Home
>
News
>
Publication
>
Rencana Pembukaan Wilayah China Mendorong Harga Minyak
Rencana Pembukaan Wilayah China Mendorong Harga Minyak
Friday, 30 December 2022

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,0661

0,02%

GBPUSD

1,2060

0,06%

AUDUSD

0,6770

0,09%

NZDUSD

0,6331

0,11%

USDJPY

133,02

-0,42%

USDCHF

0,9228

-0,11%

USDCAD

1,3545

0,04%

GOLDUD

1815,0

0,12%

USD/IDR

15654

-0,10%

Fokus Crude Oil:

  1. Laporan EIA menunjukan stok minyak mentah AS meningkat.
  2. China berencana membuka wilayah untuk mendukung ekonomi.

***************************************************************

Jumat, 30 Desember 2022 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat ditopang oleh pencabutan pembatasan COVID di China dan persediaan minyak mentah AS naik secara tak terduga minggu lalu karena impor naik dan ekspor turun, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Kamis.

Rumah sakit dan rumah duka China berada di bawah tekanan kuat pada Rabu karena gelombang COVID-19 yang melonjak menguras sumber daya, sementara skala wabah dan keraguan atas data resmi mendorong beberapa negara untuk memberlakukan undang-undang baru. aturan perjalanan pada pengunjung Cina. Dalam perubahan kebijakan yang tiba-tiba, China bulan ini mulai membongkar COVID yang paling ketat di dunia dengan melakukan rencana pembukaan wilayah untuk mendukung ekonominya yang terpukul di jalur untuk dibuka kembali sepenuhnya tahun depan. Proyeksi meningkatnya kembali permintaan secara keseluruhan di Tiongkok setelah langkah-langkah pembukaan kembali mendukung harga minyak. Namun, adanya pencabutan pembatasan, menyusul protes yang meluas, membuat COVID menyebar sebagian besar tidak terkendali dan kemungkinan menginfeksi jutaan orang setiap hari, menurut beberapa pakar kesehatan internasional. Amerika Serikat menjadi negara kelima setelah India, Italia, Jepang, dan Taiwan yang mengatakan akan mewajibkan tes COVID untuk pelancong dari China.

Sementara itu penggerak positif lainnya muncul dari persediaan minyak mentah AS naik tak terduga pekan lalu karena impor naik dan ekspor turun, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan pada Kamis. Stok minyak mentah AS naik 0,718M barel dalam pekan yang berakhir 23 Desember  dibandingkan dengan ekspektasi pasar sebesar -1,5M juta barel dan sebelumnya -5,894M. laporan ini sendiri bersifat "positif" dan menunjukkan "rebound yang kuat" dalam permintaan minyak.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $80 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

21.45

US -Chicago PMI (DEC)

-

40

37.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788