Home
>
News
>
Publication
>
Optimisme Kenaikan Konsumsi Dongkrak Minyak Kembali Menguat
Optimisme Kenaikan Konsumsi Dongkrak Minyak Kembali Menguat
Thursday, 16 February 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.06880

-0.07%

GBPUSD

1.20260

-0.05%

AUDUSD

0.69010

-0.01%

NZDUSD

0.62770

-0.11%

USDJPY

134.130

-0.22%

USDCHF

0.92360

0.04%

USDCAD

1.33890

0.05%

GOLDUD

1,836.200

-0.23%

COFU

78.68

0.71%

USD/IDR

15,200

-0.10%

Fokus Crude Oil:

  • IEA naikkan proyeksi permintaan minyak global didorong oleh pembukaan kembali ekonomi China.
  • Kilang negara milik China kantongi izin impor minyak mentah Rusia dengan diskon besar.

***************************************************************

Kamis, 16 Februari 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau kembali menguat didukung oleh sentimen positif dari optimisme proyeksi IEA akan konsumsi minyak global dan isyarat peningkatan impor oleh China dalam waktu dekat. Meski demikian, sinyal lesunya permintaan di pasar energi AS membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh badan statistik Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS dalam sepekan melonjak naik drastis sebesar 16.28 juta barel, jauh melebihi prediksi awal yang memperkirakan kenaikan sebesar 1.17 juta barel. Selain itu, stok bensin juga dilaporkan naik sebesar 2.32 juta barel, lebih besar dari prediksi awal yang memperkirakan kenaikan sebesar 1.54 juta barel. Laporan EIA tersebut menguatkan laporan versi grup industri yang dirilis sebelumnya oleh American Petroleum Institute (API), yang sekaligus mengindikasikan permintaan yang sedang lesu di pasar energi AS.

Sementara itu, International Energy Agency (IEA) meningkatkan perkiraan permintaan minyak global dalam Laporan Pasar Minyak untuk bulan Februari yang dirilis hari Rabu, sebesar 500 ribu bph untuk kuartal pertama, sehingga konsumsi dunia secara total naik sebesar 2 juta bph pada tahun ini menjadi rata-rata 101.9 juta bph. IEA mengatakan bahwa pembukaan kembali ekonomi China menjadi pemicu utama yang mendorong kenaikan konsumsi tersebut, yang diperkirakan akan naik sebesar 900 ribu bph. Meski demikian, IEA melihat kemungkinan pasokan akan tetap surplus pada paruh pertama tahun ini melebihi permintaan, sebelum akhirnya kembali defisit karena pulihnya permintaan dan penurunan produksi Rusia.

Turut mendukung pergerakan harga lebih lannjut, perusahaan kilang negara milik China dilaporkan telah mendapat izin impor untuk kembali membeli minyak mentah Rusia melalui perusahaan dagang dengan diskon besar. PetroChina akan menerima sekitar 1.5 juta bph di akhir bulan ini yang dimuat oleh kapal tanker Aframax NS Arctic dan kapal Crudemed yang membawa 200 ribu bph ke kilang di Qinzhou, provinsi Guangxi, menurut sumber perdagangan dan data pelacakan kapal dari Refinitiv dan Kpler. Selain PetroChina, cabang perdagangan dari kilang terkemuka Asia Sinopec, Unipec, juga akan melanjutkan impor meskipun belum diketahui secara detail volume yang telah dibeli dan ke mana akan dikirim, kata lima sumber yang mengetahui masalah tersebut. Berita tersebut menguatkan keyakinan bahwa permintaan dari China memang akan meningkat sesuai yang diperkirakan oleh pasar.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - Building Permits

 

1.35M

1.34M

20:30

USA - PPI MoM

 

0.4%

-0.5%

20:30

USA - Continuing Jobless Claims

 

1695K

1688K

20:30

USA - Initial Jobless Claims

 

200K

196K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788