Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Terkonsolidasi Dibayangi Rencana Penjualan Minyak AS Serta Rusia
Minyak Terkonsolidasi Dibayangi Rencana Penjualan Minyak AS Serta Rusia
Tuesday, 14 February 2023

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.07210

0.07%

GBPUSD

1.21350

0.04%

AUDUSD

0.69650

-0.10%

NZDUSD

0.63540

-0.24%

USDJPY

132.400

0.08%

USDCHF

0.91920

-0.07%

USDCAD

1.33320

-0.09%

GOLDUD

1,853.600

0.18%

COFU

79.06

0.15%

USD/IDR

15,150

0.28%

Fokus Crude Oil:

  • Biden berencana kembali merilis 26 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis sesuai mandat kongres.
  • Rusia akan menjual lebih dari 80% minyak ke negara-negara 'sahabat' pada tahun 2023.

***************************************************************

Selasa, 14 Februari 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkonsolidasi dibebani oleh sentimen dari rencana penjualan minyak AS dan Rusia, serta proyeksi peningkatan produksi minyak AS ke rekor tertinggi pada bulan Maret. Meski demikian, isyarat OPEC+ untuk tetap mempertahankan kebijakan pemangkasan produksinya membatasi penurunan harga lebih lanjut.

Pemerintahan Biden dikabarkan berencana untuk menjual lebih banyak minyak dari Cadangan Minyak Strategis, dengan alasan memenuhi arahan yang tertuang dalam mandat anggaran tahun 2015 untuk tahun fiskal saat ini, kata juru bicara Departemen Energi AS pada hari Senin. Minyak yang akan dirilis lagi tersebut mencapai 26 juta barel, dan jika dirilis, maka akan mendorong stok di Cadangan Minyak Strategis turun menjadi sekitar 345 juta barel, dari level saat ini di 371 juta barel, level terendah sejak 1983, tambah Departemen Energi. Di sisi lain, perilisan tersebut juga memicu kekhawatiran akan pasokan berlebih di pasar energi AS, yang sekaligus memberikan tekanan pada harga minyak.

Sentimen negatif lainnya datang dari pernyataan Wakil Perdana Menteri Alexander Novak pada hari Senin, yang mengumumkan akan menjual lebih dari 80% ekspor minyaknya ke negara-negara yang disebutnya "ramah" pada tahun 2023, mengacu pada negara-negara yang tidak ikut memberikan sanksi pada Rusia atas invasinya ke Ukraina. Selain itu, Novak juga menambahkan bahwa negara-negara ini akan menerima 75% dari produk turunan minyaknya, sembari terus mencari pasar baru.

Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, produksi minyak dan gas alam dari tujuh cekungan serpih terbesar AS diproyeksikan akan meningkat ke rekor tertinggi pada bulan Maret nanti, ungkap Energy Information Administration (EIA) dalam Laporan Produktivitas Pengeboran bulanannya pada hari Senin. Untuk produksi minyak mentah diperkirakan akan meningkat sekitar 75 ribu bph ke rekor 9.36 juta bph, dan untuk produksi gas alam akan meningkat sekitar 400 juta kaki kubik per hari (bcfd) ke rekor 96.6 bcfd pada bulan Maret, proyeksi EIA.

Sementara itu, Menteri Energi Uni Emirat Arab (UEA) Suhail al-Mazrouei pada hari Senin menyatakan bahwa tidak ada keperluan bagi aliansi OPEC+ untuk bertemu lebih awal dari yang dijadwalkan, menyusul pengumuman Rusia pada akhir pekan lalu terkait rencana pemangkasan produksi sebesar 500 ribu bph secara sukarela. Komite pemantau OPEC+ dijadwalkan akan bertemu pada awal April, dan dilanjutkan dengan pertemuan tingkat kementerian pada 4 Juni. Pernyataan dari Mazrouei tersebut mengisyaratkan bahwa OPEC+ tidak berniat untuk mengubah kebijakan pemangkasan produksi yang telah disepakati, dan kondisi pasar saat ini masih dianggap seimbang dan stabil.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $77 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

18:00

USA - NFIB Business Optimism Index

 

90.9

89.8

20:30

USA - Core Inflation Rate YoY

 

5.5%

5.7%

20:30

USA - Inflation Rate YoY

 

6.2%

6.5%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788