Pembukaan | % Perubahan | |
EURUSD | 1.1413 | -0.11% |
GBPUSD | 1.3353 | -0.06% |
AUDUSD | 0.6928 | 0.04% |
NZDUSD | 0.5678 | 0.11% |
USDJPY | 162.10 | 0.19% |
USDCHF | 0.8079 | 0.20% |
USDCAD | 1.4197 | 0.08% |
GOLDUD | 4105.04 | -0.01% |
USD/IDR | 17,983 | 0.00% |
Fokus:
NZDUSD
Rabu, 8 Juli 2026 - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat di sekitar 0.5684 pada awal perdagangan hari ini setelah keputusan Reserve Bank of New Zealand meningkatkan suku bunga acuan sesuai perkiraan pasar. Kebijakan tersebut mendorong optimisme investor terhadap prospek mata uang Selandia Baru karena mencerminkan komitmen bank sentral dalam mengendalikan inflasi.
RBNZ juga mengisyaratkan bahwa proses normalisasi kebijakan moneter kemungkinan masih akan berlanjut apabila kondisi ekonomi terus menunjukkan perbaikan. Namun, arah kebijakan selanjutnya tetap akan ditentukan oleh perkembangan data ekonomi yang masuk, termasuk inflasi dan aktivitas domestik, sehingga pasar akan terus mencermati rilis data ekonomi Selandia Baru dalam beberapa bulan ke depan.
Sementara itu, Reserve Bank of Australia menilai perekonomian Australia masih mampu bertahan di tengah tekanan dari kenaikan harga energi. Walaupun bank sentral tetap mempertahankan sikap tegas terhadap inflasi, pasar mulai memperkirakan ruang untuk kenaikan suku bunga tambahan dalam waktu dekat semakin terbatas setelah serangkaian pengetatan yang telah dilakukan sebelumnya.
Perbedaan prospek kebijakan moneter kedua negara tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan Dolar Selandia Baru. Selama pasar masih menilai RBNZ memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan kebijakan yang relatif ketat dibandingkan RBA, NZD diperkirakan tetap memperoleh dukungan terhadap mata uang utama lainnya. Support NZDUSD berada di area 0.5655, sementara resistance di area 0.5710.
EURUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan sedikit lebih rendah di sekitar 1.1401 pada awal perdagangan hari ini, dengan penguatan Dolar AS membatasi ruang kenaikan pasangan mata uang tersebut. Meningkatnya kembali konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mendorong pelaku pasar mencari perlindungan pada aset safe haven setelah muncul kekhawatiran gencatan senjata yang rapuh berisiko kembali runtuh. Situasi ini meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS dan memberikan tekanan bagi euro.
Selain faktor geopolitik, keputusan Washington menghentikan izin yang sebelumnya memungkinkan ekspor minyak Iran telah memicu kenaikan harga minyak dunia, sehingga memperbesar risiko inflasi. Kondisi tersebut membuat pasar kembali memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga sebelum akhir 2026, yang turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan memperkuat mata uang Dolar. Namun, pergerakan pasar masih relatif terbatas karena investor memilih menunggu publikasi risalah pertemuan FOMC sebagai acuan baru dalam menilai prospek kebijakan suku bunga AS dalam waktu dekat. Support EURUSD berada di area 1.1375, sementara resistance di area 1.1435.
GBPUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan melemah di sekitar 1.3345 pada awal perdagangan hari ini seiring menguatnya Dolar AS akibat meningkatnya minat investor terhadap aset aman. Memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat dan Iran, termasuk aksi militer terbaru serta kebijakan pembatasan ekspor minyak Iran, meningkatkan ketidakpastian pasar dan memperkuat posisi Dolar AS terhadap mayoritas mata uang utama.
Selain dipengaruhi sentimen geopolitik, pasar juga menyoroti dampak kenaikan harga minyak terhadap prospek inflasi global yang mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah. Dari Inggris, perhatian investor tertuju pada proses transisi kepemimpinan pemerintahan yang diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat. Prospek politik yang lebih stabil dapat membantu menopang Poundsterling, namun arah pergerakan jangka pendek masih sangat bergantung pada hasil risalah pertemuan FOMC yang dinantikan pasar. Support GBPUSD berada di area 1.3315, sementara resistance di area 1.3385.
AUDUSD - Pasangan mata uang ini mencatat penguatan ke sekitar 0.6931 pada awal perdagangan hari ini setelah pasar merespons pernyataan pejabat Reserve Bank of Australia yang kembali menegaskan fokus bank sentral dalam mengendalikan inflasi. Meski kenaikan harga minyak telah mengurangi optimisme pelaku usaha dan konsumen, RBA menilai dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi sejauh ini masih relatif terbatas.
RBA juga mengingatkan bahwa tekanan dari sisi pasokan dapat menimbulkan dilema bagi kebijakan moneter, terutama apabila mulai mendorong kenaikan ekspektasi inflasi. Oleh karena itu, bank sentral menyatakan siap menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan agar inflasi kembali ke target tanpa mengorbankan keberlanjutan pasar tenaga kerja. Pandangan tersebut meningkatkan optimisme terhadap prospek Dolar Australia dan menjadi salah satu faktor yang menopang penguatan AUDUSD. Support AUDUSD berada di area 0.6905, sementara resistance di area 0.6955.
USDJPY - Pasangan mata uang ini bergerak di sekitar 162.41 pada perdagangan pagi hari dengan kecenderungan tetap menguat, namun kenaikannya tidak terlalu agresif karena pasar terus mencermati kemungkinan intervensi pemerintah Jepang di pasar valuta asing. Otoritas Jepang kembali menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah apabila diperlukan guna menjaga stabilitas nilai tukar Yen, sehingga membatasi minat investor untuk mendorong pasangan mata uang ini ke level yang lebih tinggi.
Di sisi lain, prospek kebijakan moneter Amerika Serikat menjadi perhatian utama setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah menyebabkan pasar mengurangi perkiraan kenaikan suku bunga Federal Reserve hingga akhir tahun. Sejumlah pejabat The Fed juga menyampaikan bahwa tekanan inflasi mulai menunjukkan tanda-tanda mereda, meskipun bank sentral masih akan mengevaluasi data ekonomi berikutnya sebelum menentukan langkah lanjutan. Fokus investor kini tertuju pada publikasi risalah rapat FOMC yang diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga AS dalam beberapa bulan ke depan. Support USDJPY berada di area 161.90, sementara resistance di area 162.70.
USDCHF - diperdagangkan menguat di sekitar 0.8095 pada awal perdagangan hari ini setelah Dolar AS mempertahankan momentum positifnya terhadap mata uang utama lainnya. Penguatan tersebut didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset aman akibat kembali memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah, yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia.
Di sisi lain, potensi kenaikan pasangan mata uang ini masih dibatasi oleh semakin berkurangnya perkiraan pasar terhadap tambahan kenaikan suku bunga Federal Reserve hingga akhir tahun. Pernyataan sejumlah pejabat bank sentral AS yang menilai tekanan inflasi mulai mereda turut memengaruhi ekspektasi tersebut. Oleh karena itu, perhatian investor kini beralih pada publikasi risalah pertemuan FOMC yang diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai langkah kebijakan The Fed berikutnya. Support USDCHF berada di area 0.8065, sementara Resistance di area 0.8120.
USDCAD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan menguat di sekitar 1.4208 pada awal perdagangan hari ini, dengan Dolar AS tetap mendapat aliran dana dari investor yang mencari aset aman setelah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik global. Fokus pasar saat ini juga tertuju pada publikasi risalah pertemuan FOMC yang diperkirakan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai prospek kebijakan moneter Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang.
Di sisi lain, peluang penguatan Dolar AS mulai dibatasi oleh berkurangnya perkiraan kenaikan suku bunga Federal Reserve setelah data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah akibat terganggunya pasokan dari kawasan Timur Tengah turut memberikan dukungan terhadap Dolar Kanada sebagai mata uang yang sensitif terhadap pergerakan komoditas energi. Kombinasi kedua faktor tersebut membuat ruang kenaikan USDCAD diperkirakan tidak terlalu besar dalam jangka pendek. Support USDCAD berada di area 1.4175, sementara resistance di area 1.4235.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
6:50am | JPY | Bank Lending y/y | 5.7% | 5.8% | 5.7% |
6:50am | JPY | Current Account | 3.06T | 3.19T | 4.21T |
8:00am | AUD | RBA Assist Gov Hunter Speaks |
|
|
|
9:00am | NZD | Official Cash Rate |
| 0.0 | 0.0 |
9:00am | NZD | RBNZ Rate Statement |
|
|
|
10:00am | NZD | RBNZ Press Conference |
|
|
|
12:00pm | JPY | Economy Watchers Sentiment |
| 44.3 | 43.6 |
6:30pm | EUR | German Buba President Nagel Speaks |
|
|
|
9:00pm | USD | Final Wholesale Inventories m/m |
| 0.003 | 0.003 |
11:40pm | CHF | SNB Chairman Schlegel Speaks |
|
|
|