| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.06860 | 0.04% |
GBPUSD | 1.20460 | -0.23% |
AUDUSD | 0.68550 | -0.06% |
NZDUSD | 0.62370 | -0.05% |
USDJPY | 134.140 | 0.27% |
USDCHF | 0.92620 | 0.02% |
USDCAD | 1.34760 | 0.09% |
GOLDUD | 1,842.500 | 0.00% |
COFU | 76.64 | -0.25% |
USD/IDR | 15,185 | -0.07% |
Senin, 20 Februari 2023 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau melaju datar karena pasar AS yang sedang libur dalam rangka perayaan Hari Presiden. Beragam sentimen di pasar mempengaruhi pergerakan arah minyak antara lain kelanjutan impor minyak Rusia oleh China, eskalasi tensi Rusia dengan Barat, pernyataan dari Birol, serta ketegangan situasi di Timur Tengah.
Kementerian Perdagangan China dilaporkan bertemu dengan sekitar 10 pengusaha kilang minyak independen untuk membahas terkait kesepakatan impor minyak mereka dengan Rusia, kata lima sumber yang mengetahui masalah tersebut. Selain kilang independen, pihak kementerian juga berencana menemui kilang yang dikelola negara pada bulan ini untuk membahas terkait kebijakan perdagangan bahan bakar China yang telah dilonggarkan pemerintah pada akhir tahun lalu untuk mendorong ekspor, kata sumber. Pembicaraan tersebut diyakini akan berdampak pada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Rusia pada bulan depan.
Turut membebani pergerakan harga, Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy pada hari Jumat mengajukan permohonan kepada Dewan Keamanan PBB untuk menyelidiki serangan terhadap jalur pipa gas Nord Stream pada September lalu. Langkah dari Rusia tersebut berpotensi memicu eskalasi tensi antara Rusia dengan pihak Barat, pasalnya berdasarkan sebuah tulisan oleh wartawan investigasi Seymour Hersh pada minggu lalu dikatakan bahwa penyelam Angkatan Laut AS yang telah menghancurkan jaringan pipa Nord Stream itu dengan bahan peledak atas perintah Presiden Joe Biden.
Sementara itu, Kepala International Energy Agency (IEA) Fatih Birol pada hari Sabtu memperingatkan kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan energi pada musim dingin mendatang yang disebabkan oleh stok gas alam yang tersedia saat ini di pasar masih relatif sedikit sementara konsumsi China diperkirakan akan meningkat tahun ini. Senada dengan pernyataan Birol, Klaus Mueller, kepala badan jaringan Jerman yang mengatur pasar gas dan listrik, dalam sebuah wawancara dengan Deutschlandfunk pada hari Minggu mengatakan dia tidak dapat mengecualikan kemungkinan kekurangan gas pada musim dingin mendatang, terutama karena Jerman sekarang harus mengisi fasilitas penyimpanan tanpa pasokan gas dari Rusia.
Sentimen positif lainnya datang dari situasi di Timur Tengah yang memanas pasca serangan rudal yang diluncurkan oleh Israel pada Minggu pagi yang menargetkan beberapa wilayah di Damaskus dekat kompleks keamanan yang menjadi pangkalan sekutu Suriah, Iran. Dua sumber intelijen Barat mengatakan bahwa serangan tersebut menargetkan pusat logistik milik Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $79 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $74 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | USA - Presidents' Day |
|
|
|