| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.18660 | 0.04% |
GBPUSD | 1.38810 | 0.07% |
AUDUSD | 0.73610 | 0.07% |
NZDUSD | 0.69670 | 0.32% |
USDJPY | 109.30000 | -0.07% |
USDCHF | 0.90550 | -0.03% |
USDCAD | 1.251 | 0.04% |
GOLDUD | 1813.380 | -0.14% |
USD/IDR | 14350 | 0.14% |
Fokus AUDUSD:
Selasa, 3 Agustus 2021 - AUDUSD melonjak tinggi sekitar 35 pip di balik pasar yang bereaksi terhadap sikap mengejutkan hawkish Reserve Bank of Australia (RBA) yang baru saja dirilis beberapa saat lalu. RBA cocok dengan perkiraan pasar yang luas untuk mengumumkan tidak ada perubahan dalam suku bunga acuan dan pembelian obligasi. Namun, kesiapannya untuk mempertahankan rencana tapering di bulan September di atas meja memikat pembeli karena penguncian lokal terbaru di Australia mendorong pelaku pasar untuk mengantisipasi nada bearish dari RBA. Selain itu, hari kedua pengurangan infeksi COVID baru nasional di Australia juga gagal ikut memancing pembeli pasangan akhir-akhir ini. Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap pengumuman kebijakan moneter RBA, para pedagang AUDUSD akan mengawasi katalis risiko untuk dorongan baru di tengah kalender sepi di tempat lain.
Berlanjut dari sesi kemarin, indeks ekuitas utama dibuka di wilayah positif pada hari Senin karena suasana pasar yang mencoba optimis. Imbal hasil AS pun turun kemarin tak lama setelah laporan ISM menunjukkan pertumbuhan Manufaktur AS pada bulan Juli melambat untuk bulan kedua berturut-turut di 59.5 vs ekspektasi 61.0, dan sebelumnya di 60.6. Meski masih merupakan angka yang kuat, para pedagang memposisikan diri untuk potensi perlambatan pertumbuhan. Namun demikian, tagihan investasi infrastruktur senilai $ 1 triliun yang dapat siap untuk pemungutan suara terakhir pada awal minggu ini, jadi fokus lain yang bertindak luas bagi sentimen. Terkait pandem, meskipun tidak secara langsung terkait dengan data, masih menjadi kekhawatiran ke depan dan di AS, laporan terbaru datang bahwa rawat inap COVID di Louisiana dan Florida telah melonjak ke titik tertinggi selama pandemi.
Pada saat penulisan, AUDUSD masih lanjut apresiasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.73500 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.74000 Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.74200 dan support terjauhnya di 0.73200.
EURUSD – Pasangan EURUSD sempat coba naik lebih tinggi menuju 1.1900 kemarin, tetapi gagal mempertahankan momentum bullishnya. Sebelumnya, lingkungan pasar yang berisiko-positif mempersulit USD untuk menemukan permintaan telah membantu EURUSD. Namun, sejumlah kinerja indeks ekuitas utama global yang mundur setelah menyentuh tertinggi hariannya, memungkinkan untuk USD kembali mendapatkan daya tarik. Dari Eropa, IMP Manufaktur IHS Markit datang di 62.8 pada bulan Juli, dibandingkan dengan perkiraan pasar 62.6. Merespon data tersebut, investor memperkirakan bahwa ECB akan tetap dovish dalam waktu dekat setelah pembuat kebijakan berjanji bulan lalu untuk mempertahankan suku bunga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18500 dan resistance di 1.18900.
GBPUSD – Setelah mencapai tertinggi lima mingguuan pada hari Jumat lalu, menutup minggu terbaiknya sejak awal Mei, penurunan GBPUSD kembali terlacak oleh pasar saat ini. Sebelumnya, GBP masuk dalam penawaran beli mengekor suasana risk-on di belakang berita RUU infrastruktur AS. Selain itu, penurunan kasus COVID-19 dan pembukaan kembali ekonomi Inggris juga sempat membantu Pound untuk melanjutkan rebound kuatnya sejak bulan Juni lalu. Sementara itu, perhatian pasar akan beralih pada perubahan sentimen pasar, sambil menantikan pertemuan Bank of England, yang diperkirakan akan terus menekan pedal stimulus. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.38800 dan resistance di 1.39200.
NZDUSD – NZDUSD mengawali hari ini di sesi Asia untuk bergerak datar dan menguji tipis di antara zona 0.695-0.700. Di balik itu, masih ada sikap pasar yang berspekulasi bahwa Fed tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga yang merupakan lampu hijau untuk suasana risk-on, mengurangi daya tarik USD dalam melawan Antipodean. Terbaru dari dalam Selandia Baru, pada Selasa pagi dini hari waktu Asia, Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr mengusulkan standar pinjaman yang lebih ketat untuk mengendalikan harga rumah di negaranya. Selain pergerakan RBNZ, berita bahwa PM NZ Jacinda Ardern mengalami demam dan menjalani tes COVID juga menjaga suasana di dekat Kiwi, jelang fokus dari negara tetangganya, yaitu Australia dengan acara RBA. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69800 dan resistance di 0.70200.
USDCAD – Setelah rebound dua hari dari terendah bulanan, USDCAD kembali sentuh 1.2500 di tengah awal sesi Asia hari ini. Di balik itu, pasangan Loonie tampaknya mengambil petunjuk dari harga minyak dalam penawaran beli ringan di tengah sesi yang tenang. WTI bertahan di zona $71.00, menyusul penurunan terberat dalam dua minggu terakhir pada hari sebelumnya. Angka PMI suram dari AS dan China menimbulkan kekhawatiran bahwa kesengsaraan COVID masih menimbulkan ancaman serius bagi pemulihan ekonomi global. Selanjutnya, pembaruan dari Senat AS, mengenai pengeluaran infrastruktur, akan bergabung dengan berita COVID untuk mengarahkan pergerakan USDCAD jangka pendek. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.24800 dan resistance di 1.25200.
USDCHF – USDCHF tetap diam di sesi perdagangan Asia pagi ini, bergeraka di zona perdagangan sempit tanpa daya tarik yang berarti. USD tetap di bawah tekanan jual setelah nada Fed yang kurang hawkish dan data ekonomi yang beragam. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM AS turun menjadi 59.5 pada Juli, di bawah perkiraan pasar sebesar 60.9, angka terlemah dalam enam bulan terakhir. Tantangan tenaga kerja dan inefisiensi transportasi diidentifikasi sebagai faktor utama yang menghambat pertumbuhan. Di sisi lain, CHF juga menguat karena data ekonomi dalam negeri Swiss yang beragam. IMP Manufaktur Swiss naik 71.1 pada Juli dari sebelumnya 66.7 pada Juni sedangkan Penjualan Ritel sedikit tumbuh 0.1% pada Juni secara YoY. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.90400 dan resistance di 0.90600.
USDJPY – USDJPY bergerak sempit pagi ini di balik pergerakan Dolar AS yang menjaga pasangan berada di sisi bawah. Imbal hasil benchmark 10-tahun AS berlabuh lebih rendah setelah investor menilai dampak inflasi yang meningkat pada The Fed untuk dapat segera mulai meruncing dan kekhawatiran atas penyebaran cepat varian delta virus COVID yang masih luas. Di sisi lain, Yen bertahan pada daya tarik safe-haven karena selera risiko investor belum pada "kecepeatan" yang seutuhnya. Dari dalam negeri, indikator Sentimen Konsumen Jepang naik 1 poin menjadi 37.5 di bulan Juli, tertinggi dalam 17 bulan terakhir. Sementara Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) dari Jibun Bank Japan naik ke 53.0 di bulan Juli. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.000 dan resistance di 109.400.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
11:30 | AU - RBA Rate Statement | - | 0.10% | 0.10% | |||||
Tentative | NZ - GDT Price Index | - | - | -2.9% | |||||