| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.08490 | -0.03% |
GBPUSD | 1.23480 | -0.02% |
AUDUSD | 0.70570 | -0.23% |
NZDUSD | 0.64690 | -0.23% |
USDJPY | 130.440 | -0.24% |
USDCHF | 0.92540 | 0.06% |
USDCAD | 1.33860 | 0.03% |
GOLDUD | 1,923.200 | -0.10% |
COFU | 77.91 | 0.09% |
USD/IDR | 14,990 | 0.00% |
Selasa, 31 Januari 2023 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari kebijakan terbaru Putin mengenai batas harga, serta ditambah dengan potensi Aramco untuk menurunkan harga jual minyak pengiriman bulan Maret ke Asia. Di sisi lain, pasar menantikan keputusan yang akan diambil OPEC+ dalam pertemuan hari Rabu nanti untuk melihat pergerakan arah minyak selanjutnya.
Presiden Vladimir Putin pada hari Senin mengeluarkan undang-undang baru yang melarang perusahaan dan individu di Rusia yang mengekspor minyak untuk memasukkan mekanisme batas harga dalam kontrak mereka. Para eksportir ini juga harus melaporkan kepada petugas bea cukai dan kementerian energi setiap upaya untuk memaksakan pembatasan harga minyak. Selain itu, badan pabean harus mencegah barang meninggalkan Rusia jika mereka menemukan mekanisme seperti itu telah diterapkan. Putin juga meminta kementerian energi, dengan persetujuan kementerian keuangan, agar menyusun pendekatan untuk memantau harga ekspor minyak Rusia paling lambat 1 Maret. Secara tidak langsung, keputusan Putin tersebut memberikan lampu hijau bagi eksportir Rusia untuk menerapkan diskon berapa pun yang diperlukan untuk menjual minyaknya, bahkan di bawah batas harga yang telah ditetapkan Barat, yaitu satu barel Ural Rusia antara $25 atau $35 di bawah patokan minyak mentah global Brent.
Turut membebani pergerakan harga lebih lanjut, empat sumber penyulingan yang di survei pada hari Senin oleh Reuters memperkirakan bahwa perusahaan minyak negara Saudi Aramco dapat menurunkan harga jual resmi minyak mentah Arab Light andalannya sekitar 30 sen kepada pelanggan Asia untuk kargo pemuatan bulan Maret. Harga jual resmi Aramco biasanya dijadikan tren harga yang diikuti oleh produsen Timur Tengah lain seperti Iran, Kuwait dan Irak, yang mempengaruhi pasokan minyak sekitar 9 juta bph menuju Asia.
Sementara itu, Prancis bersiap menghadapi pemogokan nasional kedua pada 31 Januari yang dipicu oleh reformasi aturan pensiun, dan pemogokan ini diperkirakan akan mengganggu aktivitas transportasi umum di seluruh negara.
Fokus pasar juga tertuju pada pertemuan OPEC dan sekutunya yang dijadwalkan akan berlangsung pada 1 Februari, dan diperkirakan OPEC+ masih akan mempertahankan target produksi tidak berubah dari level output saat ini. Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan telah mengadakan pembicaraan via telepon pada hari Senin dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman guna membahas kerja sama untuk menjaga stabilitas harga minyak.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $80 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $75 per barel.
Jam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
20:30 | USA - Employment Cost Index QoQ |
| 1.1% | 1.2% |
21:00 | USA - House Price Index MoM |
| -0.4% | 0.0% |
21:00 | USA - S&P/Case Shiller Home Price YoY |
| 6.8% | 8.6% |
21:45 | USA - Chicago PMI |
| 45.1 | 44.9 |
22:00 | USA - CB Consumer Confidence |
| 109.1 | 108.3 |