Home
>
News
>
Publication
>
OPEC+ Tetap Naikkan Produksi Sesuai Kesepakatan, Minyak Kembali Lesu
OPEC+ Tetap Naikkan Produksi Sesuai Kesepakatan, Minyak Kembali Lesu
Thursday, 02 September 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.18380

0.01%

GBPUSD

1.37740

0.01%

AUDUSD

0.73640

-0.03%

NZDUSD

0.70690

-0.10%

USDJPY

109.990

-0.03%

USDCHF

0.91510

0.03%

USDCAD

1.26200

0.06%

GOLDUD

1813.638

-0.02%

COFR

973133

-0.38%

USD/IDR

14250

0.21%

Fokus Crude Oil:

  1. Jumlah penumpang pesawat AS turun ke level terendah sejak Mei, ungkap Administrasi Keamanan Transportasi AS.
  2. OPEC+ sepakat untuk tetap meningkatkan produksi secara bertahap sesuai hasil pertemuan sebelumnya.


Kamis, 02 September 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau berada di tren bearish dibebani oleh keputusan OPEC+ untuk tetap meningkatkan produksi sesuai rencana serta ditambah dengan sejumlah katalis yang membebani pergerakan harga minyak antara lain kenaikan tak terduga stok bensin AS, penurunan jumlah penumpang pesawat AS dan juga penegasan Iran untuk tetap meningkatkan ekspor terlepas dari sanksi AS.

Badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam merilis laporan mingguan pasar minyak AS yang menunjukkan stok minyak mentah AS turun sebesar 7.17 juta barel, melebihi prediksi yang memperkirakan penurunan sebesar 3.09 juta barel. Meski demikian, stok bensin secara tak terduga naik sebesar 1.29 juta barel, di luar prediksi yang sebelumnya memperkirakan stok bensin akan turun sebesar 1.63 juta barel. Selain itu, EIA juga melaporkan kenaikan produksi minyak mentah untuk pekan yang berakhir 27 Agustus naik menjadi 11.5 juta barel, dari posisi pekan lalu di level 11.4 juta barel. Kenaikan stok bensin dan produksi minyak tersebut mengindikasikan terjadi penurunan permintaan bahan bakar di AS seiring dengan mulai berakhirnya musim mengemudi di musim panas.

Masih dari AS, Administrasi Keamanan Transportasi merilis laporan jumlah penumpang maskapai penerbangan AS pada hari Selasa sebesar 1,345 juta penumpang pesawat, turun 33% dibanding periode yang sama pada tahun 2019, yang sekaligus merupakan jumlah harian terendah sejak 11 Mei pada saat kasus Covid-19 melonjak di AS.

Turut membebani pergerakan harga minyak, dalam pertemuan hari Rabu, OPEC dan sekutunya sepakat untuk tetap meningkatkan produksi sebesar 400,000 bph sesuai yang disetujui dalam pertemuan bulan Juli lalu, dengan pertimbangan harga minyak yang telah pulih dari kemerosotan pertengahan Agustus dan prospek pasokan yang relatif ketat untuk sisa tahun ini. 

Sementara itu, Menteri Perminyakan Iran Javad Owji pada hari Rabu menegaskan tekad Iran untuk meningkatkan ekspor minyaknya meskipun sanksi AS terhadap sektor minyak Iran belum dicabut. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran akan potensi pasokan berlebih dengan tambahan barel Iran ke pasar minyak global.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 990,000 - 1,010,000 per barel serta kisaran Support di IDR 940,000 - 920,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Trade Balance

-

$-71B

$-75.7B

19:30

USA - Continuing Jobless Claims

-

2775K

2862K

19:30

USA - Initial Jobless Claims

-

345K

353K

21:00

USA - Factory Orders MoM

-

0.3%

1.5%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788