Home
>
News
>
Publication
>
Perkembangan Negatif Baru Terkait Omicron Tekan Minyak Lebih Lanjut
Perkembangan Negatif Baru Terkait Omicron Tekan Minyak Lebih Lanjut
Wednesday, 15 December 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.12590

0.05%

GBPUSD

1.32390

-0.07%

AUDUSD

0.71010

0.10%

NZDUSD

0.67450

-0.13%

USDJPY

113.710

0.02%

USDCHF

0.92440

-0.09%

USDCAD

1.28580

-0.08%

GOLDUD

1770.110

0.12%

USD/IDR

14325

0.10%

Fokus Crude Oil:

  1. Perkembangan negatif untuk Omicron jadi sumber tekanan
  2. OPEC+ masih optimis terhadap kondisi yang ada

Rabu, 15 Desember 2021 - Harga minyak masih terpantau tertekan, dan lanjutkan penurunan untuk hari ketiga pada saat penulisan. Di balik itu ada kondisi sentimen pasar yang belum membaik sejak awal pekan ini, dengan sejumlah tajuk yang masih secara cermat diperhatikan pasar - yaitu perkembangan terkait Omicron dan penantian pasar akan agenda utama The Fed besok.

Selain perkembangan negatif yang dilaporkan Inggris, Australia, hingga China, beberapa negara mulai memberlakukan kebijakan yang dapat berdampak langsung pada tingkat konsumsi minyak mentah dalam waktu dekat - yaitu pembatasan mobilitas dan aktifitas. Terkini dilaporkan, Italia akan mengharuskan pelancong dari negara-negara UE lainnya untuk memberikan bukti COVID-19 negatif, dan Skotlandia juga mendesak tidak adanya perkumpulan-perkumpulan baik di ruang publik, maupun ranah tertutup.

Dari fokus industri minyak mentah, pada hari Selasa, American Petroleum Institute melaporkan bahwa pasokan AS turun 815 ribu barel pekan lalu - menunjukkan bahwa stok meningkat, meskipun konfirmasi lanjutan akan dinantikan dari rilis inevantaris EIA nanti malam. Selain itu, Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) meningkatkan prospek konsumsi minyak pada Q1 tahun 2022, hingga 1.1 juta barel per hari, setara dengan pertumbuhan konsumsi dunia tahunan pada tahun normal sebelum pandemi. OPEC menambahkan, bahwa varian Omicron diperkirakan akan berdampak ringan karena dunia kini cukup terlatih dalam merespon gelombang baru COVID-19.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,000,000 - 1,025,000 per barel serta kisaran Support di IDR 980,000 - 950,000 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00

CN - Retail Sales y/y

3.9%

4.8%

4.9%

20:30

US - Retail Sales m/m

-

0.8%

1.7%

22:30

EIA - Crude Oil Inventories

-

-1.8M

-0.2M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788