| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1596 | 0.77% |
GBPUSD | 1.3289 | 0.90% |
AUDUSD | 0.6970 | 1.35% |
NZDUSD | 0.5725 | 1.22% |
USDJPY | 159.61 | -0.71% |
USDCHF | 0.7981 | -0.99% |
USDCAD | 1.3887 | -0.35% |
GOLDUD | 4741.84 | 1.03% |
USD/IDR | 17,016 | -0.36% |
Fokus:
NZDUSD
Rabu, 8 April 2026 - NZDUSD melanjutkan tren penguatannya untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar 0.5795 pada sesi Asia. Kenaikan ini dipicu oleh membaiknya sentimen risiko setelah Presiden AS Donald Trump menyetujui penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu, yang meningkatkan optimisme pasar terhadap potensi meredanya konflik.
Kesepakatan tersebut bergantung pada komitmen Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan telah mendapat persetujuan dari Israel. Langkah ini dipandang sebagai upaya awal menuju de-eskalasi, meskipun implementasinya masih akan sangat bergantung pada perkembangan negosiasi ke depan.
Di sisi lain, pejabat Iran mengungkapkan bahwa pembicaraan lanjutan dengan AS akan dilakukan di Pakistan guna merampungkan detail kesepakatan dalam waktu maksimal 15 hari. Namun demikian, kondisi di lapangan masih diwarnai ketegangan, dengan laporan serangan rudal yang terus terjadi di kawasan Timur Tengah, sehingga menjaga volatilitas pasar tetap tinggi.
Dari sisi domestik, perhatian pelaku pasar tertuju pada keputusan kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 2,25%. Pernyataan kebijakan serta konferensi pers Gubernur Anna Breman akan menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan selanjutnya. Support NZDUSD berada di area 0.5760, sementara resistance berada di area 0.5820.
EURUSD - Pasangan mata uang ini melonjak ke kisaran 1.1685 pada sesi Asia awal hari Rabu, didorong oleh penguatan euro terhadap Dolar AS setelah kabar kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump dilaporkan menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz, yang juga mendapat persetujuan dari Israel. Kesepakatan ini muncul sebagai bagian dari upaya diplomatik yang diusulkan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif guna meredakan konflik.
Pelaku pasar kini mencermati perkembangan lebih lanjut dari kesepakatan tersebut, karena meredanya ketegangan di Timur Tengah berpotensi meningkatkan minat terhadap aset berisiko seperti euro. Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada rilis notulen Federal Open Market Committee (FOMC), yang dapat memberikan gambaran arah kebijakan Federal Reserve ke depan, terutama terkait dampak lonjakan harga energi akibat konflik. Support EURUSD berada di area 1.1620, sementara resistance berada di area 1.1700.
GBPUSD - GBPUSD diperdagangkan di kisaran 1.3409 setelah mencatat penguatan, didorong oleh sentimen pasar yang sempat membaik terkait harapan gencatan senjata di Timur Tengah. Namun, optimisme tersebut mulai memudar seiring meningkatnya spekulasi bahwa peluang tercapainya kesepakatan masih rendah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump. Ketidakpastian ini membuat pelaku pasar kembali berhati-hati, meskipun Dolar AS belum sepenuhnya mendapatkan dukungan sebagai aset safe haven.
Di sisi fundamental, data ekonomi AS menunjukkan pelemahan dengan kontraksi pesanan barang tahan lama yang berlanjut, sementara tekanan inflasi tetap tinggi menurut pejabat Federal Reserve Bank of New York. Di Inggris, aktivitas sektor jasa yang dirilis oleh S&P Global juga melambat signifikan, meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi stagflasi. Kombinasi faktor ini membuat GBPUSD cenderung volatil, dengan support berada di area 1.3350, sementara resistance berada di area 1.3450.
AUDUSD - Dolar Australia menguat hingga menembus level 0.7064 dan mencatatkan posisi tertinggi dalam dua minggu, didorong oleh membaiknya sentimen risiko global serta pelemahan Dolar AS. Penguatan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian sementara operasi militer terhadap Iran selama dua minggu, yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap eskalasi konflik.
Langkah tersebut diambil menjelang tenggat waktu yang sebelumnya berpotensi memicu peningkatan serangan, namun digantikan dengan kesepakatan “gencatan senjata dua arah” yang terkait dengan pembukaan kembali Selat Hormuz. Selain itu, adanya proposal 10 poin dari Iran yang dijadikan dasar negosiasi turut meningkatkan optimisme pasar terhadap peluang penyelesaian konflik secara diplomatik.
Di sisi kebijakan, meredanya ketegangan berpotensi mengurangi tekanan inflasi global, yang dapat memengaruhi arah kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Sebelumnya, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga hingga 4,35% atau lebih pada pertemuan Mei akibat lonjakan harga energi. Namun, proses normalisasi pasokan diperkirakan masih membutuhkan waktu. Support AUDUSD berada di area 0.7020, sementara resistance berada di area 0.7100.
USDJPY - Yen Jepang menguat melewati level 158,47 per dolar AS pada hari Rabu, berbalik tajam dari area kritis 160 yang sempat disentuh sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh membaiknya sentimen pasar setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara AS, Iran, dan Israel guna membuka ruang negosiasi damai. Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap infrastruktur Iran dalam skema “gencatan senjata dua arah”, dengan Iran menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz dan Israel menghentikan aksi militer sementara.
Selain itu, yen juga mendapat dukungan dari meningkatnya kekhawatiran intervensi otoritas Jepang terhadap pelemahan mata uang, serta ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat oleh Bank of Japan. Upaya diplomatik tambahan juga terlihat dari langkah Perdana Menteri Jepang yang mendorong dialog dengan AS dan Iran demi menjaga stabilitas energi dan keamanan kawasan. Support USDJPY berada di area 157.80, sementara resistance berada di area 159.50.
USDCHF - Pasangan mata uang ini mengalami tekanan jual yang signifikan pada sesi Asia hari Rabu dan turun ke level terendah dalam dua minggu, mendekati area 0.7900 seiring melemahnya Dolar AS secara luas. Pelemahan ini terjadi setelah indeks dolar (DXY) turun ke level terendah hampir satu bulan, menyusul kabar kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran. Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menunda serangan militer selama dua minggu dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz secara penuh dan aman.
Sentimen positif semakin menguat setelah Iran menyampaikan kesediaannya menghentikan operasi defensif jika serangan dihentikan, sehingga meningkatkan optimisme pasar dan mendorong peralihan ke aset berisiko (risk-on). Kondisi ini menekan permintaan terhadap USD sebagai safe haven, diperkuat oleh turunnya harga minyak dan imbal hasil obligasi AS yang meredakan ekspektasi pengetatan kebijakan Federal Reserve. Namun, laporan serangan yang masih berlangsung di Timur Tengah membatasi pelemahan lebih lanjut. Support USDCHF berada di area 0.7900, sementara resistance di area 0.7950.
USDCAD - Pasangan mata uang ini melemah ke kisaran 1.3835 pada awal sesi Asia hari Rabu, seiring pelemahan Dolar AS (USD) terhadap Dolar Kanada (CAD). Tekanan pada USD muncul setelah Iran menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini tercapai setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menghentikan serangan dengan syarat Iran membuka kembali Selat Hormuz. Pernyataan dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang menjamin jalur pelayaran aman turut meredakan ketegangan dan mendorong pelemahan USD.
Namun, pelemahan pasangan ini berpotensi terbatas. Pelaku pasar kini menantikan rilis notulen Federal Open Market Committee (FOMC) untuk melihat arah kebijakan Federal Reserve selanjutnya, di mana nada hawkish dapat menahan tekanan pada USD. Di sisi lain, harga minyak yang turun di bawah USD 100 per barel akibat meredanya risiko gangguan pasokan justru dapat membebani CAD, mengingat Kanada merupakan eksportir minyak utama. Support USDCAD berada di area 1.3800 sementara resistance di area 1.3838.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
3:30am | USD | API Weekly Statistical Bulletin |
|
|
|
4:50am | USD | FOMC Member Jefferson Speaks |
|
|
|
9:00am | NZD | Official Cash Rate |
| 2.25% | 2.25% |
9:00am | NZD | RBNZ Rate Statement |
|
|
|
10:00am | NZD | RBNZ Press Conference |
|
|
|
12:00pm | JPY | Economy Watchers Sentiment |
| 48 | 48.9 |
2:00pm | CHF | Unemployment Rate |
| 3.00% | 3.00% |
3:30pm | GBP | Construction PMI |
| 43.6 | 44.5 |
Tentative | GBP | Housing Equity Withdrawal q/q |
| -9.6B | -10.9B |
4:00pm | EUR | PPI m/m |
| -0.60% | 0.70% |
4:00pm | EUR | Retail Sales m/m |
| -0.20% | -0.10% |
Tentative | EUR | German 10-y Bond Auction |
|
| 2.89|1.2 |