Home
>
News
>
Publication
>
Minyak Menguat Didukung Isyarat OPEC+ Jaga Harga di Level $65 - $75 per Barel
Minyak Menguat Didukung Isyarat OPEC+ Jaga Harga di Level $65 - $75 per Barel
Wednesday, 08 September 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.18380

0.07%

GBPUSD

1.37870

-0.04%

AUDUSD

0.73840

0.12%

NZDUSD

0.70960

0.14%

USDJPY

110.270

-0.01%

USDCHF

0.91950

-0.04%

USDCAD

1.26430

-0.06%

GOLDUD

1794.143

0.35%

COFR

972905

0.19%

USD/IDR

14230

0.18%

Fokus Crude Oil:

  1. OPEC+ berencana pertahankan harga minyak di kisaran $65-$75 per barel.
  2. Sekitar 79% produksi minyak di Teluk Meksiko masih offline, ungkap regulator AS pada hari Selasa.


Rabu, 08 September 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau mengalami koreksi ke zona bullish didukung oleh isyarat OPEC+ untuk menjaga harga minyak serta gangguan produksi minyak AS yang masih berlangsung di Teluk Meksiko. Meski demikian, desakan untuk segera dilakukan resolusi terkait masalah nuklir Iran, memicu potensi kembalinya barel minyak Iran ke pasar minyak global yang membatasi pergerakan harga minyak lebih lanjut.

Produsen minyak terbesar kedua di Rusia, Lukoil, mengatakan bahwa harga minyak yang "nyaman" untuk konsumen adalah di kisaran $65-$75 per barel, sehingga OPEC+ berusaha untuk mempertahankan harga minyak di kisaran tersebut. Pernyataan dari Lukoil itu mengisyaratkan potensi OPEC+ untuk kembali membatasi produksi apabila harga minyak dunia bergerak di bawah ataupun di atas kisaran harga yang disebutkan tadi. 

Turut mendukung harga minyak, Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan AS pada hari Selasa melaporkan bahwa sekitar 79.33% atau sebesar 1.44 juta bph produksi minyak mentah di Teluk Meksiko masih belum beroperasi. Meskipun operator di sepanjang Teluk AS masih terus berupaya memulihkan platform produksi, namun tampaknya hal itu masih membutuhkan waktu dan berpotensi mengganggu pasokan minyak AS dalam waktu dekat.

Sementara itu, Badan Energi Atom Internasional (IEAA) pada hari Selasa mendesak AS dan sekutu Eropa untuk segera dilakukan resolusi saat pertemuan 35 negara anggota Dewan IEAA yang akan berlangsung minggu depan. Utusan Khusus AS untuk Iran, Robert Malley pada hari Selasa mengatakan akan bertemu dengan Rusia dan Paris minggu ini untuk membahas masalah program nuklir Iran.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak akan berada dalam kisaran Resistance di IDR 990,000 - 1,010,000 per barel serta kisaran Support di IDR 960,000 - 940,000 per barel. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00
USA - IBD/TIPP Economic Optimism
-
-
53.6
21:00
USA - JOLTs Job Openings
-
10M
10.07M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788