Home
>
News
>
Publication
>
Nantikan Katalis Kuat, EURUSD Konsolidasi Korektif
Nantikan Katalis Kuat, EURUSD Konsolidasi Korektif
Tuesday, 22 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.19160

-0.11%

GBPUSD

1.39270

-0.09%

AUDUSD

0.75320

-0.23%

NZDUSD

0.69860

-0.17%

USDJPY

110.30000

0.15%

USDCHF

0.91760

0.21%

USDCAD

1.236

0.11%

GOLDUD

1782.953

0.21%

USD/IDR

14390

0.14%

Fokus EURUSD:

  1. EURUSD buka sesi hari ini dengan ragu-ragu
  2. Kalender ekonomi minim arahan

Selasa, 22 Juni 2021 - Setelah berhasil terkoreksi positif signifikan pada pembukaan perdagangan pekan ini, adu pukulan terjadi pada pasangan EURUSD pada pembukaan pagi ini hingga memaksa kembali harga untuk bergerak cukup loyo. Dari Eropa, fokus ditawarkan terkait pidato Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde yang berpidato semalam menimbulkan suasana hati-hati pasar pada pasangan ini. Meski demikian, pidato tersebut memberi keyakinan pemulihan ekonomi dari C-19 setelah lebih dari 100 juta orang telah divaksin di Eropa. Keyakinan ini disertai dengan harapan GDP yang bertumbuh 4.6% pada 2021, 4.7% pada 2022, dan 2.1% pada 2023. Selain itu, target inflasi pada tahun 2021 diharapakan menyentuh 1.9%, 1.5% pada 2022, dan 1.4% pada 2023.

Dari AS, terkait dengan rencana The Fed Powell akan berpidato di hadapan publik dan pers pada besok hari, member FOMC Williams kemarin datang ke publik dengan mengatakan akan adanya kemungkinan perubahan kebijakan moneter dari The Fed kedepannya. Namun, konfirmasi yang dinantikan serta pasar yang menangkap adanya ketidak kompakkan Biden dan Kongres, masih menyeret USD sejak awal pekan ini. Dari berita global, perseteruan antara China dengan negara-negara G7 perihal perdebatan akan sumber C-19 masih topik hangat perhatian pasar. Selain itu, pasar masih menaruh perhatian besar pada sejumlah perkembangan terutama terkait kondisi pandemi di beberapa negara, untuk menyetir persepsi risiko pasar.

Pada saat penulisan, EURUSD masih gerak minim dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.87700 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.19300. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.19800 dan support terjauhnya di 1.18500.

AUDUSD – Gerak bullish AUDUSD kemarin kini menunggu petunjuk baru untuk melanjutkan pemulihan di sekitar 0.755 pagi ini. Pasangan Aussie tidak hanya memulai pekan untuk rebound dari terendah enam bulan tetapi juga mencatatkan rekor kenaikan harian tersignifikan dalam dua minggu, di tengah suasana risk-on. Sementara kalender ekonomi tidak begitu menggembirakan, tampaknya pidato dari pejabat Federal Reserve (Fed), umumnya dikenal sebagai Fedspeak, memainkan peran untuk mengembalikan optimisme pasar. Di sisi lain, perlu dicatat bahwa pembacaan awal Penjualan Ritel Aussie untuk Mei yang suram, gagal menahan rebound AUDUSD hingga saat ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.74900 dan resistance di 0.75400.

GBPUSD – GBPUSD diperdagangkan pada 1.3930 dan naik hampir 1% kemarin. Pound telah pulih dari level terendah terhadap USD sejak April dibalik koreksi kuat USD. Kendati demikian, kekuatan GBP saat ini masih disinyalir hanya memanfaatkan suasana tren sentimen pasar. Di balik itu, masih ada kesengsaraan dan pergumulan Brexit mengenai perbatasan Irlandia Utara (NI) dan kekhawatiran terkait kondisi pandemi dari dalam Inggris. Ke depannya, perlu dicatat bahwa data IMP pendahuluan hari Rabu untuk bulan Juni dan acara penting BoE di hari Kamis akan menjadi fokus penting pergerakan harga. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.38800 dan resistance di 1.39600.

NZDUSD – NZDUSD dibuka pagi ini untuk melanjutkan relinya yang hampir mencetak apresiasi 1% secara harian. Sementara pergerakan pasangan sebagian besar masih didorong oleh USD dan terlalu dini tanpa ada alasan fundamental pendukung dari dalam Selandia Baru tersendiri. Ke depannya, tidak akan ada rilis data makroekonomi tingkat tinggi dari AS di sisa hari ini dan pasangan Kiwi tampaknya siap untuk memperpanjang rebound. Sementara dari dalam Selandia Baru, data Survei Konsumen Westpac untuk kuartal kedua dari Selandia Baru akan ditawarkan dalam kalender, namun diekspektasi memiliki dampak minim. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.69500 dan resistance di 0.70000.

USDCAD – USDCAD tetap loyo di sekitar 1.2370, membalikkan pergerakan pullback hari sebelumnya - mundur dari garis resistance empat bulanan pada hari sebelumnya. Penurunan USD berbasis luas, setelah membukukan persentase kenaikan mingguan terbesar di balik pergeseran hawkish yang terlihat dalam prospek kebijakan FOMC, Indeks Dolar AS (DXY) turun tajam kemarin dan kenaikan harga minyak mentah sangat membebani USDCAD. Sponsornya adalah kekhawatiran baru atas kegagalan AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan mengenai pembicaraan nuklir yang memicu reli tajam. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.23400 dan resistance di 1.24200.

USDCHF – Langkah koreksi USDCHF masih terutama disponsori oleh depresiasi dalam Dolar AS yang kuat. Hal ini dilandasi oleh pernyataan salah satu pejabat Fed yang mengatakan bahwa ekonomi masih jauh dari mencapai target kondisi sektor tenaga kerja dan inflasi. Selain itu, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan dalam kesaksian yang disiapkan untuk sidang kongres pada hari Selasa bahwa ekonomi AS terus menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi dan tetap khawatir tentang peningkatan inflasi yang signifikan. Perpecahan proyeksi antara Presiden AS Joe Biden dan Kongres pada rencana pendanaan RUU infrastruktur juga memperburuk sentimen di sekitar USD. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91700 dan resistance di 0.92300.

USDJPY – Setelah ditutup di wilayah positif minggu lalu, pasangan USDJPY memulai minggu baru di bawah tekanan bearish yang kuat dan turun ke level terendah dalam seminggu di 109,71. Namun, di paruh kedua hari itu, pasangan ini mendapatkan kembali daya tariknya dan bergerak ke 110,30. Sebelumnya pada hari itu, pelemahan USD berbasis luas dan penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS sangat membebani USD/JPY. Di sisi lain, yen tetap membumi oleh suara resmi Fed yang beragam atas pembicaraan yang lebih pendek. Namun, di sisi domestik, program peluncuran vaksinasi yang lebih lambat dan pembatasan penguncian membuat mata uang tertekan. Dinamika pasar terus mempengaruhi kinerja pasangan ini tanpa adanya berita fundamental utama. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 110.200 dan resistance di 110.500.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

US - Existing Home Sales

-

5.71M

5.85M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© 2020. Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 3002 7788