| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 0.99250 | 0.30% |
GBPUSD | 1.15140 | 0.58% |
AUDUSD | 0.67960 | 0.35% |
NZDUSD | 0.60950 | 0.34% |
USDJPY | 140.600 | -0.10% |
USDCHF | 0.97960 | -0.20% |
USDCAD | 1.31400 | -0.24% |
GOLDUD | 1710.000 | 0.41% |
COFU | 86.84 | 2.12% |
USD/IDR | 14875 | 0.07% |
Selasa, 06 September 2022 - Harga minyak bergerak pada tren bullish dipicu oleh sentimen dari sikap OPEC+ yang mengisyaratkan keseriusan aliansi tersebut dalam menopang pasar minyak. Selain itu, potensi Rusia untuk mengurangi sekitar 2% produksi minyaknya turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut.
Dalam pertemuan semalam (5/11), OPEC dan sekutunya menyepakati untuk melakukan pemangkasan produksi sebesar 100,000 bph pada bulan Oktober. Selain itu, OPEC+ juga menyatakan bahwa mereka bersedia mengadakan pertemuan tingkat menteri setiap saat untuk membahas perkembangan pasar lebih lanjut, diluar dari pertemuan bulanan berikutnya yang dijadwalkan pada 5 Oktober. Keputusan OPEC+ tersebut berpotensi memperketat pasokan di pasar ditengah embargo minyak Rusia serta penegasan Rusia untuk menghentikan pasokan ke negara Barat dan sekutunya.
Turut mendukung pergerakan harga lebih lanjut, Menteri Energi Rusia Nikolai Shulginov pada hari Senin menyatakan bahwa kemungkinan besar Rusia akan mengurangi produksi minyaknya sekitar 2% dan menurunkan produksi gasnya sekitar 7% tahun ini. Pernyataan tersebut menguatkan komentar sebelumnya dari Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak yang mengatakan bahwa ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang lebih lemah berada di belakang keputusan Moskow dan sekutu OPEC untuk memangkas produksi minyak.
Sementara itu, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa mengatakan dia kurang berharap untuk segera mencapai kesepakatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran, yang akan menunda pengembalian sekitar 1 juta bph minyak mentah Iran ke pasar.
Untuk laporan mingguan persediaan minyak mentah AS versi grup industri, American Petroleum Institute (API) yang biasanya dirilis pada hari Selasa pukul 16:30 EDT (03:30 WIB), akan ditunda sehari perilisannya karena berlangsungnya libur Labour Day pada awal pekan. Demikian juga untuk laporan versi pemerintah dari badan statistik pemerintah AS, Energy Information Administration (EIA).
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $93 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $83 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:45 | USA - Final Services PMI |
| 44.3 | 44.1 |
21:00 | USA - ISM Services PMI |
| 55.4 | 56.7 |