| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.16420 | 0.03% |
GBPUSD | 1.37530 | 0.12% |
AUDUSD | 0.74560 | 0.23% |
NZDUSD | 0.71470 | 0.01% |
USDJPY | 113.590 | 0.10% |
USDCHF | 0.91550 | 0.09% |
USDCAD | 1.23680 | -0.10% |
GOLDUD | 1793.000 | 0.03% |
COFR | 1189157 | 0.73% |
USD/IDR | 14160 | 0.14% |
Fokus Crude Oil:
Senin, 25 Oktober 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau masih berada dalam tren bullish didukung oleh potensi ketatnya pasokan minyak dan batu bara ditengah berlangsungnya krisis energi global. Meski demikian, melonjaknya kembali kasus Covid-19 memicu kekhawatiran akan pemulihan permintaan bahan bakar yang membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan menteri energinya pada hari Sabtu mengatakan Arab Saudi berencana untuk mencapai target emisi nol bersih pada tahun 2060. Selain itu dia juga mengatakan akan menggandakan pengurangan emisi yang direncanakan untuk dicapai pada tahun 2030 nanti. Pernyataan Saudi tersebut mengindikasikan bahwa negara eksportir minyak utama itu akan berupaya menjaga produksi minyaknya agar tidak melebihi kuota yang disepakati bersama oleh OPEC+ dan bahkan berpotensi menekan jumlah produksi guna mencapai target emisi dimaksud.
Senada dengan Saudi, China pada hari Minggu menegaskan kembali komitmennya untuk mempercepat penurunan penggunaan batu bara serta memiliki konsumsi energi non fosil pada tahun 2060. Pernyataan dari China tersebut mengindikasikan situasi ketatnya pasokan batu bara di pasar masih akan terus bertahan di tengah meningkatnya permintaan saat ini karena krisis listrik global.
Sementara itu, jumlah infeksi Covid-19 di Eropa Timur pada hari Minggu melampaui 20 juta kasus, dimana penyebarannya terjadi di negara-negara yang memiliki tingkat vaksinasi terendah di Eropa. Infeksi baru di Eropa Timur ini terus meningkat dengan rata-rata kasus mencapai lebih dari 83,700 kasus per hari, level tertinggi sejak November tahun lalu.
Selain Eropa, China pada hari Minggu juga memperingatkan potensi penyebaran lebih lanjut dalam wabah Covid-19, yang memaksa pihak otoritas mendesak semua wilayah agar meningkatkan pemantauan dan menyerukan pengurangan perjalanan lintas provinsi. Lebih dari 100 kasus yang ditularkan secara lokal telah dikonfirmasi selama seminggu terakhir di 11 wilayah provinsi, dengan sebagian besar terkait dengan 13 grup wisata yang berbeda.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 1,210,000 - 1,230,000 per barel serta kisaran Support di IDR 1,170,000 - 1,150,000 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya | |||||
19:30 | USA - Chicago Fed National Activity Index | - | - | 0.29 | |||||
21:30 | USA - Dallas Fed Manufacturing Index | - | - | 4.6 | |||||