Home
>
News
>
Publication
>
Pasar AS Libur, Beragam Sentimen Bayangi Pergerakan Minyak
Pasar AS Libur, Beragam Sentimen Bayangi Pergerakan Minyak
Monday, 20 February 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.06860

0.04%

GBPUSD

1.20460

-0.23%

AUDUSD

0.68550

-0.06%

NZDUSD

0.62370

-0.05%

USDJPY

134.140

0.27%

USDCHF

0.92620

0.02%

USDCAD

1.34760

0.09%

GOLDUD

1,842.500

0.00%

COFU

76.64

-0.25%

USD/IDR

15,185

-0.07%

Fokus Crude Oil:

  • Kementerian Perdagangan China bertemu pengusaha kilang independen guna membahas kesepakatan impor minyak Rusia.
  • IEA peringatkan kemungkinan kekurangan pasokan energi pada musim dingin berikutnya.

***************************************************************

Senin, 20 Februari 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau melaju datar karena pasar AS yang sedang libur dalam rangka perayaan Hari Presiden. Beragam sentimen di pasar mempengaruhi pergerakan arah minyak antara lain kelanjutan impor minyak Rusia oleh China, eskalasi tensi Rusia dengan Barat, pernyataan dari Birol, serta ketegangan situasi di Timur Tengah.

Kementerian Perdagangan China dilaporkan bertemu dengan sekitar 10 pengusaha kilang minyak independen untuk membahas terkait kesepakatan impor minyak mereka dengan Rusia, kata lima sumber yang mengetahui masalah tersebut. Selain kilang independen, pihak kementerian juga berencana menemui kilang yang dikelola negara pada bulan ini untuk membahas terkait kebijakan perdagangan bahan bakar China yang telah dilonggarkan pemerintah pada akhir tahun lalu untuk mendorong ekspor, kata sumber. Pembicaraan tersebut diyakini akan berdampak pada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Rusia pada bulan depan.

Turut membebani pergerakan harga, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy pada hari Jumat mengajukan permohonan kepada Dewan Keamanan PBB untuk menyelidiki serangan terhadap jalur pipa gas Nord Stream pada September lalu. Langkah dari Rusia tersebut berpotensi memicu eskalasi tensi antara Rusia dengan pihak Barat, pasalnya berdasarkan sebuah tulisan oleh wartawan investigasi Seymour Hersh pada minggu lalu dikatakan bahwa penyelam Angkatan Laut AS yang telah menghancurkan jaringan pipa Nord Stream itu dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.

Sementara itu, Kepala International Energy Agency (IEA) Fatih Birol pada hari Sabtu memperingatkan kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan energi pada musim dingin mendatang yang disebabkan oleh stok gas alam yang tersedia saat ini di pasar masih relatif sedikit sementara konsumsi China diperkirakan akan meningkat tahun ini. Senada dengan pernyataan Birol, Klaus Mueller, kepala badan jaringan Jerman yang mengatur pasar gas dan listrik, dalam sebuah wawancara dengan Deutschlandfunk pada hari Minggu mengatakan dia tidak dapat mengecualikan kemungkinan kekurangan gas pada musim dingin mendatang, terutama karena Jerman sekarang harus mengisi fasilitas penyimpanan tanpa pasokan gas dari Rusia.

Sentimen positif lainnya datang dari situasi di Timur Tengah yang memanas pasca serangan rudal yang diluncurkan oleh Israel pada Minggu pagi yang menargetkan beberapa wilayah di Damaskus dekat kompleks keamanan yang menjadi pangkalan sekutu Suriah, Iran. Dua sumber intelijen Barat mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan pusat logistik milik Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $74 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

USA - Presidents' Day

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788