Home
>
News
>
Publication
>
Prospek Resesi Global Menguat, Harga Emas Hitam Meredup
Prospek Resesi Global Menguat, Harga Emas Hitam Meredup
Tuesday, 17 January 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.08200

0.05%

GBPUSD

1.21990

-0.17%

AUDUSD

0.69530

0.07%

NZDUSD

0.63790

0.06%

USDJPY

128.550

0.37%

USDCHF

0.92630

-0.03%

USDCAD

1.34040

-0.03%

GOLDUD

1,917.000

-0.34%

COFU

80.10

-1.40%

USD/IDR

15,100

0.36%

Fokus Crude Oil:

  • Dua pertiga ekonom di World Economic Forum perkirakan resesi global sangat mungkin terjadi tahun ini.
  • Pertumbuhan ekonomi China diprediksi akan melambat tajam pada kuartal IV.

***************************************************************

Selasa, 17 Januari 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dibayangi oleh ketidakpastian prospek ekonomi global yang kian menguat pasca rilisnya hasil survei WEF dan proyeksi negatif pertumbuhan ekonomi China. Meski demikian, potensi eskalasi konflik Ukraina memberikan dukungan pada harga minyak.

Dalam pertemuan hari pertama World Economic Forum (WEF) yang berlangsung pada hari Senin, sekitar 18% dari total kepala ekonom sektor swasta dan publik yang hadir memperkirakan resesi global sangat mungkin terjadi tahun ini. Keyakinan tersebut meningkat dua kali lipat dibanding survei WEF sebelumnya yang dilakukan pada September 2022. Hasil survei WEF merupakan tanggapan dari 22 ekonom senior dari berbagai lembaga internasional termasuk Dana Moneter Internasional, bank investasi, perusahaan multinasional dan kelompok reasuransi.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, perekonomian China diperkirakan akan melambat tajam di kuartal IV, menyeret pertumbuhan ekonomi negara importir minyak terbesar pertama dunia itu di sepanjang tahun 2022 turun ke salah satu tingkat terendah dalam hampir setengah abad. Pertumbuhan PDB China pada kuartal IV yang akan dirilis pada 17 Januari pukul 02.00 GMT, diprediksi akan melambat menjadi 1.8 persen, dibanding pertumbuhan di kuartal III yang mencapai 3.39 persen. Bank Sentral China diperkirakan akan terus melonggarkan kebijakan tahun ini, memompa lebih banyak likuiditas dan menurunkan biaya pendanaan untuk bisnis, sementara pemerintah daerah cenderung akan merilis lebih banyak stimulus untuk mendanai proyek infrastruktur.

Sementara itu, kondisi konflik di Ukraina berpotensi meningkat lebih lanjut pasca kantor berita TASS pada hari Senin malporkan bahwa Rusia telah memproduksi set pertama torpedo super berkemampuan nuklir yang diberi nama Poseidon, dan rencananya akan ditempatkan di kapal selam nuklir Belgorod. Poseidon pertama kali diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun 2018.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $77 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - NY Empire State Manufacturing Index

 

-8.7

-11.2

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788