempertahankan kendali, menyusul kegagalan terbaru untuk rebound dari level terendah satu minggu, di sekitar 1.3880 pada awal sesi hari ini. Dengan demikian, Pound gagal untuk membenarkan pembaruan positif baru-baru ini mengenai Brexit karena berita beragam mengecewakan datang terkait perkembangan covid dalam negeri. Meskipun kepercayaan beberapa pejabat atas batas waktu 19 Juli untuk melakukan pembukaan aktivivtas, statistik COVID terbaru justru sebaliknya mengkhawatirkan, dimana Inggris kemarinmelaporkan infeksi harian tertinggi sejak 30 Januari. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.38500 dan resistance di 1.39200.

USDCAD – Harga kembali membangun pergerakan positif intraday yang stabil dan naik ke wilayah 1.2340-45. Kombinasi faktor pendukung membantu pasangan USDCAD menangkap beberapa tawaran beli baru pada hari pertama minggu ini dan membalikkan sebagian dari penurunan retracement minggu lalu. Terbaru, kemunduran moderat dalam harga minyak mentah merusak CAD dalam melawan USD. Terlepas dari ini, munculnya beberapa daya beli baru di sekitar USD telah memberikan dorongan tambahan untuk pasangan. Ke depannya, menjelang pertemuan OPEC+, data stok minyak mentah mingguan American Petroleum Institute dan Administrasi Informasi Energi AS akan dilihat sebagai dorongan baru dari harga minyak. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.23200 dan resistance di 1.23600.

USDCHF – Pergerakan apresiasi Dolar AS lanjut membantu USDCHF untuk sedikit lebih tinggi di awal sesi hari ini. Investor terus mencerna data Fed yang dovish dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang lebih tinggi dari perkiraan pada minggu sebelumnya. Sementara itu, Indeks Manufaktur Federal Reserve Bank of Dallas turun menjadi 31.1 pada bulan Juni pada hari Senin. Di sisi lain, Swiss Franc tetap tertinggal karena sentimen pasar yang membaik. Namun, kebangkitan kasus COVID dan komentar dari Presiden AS Joe Biden tentang kesepakatan nuklir Iran cenderung menguji suasana pasar, dan menjaga set safe-haven CHF untuk tidak kalah lebih jauh dalam melawan USD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91800 dan resistance di 0.92200.

USDJPY – Pasangan USDJPY naik ke tertinggi harian di 111 kemarin tetapi terpantau kini berbalik arah dan masuk ke fase konsolidasi. Untuk saat ini, penguatan USD yang diperbarui masih membantu USDJPY untuk stabil, dengan Indeks Dolar AS DXY menguji ke area 92.00 tanpa adanya penggerak fundamental. Selain itu, benchmark imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun turun lebih dari 3% pada hari Senin, memberikan beban tambahan terhadap USDJPY yang sensitif. Sebagai arahan terbaru, data Tingkat Pengangguran dan Perdagangan Ritel telah ditampilkan dengan beragam dalam kalender ekonomi Jepang pagi ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 110.400 dan resistance di 110.600.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

11:10

NZ - RBNZ Gov Orr Speaks

-

-

-

21:00

US - CB Consumer Confidence

-

118.9

117.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter



Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788